Debit Ketersediaan Untuk Daerah Irigasi Way Geren Kabupaten Buru

Authors

  • Nadya Syach Puteri Pattisahusiwa Politeknik Negeri Ambon, Indonesia
  • Rudi Serang Politeknik Negeri Ambon, Indonesia
  • Meyke Marantika Politeknik Negeri Ambon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i7.160

Keywords:

debit, ketersediaan, kebutuhan air

Abstract

Air merupakan salah satu sumber daya alam yang dapat diperbaharui, yang jumlahnya relatif tetap. Karena sangat pentingnya air bagi kehidupan, maka harus diusahakan penggunaan dan pemanfaatannya yang seoptimal mungkin agar semua kebutuhan dapat terpenuhi. Perlu adanya kembangkan ketersediaan air yang sangat banyak dan bagaimana cara untuk meningkatkan ketersediaan air, apakah hal tersebut bisa mencukupi dan dapat memenuhi kebutuhan irigasi mengingat Way Geren masih mengalami kekurangan pada saat musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar debit air yang masuk ke saluran tersier/pematang sawah, untuk mengetahui debit ketersediaan air di bendung Way Geren dan untuk mengetahui kebutuhan air irigasi di daerah irigasi Way Geren. Metode yang digunakan dari penelitian ini yaitu teknik studi literatur dan teknik dokumentasi berdasarkan data sekunder kemudian dilakukan analisis debit di saluran tersier/pematang sawah, analisis ketersediaan air menggunakan rumus Weibull dan analisis kebutuhan air irigasi. Berdasarkan perhitungan besar debit air yang masuk ke saluran tersier/pematang sawah pada masa pengolahan yaitu sebesar 205,18 m³/detik, debit pada masa pemeliharaan sebesar 102,59 m3/detik dan debit pada masa panen sebesar 0,00 m3/detik, debit ketersediaan air di bendung Way Geren dengan probabilitas 80% didapat debit air maksimum pada bulan desember minggu kedua sebesar 11,839 m³/detik dan debit minimum pada Juni minggu pertama sebesar 1,689 m³/detik dan kebutuhan air irigasi pada daerah irigasi Way Geren pada masa tanam padi pertama bulan november minggu kedua sebesar 1,80 l/dt/ha dan masa tanam padi kedua bulan april minggu pertama sebesar 1,61 l/dt/ha.

References

Defiana, Y., & Hartati, G. (2022). Neraca Ketersediaan Dan Kebutuhan Air (Studi Empiris Pada Irigasi Lakbok Utara Dalam Mendukung Kedaulatan Pangan). Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia.

Ir Ratna Musa, M. T. (2024). Rekayasa Irigasi & Kebutuhan Air (Studi DI Kiru-kiru Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru). Nas Media Pustaka.

Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Sumber Daya Air Direktorat Irigasi Dan Rawa. (2013). Standar Perencanaan Irigasi Kriteria Perencanaan Bagian Bangunan KP-04.

Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Sumber Daya Air Direktorat Irigasi Dan Rawa. (2013). Standar Perencanaan Irigasi Kriteria Perencanaan Bagian Perencanaan Jaringan Irigasi KP-01.

Mardizal, J., & Andayono, T. (2023). Manajemen Irigasi Dan Bangunan Air. Eureka Media Aksara, Mardizal.

Soemarto, C. (1987). Teknik Hidrolika.

Staddal, I., Haridjaja, O., & Hidayat, Y. (2016). Analisis debit aliran sungai DAS Bila, Sulawesi Selatan. Jurnal Sumber Daya Air, 12(2), 117-130.

Suroso A. (2011). Bahan Ajar Irigasi dan Bangunan Air. Jakarta: Universitas Mercu Buana

Syofyan, Z. (2017). Analisis Potensi Sumberdaya Air Pada Sungai Batang Pelangai Gadang Dengan Metode Mock Untuk Kebutuhan PLTA Di Kebupaten Pesisir Selatan. Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang, 4(2), 9-16.

Downloads

Published

2024-12-23

How to Cite

Pattisahusiwa, N. S. P., Serang, R., & Marantika, M. (2024). Debit Ketersediaan Untuk Daerah Irigasi Way Geren Kabupaten Buru. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(7), 785–791. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i7.160

Issue

Section

Articles