Pengaruh Serbuk Kayu Mahoni Sebagai Pengganti Sebagian Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton

Authors

  • Calvin Feron Gidon Nanlohy Politeknik Negeri Ambon, Indonesia
  • Tonny Sahusilawane Politeknik Negeri Ambon, Indonesia
  • Margie Civitaria Siahay Politeknik Negeri Ambon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i7.141

Keywords:

beton, serbuk kayu mahoni, kuat tekan, pengganti agregat halus

Abstract

Beton adalah salah satu aspek penting dan umum digunakan sebagai material pekerjaan konstruksi bangunan. Seiring dengan perkembangan teknologi desain beton, banyak kalangan peneliti melakukan eksperimen dengan memberikan bahan tambah atau pengganti pada campuran beton untuk meningkatkan nilai kekuatan dari beton tersebut. Pada serbuk kayu terdapat kadar selulosa dan hemiselulosa yang apabila ditambahkan pada campuran semen dan pasir pembentuk beton, senyawa ini akan terserap pada permukaan mineral/partikel dan memberikan tambahan kekuatan ikat antar partikel akibat sifat adhesi dan dispersinya, serta menghambat difusi air dalam material akibat sifat hidrofobnya. Dengan demikian, dapat dihasilkan beton yang lebih kuat dan relatif tidak tembus air, yang akan bermanfaat dalam pengunaan beton dengan fungsi dan kegunaannya yang lebih beragam kedepannya. Pada penelitian kali ini dilakukan dengan metode ekspermental bahan serbuk kayu Mahoni sebagai pengganti sebagian agregat halus dalam komposisi adukan beton dengan tujuan untuk mengetahui besar kuat tekan beton yang dihasilkan. Komponen bahan yang digunakan adalah semen, agregat kasar, agregat halus, air dan variasi serbuk kayu Mahoni adalah 3%,5% dan 8% dari total volume agregat halus yang digunakan. Dari hasil pengujian dan perhitungan nilai kuat tekan karakteristik beton dapat diketahui beton dengan pengganti 3% serbuk kayu mahoni dari berat agregat halus menghasilkan kenaikan nilai kuat tekan sebesar 1,13% dibandingkan beton normal sedangkan 5% dan 8% serbuk kayu mahoni dari berat agregat halus menghasilkan penurunan nilai kuat tekan sebesar 18,15% dan 46,77% dari beton normal.

References

Ahmad, I. A., Taufieq, N. A. S., & Aras, A. H. (2009). Analisis Pengaruh Temperatur terhadap Kuat Tekan Beton. Jurnal Teknik Sipil, 16(2), 63. https://doi.org/10.5614/jts.2009.16.2.2

Amilia, R. A., & Minaka, U. S. (2022). Analisis Pengaruh Serbuk Kayu Sebagai Bahan Tambah Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton. Fondasi : Jurnal Teknik Sipil, 11(2), 210. https://doi.org/10.36055/fondasi.v11i2.16745

Darmiyanti, L., Pribadi, G., & Rodji, A. P. (2021). Penambahan Serbuk Kayu Kamper terhadap Kuat Tekan Beton. Bentang : Jurnal Teoritis Dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil, 9(2), 85–92. https://doi.org/10.33558/bentang.v9i2.2861

Erlina, E. (2020). Validasi Kuat Tekan Dan Kuat Lentur Beton Normal Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Lentur Beton Dengan Penambahan Serbuk Kayu Jati Dan Serbuk Kayu Kelapa. CivETech, 15(2), 1–10. https://doi.org/10.47200/civetech.v15i2.718

Kurniawa, A. M., & Sanjaya, S. (2018). Prosedur pelaksanaan penelitian digambarkan dalam diagram alir dibawah ini. 8(1), 42–54.

Nadia, & Fauzi, A. (2011). Pengaruh Kadar Silika Pada Agregat Halus Campuran Beton Terhadap Peningkatan Kuat Tekan. Kontruksia, 3(1), 35.

Paranggai, L. E., Mara, J., & Febriani, L. (2022). Paulus Civil Engineering Journal (PCEJ) Pemanfaatan Limbah Serbuk Kayu Sebagai Subtitusi Agregat Halus Pada Beton. 4(2), 225–233.

Purwoto, A., & Garside, A. K. (2021). Pengaruh Penambahan Campuran Serbuk. 1–8.halaman sampul.

SK SNI S-04-1989-F (1989). Spesifikasi Bahan Bangunan Bagian A (Bahan bangunan bukan logam). Bandung. Badan Standardisasi Nasional.

SNI 03-1974-1990 (1990). Metode Pengujian Kuat Tekan Beton. Jakarta : Badan Standarisasi Nasional

SNI 03-4142-1996 (1996). Metode Pengujian Jumlah Bahan Dalam Agregat Yang Lolos Saringan No. 200 (0,075 Mm). Jakarta : Badan Standardisasi Nasional

SNI 03-2834-2000 (2000). Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal. Jakarta : Badan Standardisasi Nasional

SNI 1971:2011 (2011). Cara uji kadar air total agregat dengan pengeringan. Jakarta :

Badan Standarisasi Nasional

SNI 1972-2008 (2008). Cara uji slump beton. Jakarta : Badan Standardisasi Nasional

SNI 1973-2008 (2008). Cara uji berat isi, volume produksi campuran dan kadar udara beton. Jakarta : Badan Standardisasi Nasional

SNI 1974-2011 (2011). Cara uji kuat tekan beton dengan benda uji silinder. Jakarta : Badan Standardisasi Nasional

Downloads

Published

2024-12-24

How to Cite

Nanlohy, C. F. G., Sahusilawane, T., & Siahay, M. C. (2024). Pengaruh Serbuk Kayu Mahoni Sebagai Pengganti Sebagian Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton . Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(7), 810–819. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i7.141

Issue

Section

Articles