Gambaran Riwayat Alamiah Penyakit Hipertensi pada Wanita Pekerja Malam di Tempat Hiburan Malam : Studi Kasus di Kota Samarinda
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v3i4.1024Keywords:
Hipertensi, Faktor Risiko, Wanita Pekerja Malam, Riwayat Alamiah PenyakitAbstract
Penyakit tidak menular (PTM) terus menunjukkan tren peningkatan di negara Indonesia. Penyakit hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tertinggi. Wanita pekerja malam yang bekerja di tempat hiburan malam rentan mengalami hipertensi akibat pola kerja yang mengganggu sistem kerja pada tubuh. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi riwayat alamiah penyakit hipertensi beserta faktor pencetus, faktor risiko, dan faktor pendorong pada wanita pekerja malam di Kota Samarinda. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap dua orang informan yang dipilih secara purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua informan melaporkan faktor-faktor yang berkaitan dengan pengalaman hipertensi yang dialaminya, yaitu kombinasi faktor risiko individu (usia, konsumsi makanan berlemak, kurang aktivitas fisik, riwayat merokok/vaping) dengan faktor pencetus berupa jam kerja malam yang menyebabkan kelelahan, insomnia, dan paparan suhu dingin dini hari, sejalan dengan berbagai penelitian terdahulu mengenai hubungan kerja shift malam dengan peningkatan tekanan darah. Dukungan keluarga dan kebiasaan berolahraga menjadi faktor pendorong yang membantu pengendalian tekanan darah kedua informan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan upaya promotif dan preventif hipertensi yang menyasar khusus pekerja malam di tempat hiburan.
References
Arladin, F. W. (2020). The exploitation of women’s body in the practice of Warung Kopi Pangku. Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 32(4), 442–452. https://doi.org/10.20473/mkp.V32I42019.442-452
Arum, Y. T. G. (2019). Hipertensi pada penduduk usia produktif (15–64 tahun). HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 3(3), 345–356. https://doi.org/10.15294/higeia.v3i3.30235
Creswell, J. W. (2015). Penelitian Kualitatif & Desain Riset: Memilih di antara Lima Pendekatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Efendi, Y., Mufidah, A., & Purnamasari, S. (2023). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pengendalian hipertensi pada lansia di Dusun Mampil Desa Penganten Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA, 13(1), 1–7. https://doi.org/10.37413/jmakia.v13i1.253
Eriyani, T., & Shalahuddin, I. (2019). Pengetahuan pasien tentang upaya pencegahan stroke dengan terapi non-farmakologi di Poli Dalam RSU Dr. Slamet Garut. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 4(1), 97–106. https://doi.org/10.36387/jiis.v4i1.197
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023: Prevalensi, Dampak, serta Upaya Pengendalian Hipertensi & Diabetes di Indonesia. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
Leavell, H. R., & Clark, E. G. (1965). Preventive medicine for the doctor in his community: An epidemiologic approach(3rd ed.). McGraw-Hill.
Makarim, F. R. (2022). Hipertensi: Karakteristik Penyakit, Tanda-Tanda Penyakit, Gejala. Jakarta: Halodoc.
Mazeingia, Y. T., & Negesse, A. (2020). Intention, barriers and opportunities to exit from commercial sex work among female sex workers in Ethiopia: Qualitative study. International Journal of Occupational Safety and Health, 10(1), 64–72. https://doi.org/10.3126/ijosh.v10i1.29885
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Mills, K. T., Stefanescu, A., & He, J. (2020). The global epidemiology of hypertension. Nature Reviews Nephrology, 16(4), 223–237. https://doi.org/10.1038/s41581-019-0244-2
Mukhlisiana, L., & Sutarjo, M. A. S. (2022). Realitas perempuan pekerja malam: Studi fenomenologis pada penghuni apartemen di Bandung. Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR), 1(1), 55–63. https://doi.org/10.25124/ijdpr.v1i1.5089
Nelwan, J. E. (2022). Epidemiologi Penyakit Tidak Menular: Pengertian dan Klasifikasi. Jawa Tengah: Eureka Media Aksara.
Rosenstock, I. M. (1974). Historical origins of the Health Belief Model. Health Education Monographs, 2(4), 328–335. https://doi.org/10.1177/109019817400200403
Siloam Hospitals. (2022). Mengenal Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Hipertensi. Siloamhospitals.com
Simbala, S. (2021). Segitiga Epidemiologi Penyakit Hipertensi, Variabel Orang, Tempat, dan Waktu. Scribd.id
Sinaga, N. N. P., Sihombing, J. A., & Hutagalung, P. (2021). Risiko Hipertensi pada Pekerja Shift Malam. Jakarta: Universitas Kristen Indonesia. (Unpublished).
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Susanto, G. M., Musthafa, Z., Wahyuningsih, S., Harjono, Y., & Aprilia, C. A. (2021). Hubungan kerja shift dengan tekanan darah: Systematic review. Tarumanagara Medical Journal, 3(1), 73–82. https://doi.org/10.24912/tmj.v3i2.11746
Universitas Negeri Semarang. (2021). Paper Epidemiologi 16, Course Epidemiologi dan Statistik. Studocu.com.
Violita, F., Thaha, I. L. M., & Dwinata, I. (2015). Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Segeri. Makassar: Universitas Hasanuddin.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Farah Aulia, Anifa Temongmere

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






