Hubungan Kelengkapan Imunisasi Dasar Dengan Kejadian ISPA Pada Batita di Puskesmas Kayutangi Tahun 2024

Authors

  • Marlina Marlina Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia
  • Suhrawardi Suhrawardi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia
  • Hapisah Hapisah Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia
  • Yuniarti Yuniarti Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i8.215

Keywords:

Imunisasi, ISPA, Case Control

Abstract

ISPA mengacu pada infeksi di berbagai organ saluran pernapasan yang mengakibatkan gangguan aktivitas pernapasan normal pada individu. Indonesia adalah negara ketiga terpadat di Asia dan negara berpenghasilan rendah dengan angka kematian penyakit menular seperti ISPA dan diare sebesar 40%. Pada tahun 2023, Dinas Kesehatan kota Banjarmasin mencatat 1.762 kasus pneumonia, yang merupakan 47,4% dari perkiraan jumlah balita yang terkena pneumonia sebanyak 3.719 orang. Tujuan: untuk menganalisis hubungan riwayat kelengkapan imunisasi dengan kejadian ISPA pada batita di wilayah kerja Puskesmas Kayu Tangi Kota Banjarnasin Tahun 2024. Metode: Penelitian ini adalah survey analitikdengan pendekatan case control. Teknik sampling yang digunakan adalah Total Sampling sebanyak 102 batita yang terdaftar di rekam medis Puskesmas Kayu Tangi. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan nilai signifikansi 0,05. Hasil: Hasil uji Chi Square menunjukkan tidak ada hubungan antara riwayat kelengkapan imunisasi dengan kejadian ISPA pada batita dengan nilai p 0,290 (p<0,05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan riwayat kelengkapan imunisasi dengan kejadian ISPA pada batita di Wilayah Kerja Puskemas Kayu Tangi Kota Banjarmasin Tahun 2024

References

Ahla, A. Y., Jalpi, A., & Irianty, H. (2021). Determinan Penyakit Ispa Pada Batita Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuin Raya Kota Banjarmasin Tahun 2021. Kesehatan, 10(1), 60–74.

Aisyiah, I. K., Effandilus, E. T., & Badriah, N. (2023). Hubungan Jenis Kelamin dan Berat Badan Lahir dengan Kejadian ISPA Pada Balita. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6031-6037.

Bustan. (2015). Manajemen Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Jakarta: PT Rineka Cipta

Caniago, O., Utami, T. A., & Surianto, F. (2022). Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Ispa Pada Batita. JOMIS (Journal of Midwifery Science), 6(2), 175–184. https://doi.org/10.36341/jomis.v6i2.2199

Hidayatullah, L. M., Helmi, Y., & Aulia, H. (2016). Hubungan Antara Kelengkapan Imunisasi Dasar dan Frekuensi Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita yang Datang Berkunjung ke Puskesmas Sekip Palembang 2014. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 182-193

Ikrimah Pohan, Alprida Harahap, & Anto J. Hadi. (2023). Faktor Yang Berhubungan dengan Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Padangmatinggi Kota Padang Sidempuan. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(8), 1668–1677. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i8.3928

Lazamidarmi, D., Sitorus, R. J., & Listiono, H. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA pada Batita. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 299. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i1.1163.

Nasrudin, J. (2019). Metodologi Penelitian Pendidikan: Buku Ajar Praktis Cara Membuat Penelitian. Bandung: Pantera Publishing.

Putri, W. C., & Tahangnacca, M. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA Pada Anak Balita 1-4 Tahun di Jawa Timur.

Rahmah, H. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Batita (12 – 59 Bulan) Di Indonesia Tahun 2018. Kesehatan, 1–139.

Rahmi, N., & Husna, A. (2018). Faktor Yang Mempengaruhi Kelengkapan Imunisasi Dasar pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Journal of Healthcare Technology, 209-222.

Tanjung, I. C., Rohmawati, L., & Sofyani, S. (2017). Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap dan Faktor Yang Memengaruhi. Sari Pediatri Journal, 86-90

Downloads

Published

2025-01-18

How to Cite

Marlina, M., Suhrawardi, S., Hapisah, H., & Yuniarti, Y. (2025). Hubungan Kelengkapan Imunisasi Dasar Dengan Kejadian ISPA Pada Batita di Puskesmas Kayutangi Tahun 2024. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(8), 1163–1168. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i8.215

Issue

Section

Articles