Hubungan Status Ekonomi Keluarga dan Status Gizi Ibu Saat Hamil dengan Status Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Puskesmas Radabata Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada

Authors

  • Theresai Afila Sole Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Ni Komang Wiardani Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Pande Putu Sri Sugiani Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v3i4.1043

Keywords:

balita, status ekonomi keluarga, status gizi ibu saat hamil, KEK, stunting

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang ditandai dengan tinggi badan menurut umur berada di bawah −2 standar deviasi berdasarkan standar World Health Organization. Data UPTD Puskesmas Radabata menunjukkan adanya peningkatan jumlah balita stunting serta terdapat ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis. Kondisi ini menjadi alasan dilakukannya penelitian mengenai hubungan status ekonomi keluarga dan status gizi ibu saat hamil dengan status stunting pada balita umur 24–59 bulan. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 72 ibu yang memiliki balita dan dipilih menggunakan simple random sampling. Data status ekonomi diperoleh dari pemerintah desa, status gizi ibu dari data Lingkar Lengan Atas dalam buku KIA, dan status stunting berdasarkan indeks tinggi badan menurut umur. Analisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian balita mengalami stunting, sebagian keluarga berada dalam kondisi miskin, dan sebagian ibu mengalami Kekurangan Energi Kronis. Status ekonomi keluarga tidak menunjukkan hubungan dengan status stunting, sedangkan status gizi ibu saat hamil menunjukkan hubungan dengan status stunting pada balita umur 24–59 bulan di Puskesmas Radabata.

References

Almatsier, S. (2019) Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Anitya, P.C., Senjaya, A.A. and Somoyani, N.K. (2023) ‘Hubungan status gizi ibu saat hamil dengan kejadian stunting di wilayah kerja Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Kintamani VI Tahun 2022’, Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal of Midwifery), 11(1), pp. 1–8. doi: 10.33992/jik.v11i1.2075.

Anwar, F., Khomsan, A., Mauludyani, A.V.R. and Ekawidyani, K.R. (2014) Masalah dan Solusi Stunting Akibat Kurang Gizi di Wilayah Perdesaan. Bogor: IPB Press.

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (2024) Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam Angka. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (2025) Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 dalam Angka. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngada (2025) Kecamatan Golewa Dalam Angka 2025. Ngada: Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngada.

Badan Pusat Statistik Kota Tanjungbalai (2015) ‘Sosialisasi Pemutakhiran Basis Data Terpadu 2015’. Tanjungbalai: Badan Pusat Statistik Kota Tanjungbalai.

Dexriana, D., Anwar, M. and Permatasari, R. (2022) ‘Faktor penyebab stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kebusari Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar’, Journal Peqguruang: Conference Series, 4(1). doi: 10.35329/jp.v4i1.2541.

Fauziah, S.S., Hadiyanto, H., Hamidah, E. and Basri, B. (2024) ‘Hubungan status ekonomi keluarga dan pengetahuan keluarga dengan kejadian stunting’, Journal of Public Health Innovation, 5(1), pp. 140–147. doi: 10.34305/jphi.v5i01.1449.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2018a) Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2018b) Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting 2018–2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2019) Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2020a) Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2020b) Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Stunting. Jakarta: Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2022) Buku Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Mataram, I.K.A., Agustini, N.P., Laraeni, Y., Sudewi, A.A.R., Widiana, I.G.R. and Muninjaya, A.A.G. (2020) ‘Nutritional status of child under five years model based of consumption, behavior, biology and environment factors’, International Journal of Psychosocial Rehabilitation, 24(1), pp. 263–271. doi: 10.37200/IJPR/V24I1/PR200129.

Notoatmodjo, S. (2018) Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pradnyaditha, I.G.A.M.C., Nursanyoto, H. and Kayanaya, A.A.R. (2021) ‘Characteristics of families and families that have stunting in More Village Gianyar District’, Jurnal Ilmu Gizi: Journal of Nutrition Science, 10(1), pp. 13–20. doi: 10.33992/jig.v10i1.855.

Sajogyo (1997) Garis Kemiskinan dan Kebutuhan Minimum Pangan. Bogor: Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Suarniti, N.W. and Mahayati, N.M.D. (2023) ‘Implementasi Gerakan Badung Sehat di 1000 Hari Pertama Kehidupan (Garba Sari) dalam upaya penurunan kejadian stunting di Desa Kekeran Kabupaten Badung’, Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal of Midwifery), 11(1), pp. 41–49. doi: 10.33992/jik.v11i1.2427.

UNICEF (2020) Conceptual Framework on Maternal and Child Nutrition. New York: UNICEF.

UNICEF (2021) The State of the World’s Children 2021. New York: UNICEF.

UPTD Puskesmas Radabata (2025) Laporan Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) Tahun 2025. Ngada: UPTD Puskesmas Radabata.

World Health Organization (2006) WHO Child Growth Standards. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization (2020) Levels and Trends in Child Malnutrition. Geneva: World Health Organization.

Downloads

Published

2026-09-08

How to Cite

Sole, T. A., Wiardani, N. K., & Sugiani, P. P. S. (2026). Hubungan Status Ekonomi Keluarga dan Status Gizi Ibu Saat Hamil dengan Status Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Puskesmas Radabata Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 3(4), 744–756. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v3i4.1043

Issue

Section

Articles