Strategi Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Lansia
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i8.180Keywords:
kesejahteraan lansia, keluarga, aktivitas fisik, keterlibatan pemerintahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan lansia melalui tinjauan litertur yang ada. Literatur yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari berbagai artikel ilmiah selama lima tahun terakhir. Penelitian ini menyoroti tentang dampak dukungan keluarga, aktivitas fisik, spiritual, hingga keterlibatan pemerintah terhadap kesejahteraan lansia. Ditinjau dari literatur yang ada, keempat faktor tersebut memiliki peran yang penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Dukungan keluarga dapat memberikan landasan emosional yang kuat. Dukungan dari keluarga terutama dari anak-anak akan memberikan dampak positif yang signifikan dengan tingkat kepuasan hidup lansia. Sedangkan aktivitas fisik dan spiritual memberikan kontribusi pada kesehatan fisik dan mental. Keterlibatan pemerintah melalui program dan kebijakan yang mendukung lansia dapat menjadi faktor yang penting dalam meningkatkan kesejahteraan lansia. Tak hanya itu, kegiatan sosial dan rekreasi yang diadakan pemerintah juga terbukti efektif untuk meningkatkan kesejahteraan lansia, terutama baagi lansia yang tinggal sendirian atau tinggal di panti sosial. Dapat diambil kesimpulan keluarga, komunitas, dan pemerintah merupakan kunci penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.
References
Afifarachma, S. N. (2023). Strategi Kader dalam Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Lansia di Posyandu Lansia Ngudi Waras Kampung Tejokusuman. Journal of Society and Continuing Education, 4(2), 512-520. https://doi.org/10.21831/jsce.v4i2.19459
Amalia, S. & Prasetyo, T. (2019). Penuaan dan Perubahan pada Lansia: Perspektif Fisik dan Mental. Jurnal Psikologi Perkembangan, 10(1), 1-12.
Andrianto, M. B., Yanti, L., & Nopiawati, N. (2024). Penyuluhan peningkatan kesehatan lansia di penyakit paliatif terhadap perubahan fisik dan spiritual. Jurnal Pengabdian, 3(1), 43-46. https://doi.org/10.58222/jp.v3i1.801
Azari, A. A., & Zururi, M. I. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan depresi pada lansia. Medical Jurnal Of Al-Qodiri, 6(2), 66-72. https://doi.org/10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v6i2.94
Aziza, M. N., Yuliarso, H., & Hardiyati, H. (2019). Penerapan konsep healing environment pada strategi perancangan pusat pelayanan lanjut usia di Surakarta. ARSITEKTURA, 17(2), 177. https://doi.org/10.20961/arst.v17i2.24358
Baga, H. D. S., Sujana, T., & Triwibowo, A. (2017). Perspektif Lansia Terhadap Aktivitas Fisik Dan Kesejahteraan Jasmani Di Desa Margosari Kota Salatiga Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 8(2), 89-99.
Budiono, N. D. P. and Rivai, A. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup lansia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2), 371-379. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.621
Friedman, M. (2020). Teori Dukungan Keluarga dan Perawatan Lansia. Dalam Livana, P.H. Keluarga dan Lansia: Peran Keluarga dalam Perawatan Lansia (hal. 87-90). Yogyakarta: Gadjah Mada University.
Hasyim, D. M., Asmaret, D., Sari, M., Ambarwati, E. R., & Zakka, U. (2024). SOSIALISASI STRATEGI POLA HIDUP SEHAT UNTUK LANSIA. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(4), 6974–6981. https://doi.org/10.31004/cdj.v5i4.32264
Hawari, D. (2018). Dimensi Spiritual dan Kesehatan Mental Lansia. Jurnal Psikologi Klinis, 7(3), 121-133.
Ilyas, A. N. K. (2017). Peran Posyandu Lansia Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Lanjut Usia Di Posyandu Lansia Sejahtera Kelurahan Pasirmuncang. Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus), 2(2). https://dx.doi.org/10.30870/e-plus.v2i2.2956
Julia, A., Ayub, D., & Alvi, R. R. (2023). Pengasuhan keluarga terhadap aktivitas keseharian lanjut usia di rumah. JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health, 1(1), 83-86. https://doi.org/10.57235/jetish.v1i1.57
Khoirunnisa, R., & Nurchayati, N. (2023). Kesejahteraan Subjektif pada Lanjut Usia Terlantar. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 14(1), 124–140. https://doi.org/10.26740/jptt.v14n1.p124-140
Khuzaimah, U., Anggraini, Y., Hinduan, Z. R., Agustiani, H., & Siswadi, A. G. P. (2021). Dukungan sosial dan kebahagiaan lansia penghuni panti sosial di Medan. Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 26(1), 121-142. https://doi.org/10.20885/psikologika.vol26.iss1.art7
Pujian, Y. (2017). Hubungan Kualitas Komunikasi Keluarga dan Kesejahteraan Mental Lansia. Jurnal Kesejahteraan Sosial, 3(2), 45-57.
Sastrahadi, S. S. (2022). Peran kader kesehatan terhadap kualitas hidup lanjut usia (lansia) di wilayah kelurahan kalibaru kecamatan cilincing jakarta utara tahun 2018. Berdikari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(1), 10-29. https://doi.org/10.11594/bjpmi.04.01.02
Sinambela, C. M. L. (2024). MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP LANSIA STRATEGI UNTUK KESEHATAN FISIK DAN MENTAL. Circle Archive, 1(4).
Taylor, R.J. & Chatter, L.M. (2018). Religious Activity and Social Support in Elderly Care: An Empirical Study. Journal of Gerontology, 23(4), 65-77.
Wijaya, R., Ulfiana, A., & Wahyuni, N. (2021). Aktivitas Fisik dan Kualitas Hidup Lansia: Studi Kasus di Lingkungan Keluarga. Jurnal Geriatri, 14(1), 15-28.
Wilar, M. M., Pati, A. B., & Pangemanan, S. E. (2021). Peran Pemerintah Desa Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Lanjut Usia di Desa Lowian Kecamatan Maesan Kabupaten Minahasa Selatan. GOVERNANCE, 1(2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Chansa Adhilia Dhia Feby, Khalisa Noer Afina, Zaneti Amelia Mahes

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






