Hubungan Kualitas MP-ASI dengan Status Stunting pada Anak Usia 6-24 Bulan di Desa Abang, Kabupaten Karangasem
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v3i3.1012Keywords:
kelompok bahan makanan, kualitas MP-ASI, stuntingAbstract
Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita yang masih menjadi perhatian dalam kesehatan masyarakat karena berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Faktor yang memengaruhi kejadian stunting antara lain asupan energi, protein, kelompok bahan makanan, serta kualitas Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kelompok bahan makanan, jumlah energi, jumlah protein, dan kualitas MP-ASI dengan status stunting pada balita. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 balita yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data kelompok bahan makanan, energi, protein, dan kualitas MP-ASI diperoleh melalui metode 24-hour dietary recall selama dua hari tidak berurutan, sedangkan status stunting ditentukan berdasarkan indeks TB/U. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Disarankan kepada orang tua untuk lebih memperhatikan variasi kelompok bahan makanan serta kecukupan energi dan protein dalam pemberian MP-ASI guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan balita.
References
Adriana Bangun, Adelina Fitri Tanjung, Putri Nadila, Revina Untari, Miftah Hul Husna Hutagalung, & Dea Novita Sari. (2025). Gambaran Pengetahuan Ibu Mengenai Status Gizi Balita di Desa Telaga Sari Tahun 2024. VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum, 3(3), 260–269. https://doi.org/10.62027/vitamedica.v3i3.455
Aisa Adora Sukma Ariane. (2025). Dengan Status Gizi Baduta Usia 6-23 Bulan Di Posyandu Puskesmas Imogiri II.
Ariantini, N. K. A. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dan Konsumsi Protein Hewani Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-49 Bulan Di Desa Seraya Timur Kabupaten Karangasem.
Indriyani, O., & Rahardjo Putri, N. (2023). Edukasi pentingnya MP-ASI sebagai upaya pencegahan stunting pada masa golden anak. Journal of Midwifery in Community, 1(1), 22–28. https://doi.org/10.20961/jmc.v1i1.71551
Irwan, M., Paliling, N., Sastriani, Yuliani, E., Evawaty, & Adhisty, W. A. (2026). Association between complementary feeding (MP-ASI) type and stunting status among children aged 24–59 months: A cross-sectional study. Omni Health Journal, 3(3), 59–66. https://doi.org/10.65277/ohj.v3i3.181
Juliani, N. L. T. A. (2023). Pola Pemberian Mp-Asi Pada Baduta Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Nusa Penida 1. 25.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat. (2024). Petunjuk teknis pemantauan praktik MP-ASI anak usia 6–23 bulan.
Lestari, T. R. P. (2023). Stunting di Indonesia: Akar masalah dan solusinya. Info Singkat: Kajian Singkat terhadap Isu Aktual dan Strategis, XV(14/II), 21–25.
Lestari, T., Marni, & Ulkhasanah, M. E. (2024). Hubungan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dengan kejadian stunting pada anak usia 1–5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Baki. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3). https://doi.org/10.31004/jkt.v5i3.31122
Manoppo, M. W. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian MP-ASI pada anak usia 6–24 bulan. Nutrix Journal, 7(2), 193–203. https://doi.org/10.37771/nj.v7i2.945
Maryuni, Handayani, L., & Trustisari, H. (2024). BUTATING: Buku pintar cegah stunting. BFS Medika.
Masitah, R. (2025). Peningkatan ketepatan jenis, porsi dan tekstur pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) melalui konseling dan penyuluhan gizi. Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 4(1), 76–83. https://doi.org/10.56303/jppmi.v4i1.388
Peraturan Menteri Kesehatan RI. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
Pradnyawati, I. G. A. M., Sipahutar, I. E., & Sulisnadewi, N. L. K. (2023). Hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Gema Keperawatan, 16(2), 191–205. https://doi.org/10.33992/jgk.v16i2.3080
Ramdika, S. B., Fajar, N. A., Flora, R., & Rosyada, A. (2025). Hubungan praktik pemberian ASI eksklusif dan MP-ASI dengan kejadian stunting di pesisir Sungai Musi Palembang. JPK: Jurnal Penelitian Kesehatan, 15(1). https://doi.org/10.54040/jpk.v15i1.304
Rohmandani, I. D. (2024). Hubungan pengetahuan pemberian MP-ASI dan perilaku keluarga sadar gizi terhadap kejadian stunting pada anak usia 6–24 bulan di Puskesmas Polokarto. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(3), 209–224. https://doi.org/10.14710/jkm.v12i3.41079
Samsuddin, Agusanty, S. F., Desmawati, Kurniatin, L. F., Bahriyah, F., Wati, I., Ulva, S. M., Abselian, U. P., Laili, U., Malik, M. F., Purwadi, H. N., & Ernawati, Y. (2023). Stunting. Eureka Media Aksara.
Santoso, S. T. P., & Jaya, T. J. (2024). Pemberdayaan ibu dalam memproduksi MPASI: Langkah menuju kemandirian ekonomi keluarga. Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(6), 356–362. https://doi.org/10.55824/jpm.v3i6.451
Sayiati, N. Q., & Firmansyah. (2025). Hubungan asupan energi dan protein dengan stunting pada balita usia 12–36 bulan. Nutrix Journal, 9(1), 11–21. https://doi.org/10.37771/nj.v9i1.1259
Simamora, D. A., Afrinis, N., & Lestari, R. R. (2024). Hubungan pemberian MP-ASI dini, riwayat penyakit infeksi dan pengetahuan ibu dengan kejadian gizi kurang pada bayi usia 6–12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Plenary Health: Jurnal Kesehatan Paripurna, 1(2), 42–52. https://doi.org/10.37985/plenaryhealth.v1i2.703
Sriwahyuni, Gusriani, & Situmorang, T. S. R. (2024). Gambaran pengetahuan ibu tentang makanan pendamping ASI di Puskesmas Malinau Seberang. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 9(2). https://doi.org/10.51933/health.v9i2.144
Sunarto, S., Nur Aini, F. S., & Fitriyanti, A. R. (2024). Pola pemberian MP-ASI, pengetahuan gizi ibu dan tingkat ekonomi keluarga terhadap kejadian stunting baduta. LINK, 20(1), 26–32. https://doi.org/10.31983/link.v20i1.10663
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 I Gusti Ayu Dinda Pramesti, I Gusti Agung Ari Widarti, I Wayan Juniarsana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






