Kritik Ekspresif Pada Lagu Mongot Enti Mongot Karya Jamaluddin Meri
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i7.159Keywords:
Kritik Ekspresif, Lagu Gayo, EskpresiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan nilai-nilai ekspresif pengarang dalam lirik lagu “Mongot Enti Mongot” karya Jamaluddin Meri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Metode kualitatif bertujuan untuk menggali makna mendalam pada lirik lagunya. Data dalam penelitian ini adalah larik-larik lagu dan informasi biografi pengarang untuk mengetahui proses penciptaan lagu ini. Penelitian deskriptif bertujuan untuk menguraikan atau menjabarkan data secara akurat sesuai fakta. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat ungkapan ekspresi pengarang sejumlah 10 data, yaitu ekspresi cinta 5 data, ekspresi sedih 3 data, ekspresi senang 1 data, dan ekspresi bangga 1 data. Lagu “Mongot Enti Mongot” Karya Jamaluddin Meri bermakna perasaan cinta orang tua dalam mengasuh anak, perasaan itu disampaikan melalui doa dan nasihat yang indah. Lagu tersebut juga mencerminkan hubungan manusia dengan Allah, yaitu cinta kepada Sang Maha Cinta. Lirik lagu tersebut juga mengandung nilai tradisional Gayo yang kental.
References
Abdussamad, H. Z., & Sik, M. S. (2021). Metode penelitian kualitatif. CV. Syakir Media Press.
Alhas, N. (2024). Lagu Gayo Mongot Enti Mongot Musara Bintang. YouTube. https://youtu.be/-WcnNxAaD94?si=HIG2xalTIezc1LGQ
Ara, L. (2024). Mongot Enti Mongot Ceh Udin Musara Bernonstalgia Cafe Lut Tawar Takengon. YouTube. https://youtu.be/LrB9f06gyWU?si=tjRJ0xnjmeewfe0A
Armanda, A. (2018). Analisis Cerpen Kaki yang Ajaib Karya Hasan Al Banna dengan Pendekatan Ekspresif [Univeristas Muhammadiyah Sumatera Utara]. In Universitas Muhammadiyah SUmatera Utara, Medan.
Dr. Made, I. kade adhi. (n.d.). Buku Teori Sastra (1st ed.). PT Raja Grafindo Persada.
Eda, F. W. (2024a). Lirik Lagu Gayo Mongot Enti Mongot By Karya Maestro Didong Udin Musara. Tribun Gayo.
Eda, F. W. (2024b). Sosok Maestro Didong H Jamaluddin Meri, Sopir Kapal Musara Bintang-Takengon. Tribun Gayo. https://gayo.tribunnews.com/amp/2024/03/10/sosok-maestro-didong-h-jamaludin-meri-sopir-kapal-musara-takengon-bintang
Fikar. (2023). Musara Bintang Lantunkan Mongot Enti Mongot di Taman Inen Mayak Teri Takengon, Berikut Liriknya. Tribun Gayo. https://gayo.tribunnews.com/amp/2023/01/04/musara-bintang-lantunkan-mongot-enti-mongot-di-taman-inen-mayak-teri-takengon-berikut-liriknya
Habibuzzulfa, Khalsiah, & Ginting, R. P. (2024). Kritik mimetik pada puisi “di palestina” karya narudin. Curere, 8(1), 37–51.
Hermayani. (2023). Analisis Pendekatan Ekspresif pada Album Lagu Mantra-Mantra Karya Kunto Aji Wibisono. Prosiding: Seminar Nasional Bahasa Dan Sastra, 309–316.
Husna, A. (2024). Ekspresi Tokoh dalam Novel Ayah Karya Andrea Hirata. Universitas Malikussaleh.
Ibrahim, A. (2022). Pendidikan Karakter Anak Melalui Tradisi Dodaidi di Aceh. ABNA : Journal of Islamic Early Childhood Education, 3(1), 21–30.
Khalsiah, R., Fadhillah, N., Praza, R., & Desiariawati, N. (2018). An Analysis of Culture Value in Adat Bak Poe Teumeureuhom. Hukom Bak Syiah Kuala, Qanun Bak Putro Phang, Reusam Bak.
Lirik, G. (2022). lirik Didong Gayo Mongot Enti Mongot “Manat Ken Inen Mayak” Cipt. Udin Musara. YouTube. https://youtu.be/sz1JBJabLhI?si=jZGnzygop8M90P_M
Maharani, S., Marni, S., & Tiawati, R. L. (2024). Tindak Tutur Ekspresif Lirik Lagu Karya Mahalini Dalam Album Fabula. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(4), 13530–13539.
Mara, R. S., & Bahry, R. (2019). Analisis Gaya Bahasa Sindiran Dalam Syair Didong Jalu Arita Mude Dan Biak Cacak. 62 Jurnal Bahasa Dan Sastra, 13(1), 61–79.
Muhammad Aidil Rahman, M. M. (2023). Emosi Tokoh Utama Dalam Novel Segala Yang Diisap Langit Karya Pinto Anugrah Serta Implikasinya Dalam Pembelajaran Sastra Di Sma. Inovasi Pendidikan, 10(1), 29–41. https://doi.org/10.31869/ip.v10i1.4459
Perangin-angin, E., Sinaga, B. V., Barus, I. P. S., Karo, M. B., & Ginting, S. D. B. (2022). Analisis Cerpen Yang Menangis Di Balik Pelaminan Karya Alda Mushi Dengan Pendekatan Ekspresif Sebagai Bahan Ajar Smp Kelas Ix. Sasando : Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pengajarannya Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal, 5(2), 66–80. https://doi.org/10.24905/sasando.v5i2.193
Rosadi, O. S. (2012). Teknik Permainan Instrumen dan Fungsi Musik Tradisional Phek Bung. S1 Thesis, Universitas Negeri Yogyakarta, 11–17. https://eprints.uny.ac.id/9435/1/1-05208244032.pdf%0Ahttps://eprints.uny.ac.id/9435/3/bab 2-05208244032.pdf
Rusydi, M., Suhadi, S., & Musgamy, A. (2023). Kritik Sastra Arab Transformatif Dan Pembelajarannya: Pengarusutamaan Feminisme Postmodern Berbasis Heutagogis. An-Nisa, 16(2), 49–58. https://doi.org/10.30863/an.v16i2.5262
Semi, A. (2021). Kritik Sastra. Penerbit Angkasa Bandung.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suharto, P. (2022). Kritik Sastra Ramah Lingkungan. Badan Pengembangan Dan Pembinaan Bahasa. https://badanbahasa.kemdikbud.go.id/artikel-detail/882/kritik-sastra-ramah-lingkungan
Supriatin, Y. M. (2012). Kritik sastra. April, 47–54.
Svans60. (2024). Lagu Gayo Mongot Enti Mongot. Tiktok. https://www.tiktok.com/@svans60/video/7383646829109431557
Yanti, Y. R. (2024). Bentuk Penyajian Kesenian Didong Grup Musara Bintang di Desa Linung Bulen II Kecamatan Bintang Kabupaten Aceh Tengah. Jurnal Etnik Nusantara, 4(1), 15–20. https://core.ac.uk/download/pdf/289928211.pdf
Zulfika, I. (2020). Analisis Bentuk Ekspresi Emosional Tokoh dalam Novel Takhta Nirwana Karya Tasaro. Jurnal Konsepsi, 8(4), 142–149. https://p3i.my.id/index.php/konsepsi
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Abdul Gania, Reza Pahlevi Ginting

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






