Hubungan Tingkat Konsumsi Protein dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah dengan Status Anemia Pada Ibu Hamil di Puskesmas Koeloda Kabupaten Ngada
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v3i4.1045Keywords:
Anemia, ibu hamil, kepatuhan konsumsi TTD, tingkat konsumsi proteinAbstract
Anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin. Tingkat konsumsi protein dan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) diduga berhubungan dengan status anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat konsumsi protein dan kepatuhan konsumsi TTD dengan status anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Koeloda Kabupaten Ngada Tahun 2026. Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 120 ibu hamil dengan teknik total sampling. Data konsumsi makanan dikumpulkan menggunakan metode recall 24 jam sebanyak 2 kali pada hari yang tidak berturut-turut. Data kepatuhan TTD dikumpulkan menggunakan kuesioner tervalidasi. Status anemia ditentukan berdasarkan kadar hemoglobin (Hb). Analisis menggunakan uji Chi-Square, Odds Ratio (OR), dan 95% Confidence Interval (95% CI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki tingkat konsumsi protein yang cukup, patuh mengonsumsi TTD, dan tidak mengalami anemia. Tingkat konsumsi protein dan kepatuhan konsumsi TTD berhubungan dengan status anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Koeloda Kabupaten Ngada.
References
Almatsier, S. (2019). Prinsip dasar ilmu gizi. PT Gramedia Pustaka Utama.
Angraini, D. I. (2023). The role of nutrient intake and social determinants in anemia among pregnant women at Lampung malaria endemic areas. Review of Primary Care Practice and Education, 6(1), 28–34. https://doi.org/10.22146/rpcpe.76227
Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2023). Profil kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2023. Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Gibney, M. J., Lanham-New, S. A., Cassidy, A., & Vorster, H. H. (2018). Introduction to human nutrition (2nd ed.).
Gumilang, L., Judistiani, T. D., Nirmala, S. A., & Wibowo, A. (2021). Korelasi asupan zat besi dan protein dengan kadar ferritin serum ibu hamil di Kabupaten Waled dan Sukabumi. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 5(2). https://doi.org/10.15294/higeia.v5i2.44805
Haslin, S., Simanjuntak, N. M., & Simanjuntak, E. H. (2024). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 4(2). https://doi.org/10.51771/jidan.v4i2.1026
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pencegahan dan penanggulangan anemia pada ibu hamil. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2019. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kurniati, A. M., Oktharina, E. H., Aziz, A., & Faustina, C. (2025). Association between animal protein adequacy and anemia among pregnant women in Palembang, Indonesia. World Nutrition Journal, 9(1), 49–58. https://doi.org/10.25220/WNJ.V09.i1.0006
Kusumawati, A., Utami, R. D. P., & Agustin, W. R. (2024). Relationship between daily animal protein consumption with anemia status in pregnant women at the Masaran 1 Health Center. International Journal of Health, Economics, and Social Sciences, 6(4), 1168–1172. https://doi.org/10.56338/ijhess.v6i4.6420
Nahrisah, P., Somrongthong, R., Viriyautsahakul, N., Viwattanakulvanid, P., & Plianbangchang, S. (2020). Effect of integrated pictorial handbook education and counseling on improving anemia status, knowledge, food intake, and iron tablet compliance among anemic pregnant women in Indonesia: A quasi-experimental study. Journal of Multidisciplinary Healthcare, 13, 43–52. https://doi.org/10.2147/JMDH.S213550
Nofita, R., Siallagan, D., & Yuliyanti. (2019). Korelasi pola makan dengan kejadian anemia pada kehamilan di Puskesmas Kecamatan Ciputat Timur Tangerang Selatan Provinsi Banten. Indonesian Journal of Midwifery, 2(2). https://doi.org/10.35473/ijm.v2i2.260
Noptriani, S., & Simbolon, D. (2022). Probability of non-compliance to the consumption of iron tablets in pregnant women in Indonesia. Journal of Preventive Medicine and Hygiene, 63(3), E456–E463. https://doi.org/10.15167/2421-4248/jpmh2022.63.3.2340
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Nurbaety, B., Nopitasari, B. L., & Pamungkas, C. E. (2022). Hubungan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Karang Pule 2019. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 20(1). https://doi.org/10.35814/jifi.v20i1.769
Paramashanti, B. A., Nugraheny, E., Suparmi, Afifah, T., Nugraheni, W. P., Purwatiningsih, Y., Oktarina, Mikrajab, M. A., Afifah, E., & Paratmanitya, Y. (2024). Social determinants and socioeconomic inequalities in adherence to antenatal iron–folic acid supplementation in urban and rural Indonesia. Rural and Remote Health, 24(4), 8722. https://doi.org/10.22605/RRH8722
Puskesmas Koeloda. (2025). Laporan data ibu hamil dan status gizi tahun 2025. Puskesmas Koeloda.
Putri, P., Sari, W. I. P. E., & Andini, I. F. (2023). Hubungan kepatuhan konsumsi tablet Fe terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Journal of Midwifery, 11(2), 280–288. https://doi.org/10.37676/jm.v11i2.5115
Saragih, I. D., Dimog, E. F., Saragih, I. S., & Lin, C.-J. (2022). Adherence to iron and folic acid supplementation (IFAS) intake among pregnant women: A systematic review meta-analysis. Midwifery, 104, 103185. https://doi.org/10.1016/j.midw.2021.103185
Sartika, R. A. D., Wirawan, F., Putri, P. N., & Shukri, N. H. M. (2024). Association between iron-folic acid supplementation during pregnancy and maternal and infant anemia in West Java, Indonesia: A mixed-method prospective cohort study. The American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, 110(3), 576–587. https://doi.org/10.4269/ajtmh.23-0411
Sembiring Meliala, E. M., Simanjuntak, A. C., Perangin-Angin, F., & Nadiyah, N. (2021). Relationship between characteristics and nutrient intake with anemia among pregnant women at Kebon Jeruk Public Health Center, Jakarta. International Journal of Nursing and Health Services, 4(3). https://doi.org/10.35654/ijnhs.v4i3.454
Shilhah, S. Y., Permadi, M. R., Elisanti, A. D., Susindra, Y., & Jannah, M. (2023). Kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, asupan zat besi dan vitamin C, dan kadar hemoglobin ibu hamil di Puskesmas Panceng. HARENA: Jurnal Gizi, 4(1), 10–17. https://doi.org/10.25047/harena.v4i1.4518
Sitorus, E. P. R., Handayani, S., Balyas, A. B., Widayati, R., Fatmaria, F., & Permatasari, S. (2024). The correlation between protein, iron, and vitamin C intake with hemoglobin levels in pregnant women. Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 24(1), 19–24. https://doi.org/10.18196/mmjkk.v24i1.17311
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Triharini, M., Nursalam, N., Sulistyono, A., Adriani, M., & Hsieh, P.-L. (2018). Perceived benefits and intakes of protein, vitamin C and iron in preventing anemia among pregnant women. Jurnal Ners, 13(2), 156–161. https://doi.org/10.20473/jn.v13i2.7712
Wiley-Blackwell. Herlina. (2019). Metodologi penelitian kesehatan. Trans Info Media.
World Health Organization. (2012). Guideline: Daily iron and folic acid supplementation in pregnant women. World Health Organization.
Wulandari, E. S., & Yuliatin. (2024). Effect of providing high protein milk intake on increasing Hb levels in pregnancy with anemia. E-Jurnal Medika Udayana, 13(10), 42–47. https://doi.org/10.24843/MU.2024.V13.i10.P07
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hildegunda Hulu, Ni Made Dewatari, Pande Ida Ayu Eka Padmiari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






