Estimasi Debit Banjir Rancangan pada Bendungan Bulango Ulu di Provinsi Gorontalo

Authors

  • Miskar Maini Institut Teknologi Sumatera, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i7.169

Keywords:

Bendungan Bulango Ulu, Debit banjir rancangan, HSS Nakayasu, Terowongan pengelak

Abstract

Bendungan Bulango Ulu direncanakan membangun konstruksi terowongan pengelak yang akan menjadi salah satu tahap awal dalam pembangunan bendungan. Terowongan pengelak ini berfungsi untuk mengalihkan aliran Sungai Bulango, baik debit normal maupun debit banjir, selama proses konstruksi berlangsung. Namun, karena data debit harian yang terukur di lapangan tidak tersedia secara memadai, estimasi debit banjir dilakukan menggunakan data hujan harian yang dianalisis dengan pendekatan Hidrograf Satuan Sintetis (HSS) metode Nakayasu. Analisis ini bertujuan untuk menentukan debit banjir rancangan pada kala ulang 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, dan 50 tahun, yang digunakan sebagai acuan dalam perencanaan sistem peringatan dini untuk mitigasi bencana banjir. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan operasional terowongan pengelak dan mendukung pembangunan Bendungan Bulango Ulu di Provinsi Gorontalo. Hasil analisis HSS Nakayasu pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Bulango Ulu menunjukkan bahwa debit banjir yang dihasilkan oleh hujan efektif 1 mm memiliki waktu puncak sebesar 2,8 jam. Debit puncak banjir rancangan untuk berbagai kala ulang yang dianalisis adalah sebesar 353,15 m³/s (2 tahun), 450,97 m³/s (5 tahun), 516,63 m³/s (10 tahun), 659,55 m³/s (25 tahun), dan 729,76 m³/s (50 tahun).

References

Aditiya, A. R., Dermawan, V., & Asmaranto, R. (2023). Studi Perencanaan Embung sebagai Upaya Pengendalian Banjir Sungai Kemuning Kabupaten Sampang Madura Provinsi Jawa Timur. Jurnal Teknologi Dan Rekayasa Sumber Daya Air, 3(2). https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.03

Adoe, D. P. A., Sina, D. A. T., & Krisnayanti, D. S. (2022). Analisis Debit Banjir pada DAS di Pulau Sumba dengan Metode HSS Nakayasu dan Metode HSS GAMA-1. Jurnal Teknik Sumber Daya Air, 1(1). https://doi.org/10.56860/jtsda.v1i1.6

Andayani, R., & Umari, Z. F. (2022). Debit Banjir Rancangan DAS Selabung dengan HSS Nakayasu. Jurnal Deformasi, 7(1). https://doi.org/10.31851/deformasi.v7i1.7803

Ansori, M. B., Lasminto, U., & Kartika, A. A. G. (2023). Flood Hydrograph Analysis Using Synthetic Unit Hydrograph, HEC-HMS, and HEC-RAS 2D Unsteady Flow Precipitation On-Grid Model For Disaster Risk Mitigation. International Journal of GEOMATE, 25(107). https://doi.org/10.21660/2023.107.3719

Buana, H., Limantara, L. M., Juwono, P. T., & Sholichin, Moh. (2022). Time Lag Modeling in Modification of Nakayasu Synthetic Unit Hydrograph. Journal of Hunan University Natural Sciences, 49(7). https://doi.org/10.55463/issn.1674-2974.49.7.2

Budiarto, F. D., Marsudi, S., & Dermawan, V. (2023). Studi Perencanaan Rehabilitasi Bangunan Pelimpah (Spillway) pada Embung Takisung Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. Jurnal Teknologi Dan Rekayasa Sumber Daya Air, 3(2). https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.08

Chow, V. Te. (1965). Handbook of applied hydrology. International Association of Scientific Hydrology. Bulletin, 10(1). https://doi.org/10.1080/02626666509493376

Damayanti, A. C., Limantara, L. M., & Haribowo, R. (2022). Analisis Debit Banjir Rancangan dengan Metode HSS Nakayasu, HSS ITB-1, dan HSS Limantara pada DAS Manikin di Kabupaten Kupang. Jurnal Teknologi Dan Rekayasa Sumber Daya Air, 2(2). https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2022.002.02.25

Darmawan, M. A., Sumerman, S., Hermanto, W., & Ikhwanudin, I. (2022). Perencanaan Embung Krajan Kabupaten Grobogan. Jurnal Teknik Sipil Giratory Upgris, 1(2). https://doi.org/10.26877/goratory.v1i2.9419

Gunawan, G. G., Besperi, B., & Purnama, L. (2020). Analisis Debit Banjir Rancangan Sub DAS Air Bengkulu Menggunakan Analisis Frekuensi dan Metode Distribusi. Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil, 17(1). https://doi.org/10.30630/jirs.17.1.298

Herrmann, H., & Bucksch, H. (2014). applied hydrology. In Dictionary Geotechnical Engineering/Wörterbuch GeoTechnik. https://doi.org/10.1007/978-3-642-41714-6_12310

Janatha, D., & Soebagio, S. (2021). Perencanaan Embung di Kawasan Anggrek Gorontalo Utara. Axial : Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Konstruksi, 9(3). https://doi.org/10.30742/axial.v9i3.1766

Mashuri, Maini, M., & Burhamidar, A. H. (2022). Kajian Hidrograf Banjir Daerah Aliran Sungai Tanjung Parak Pada Pembangunan Embung Pulau Tiga. Jurnal Infrastruktur, 8(1).

Sarminingsih, A. (2018). Pemilihan Metode Analisis Debit Banjir Rancangan Embung Coyo Kabupaten Grobogan. Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi Dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 15(1). https://doi.org/10.14710/presipitasi.v15i1.53-61

Seran, Y. M. H., Nasjono, J. K., & Ramang, R. (2020). Keakuratan Debit Maksimum Metode Nakayasu pada Sungai Temef. Jurnal Teknik Sipil, 9(1).

Sherman, L. K. (2010). Streamflow from Rainfall by the Unit Graph Method. Eng. News Rec, 108.

Triatmodjo, B. (2013). Hidrologi Terapan (ke-7). In Buku Hidrologi Terapan.

Ujianto, R., Wigati, R., Ardiansyah, I. R., & Kulsum, K. (2022). Perencanaan Desain Embung Untuk Kebutuhan Air Baku dan Pengendalian Banjir (Studi Kasus: Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kampus Sindangsari). Fondasi : Jurnal Teknik Sipil. https://doi.org/10.36055/fondasi.v0i0.13095

Downloads

Published

2024-12-30

How to Cite

Maini, M. (2024). Estimasi Debit Banjir Rancangan pada Bendungan Bulango Ulu di Provinsi Gorontalo. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(7), 870–880. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i7.169

Issue

Section

Articles