Hubungan Lama Penggunaan Kontrasepsi Suntik 3 Bulan dengan Kejadian Spotting di PMB Bakti Ibu Martapura
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i8.242Keywords:
kejadian spotting, kontrasepsi suntik 3 bulan, IbuAbstract
Latar Belakang: Spotting keluarnya darah dari vagina diluar siklus menstruasi yang sedikit berupa bercak. Data dari WHO lebih dari 50% pengguna kontrasepsi suntik 3 bulan mengalami spotting. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di PMB Bakti Ibu Martapura didapati sebanyak 11 orang akseptor menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan sebanyak 7 (77%) akseptor dengan lama penggunaan ≤ 1 tahun mengalami spotting. Dampak kejadian spotting dapat menyebabkan terjadinya anemia, iritasi genetalia, perasaan cemas, stress dan mudah tersinggung. Tujuan : Mengetahui hubungan lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kejadian spotting di PMB Bakti Ibu Martapura. Metode Penelitian : Penelitian analitik dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi sejumlah 280 akseptor, teknik sampling yaitu sampling jenuh. Variabel dalam Penelitian ini kejadian spotting dan lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan. Data yang digunakan adalah data sekunder yang didapat dari register KB dilakukan uji menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian : Kejadian spotting sebanyak 84 orang (30%) dengan lama penggunaan > 1 tahun sebanyak 189 akseptor (67,5%) lama penggunaan < 1 tahun. Uji Chi Square menunjukkan p-value 0,000, (p<0,05), artinya Ada hubungan lama penggunaan kontrasepsi suntik dengan kejadian spotting pada akseptor di PMB Bakti Ibu Martapura. Kesimpulan : Bahwa lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan saling mempengaruhi dengan kejadian spotting. Saran : Diharapkan tenaga kesehatan terus memberikan edukasi kepada pasangan usia subur tentang dampak kontrasepsi suntik 3 bulan sehingga pasangan usia subur dapat mempertimbangkan dan mendiskusikan pemilihan alat kontrasepsi yang akan digunakan
References
A Adiputra et al. (2021). Metode Penelitian Kesehatan. Denpasar: Yayasan Kita Menulis
Affandi. 2015. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo
Baziad. 2017. Kontrasepsi Hormonal. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono BKKBN. 2016. Informasi Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: BKKBN
BKKBN Kalimantan Selatan. (2023). Data SDKI Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2017. Banjarmasin: BKKBN Kalsel.
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. (2022). Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan dalam angka 2022. Banjarmasin.
Fauzy A. (2019). Metode Sampling. Tanggerang: Universitas Terbuka
Dewi, A. D. C. 2018. Gambaran Efek Samping Kb Suntik Depo Medroksi Progesteron Asetat Pada Akseptor. Jurnal'Aisyiyah Medika.
Dong YH, Peng F Le, Li H and Men YQ (2023). Spatial Autocorrelation and Spatial Heterogeneity of Underground Parking Space Development in Chinese Megacities Based on Multisource Open Data. Applied Geography, 153(December 2021). doi: 10.1016/j.apgeog.2023.102897.
Ernawati, S., Nonon, S., & Suprihatin.(2017). Manajemen Kesehatan Menstruasi.Jakarta : Universitas Nasional.
Hartini, L., & Prabusari, O.H. (2019). Hubungn Tingkat Pengetahuan Ibu dan Usia terhadap Penggunaan Alat Kontrasepsi Suntik. Jurnal Kesmas Asclepius, 1(1), 65-74.
Irawati, D. (2018). Hubungan Pekerjaan dan Pengetahuan dengan Ketepatan Kunjungan Ulang KB Suntik 3 Bulan di Polindes Anyelir Desa Bendung Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto. Medica Majapahit, 5(2), 56-67.
Irianto, K. (2014). Pelayanan Keluarga Berencana. Bandung : Alfabeta
Kementrian Kesehatan Repubik Indonesia. 2020. Profil Kesehatan Tahun 2020. Jakarta: Kemenkes RI
Kemenkes. (2021). Pedoman Pelayanan Kontrasepsi dan Keluarga Berencana.
Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Laila. 2019. Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dropout Kontrasepsi Suntik 3 Bulan Di Puskesmas Mojo Surabaya (Doctoral Dissertation, Universitas Airlangga)
Lina. 2015. Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Unmet Need KB Di Kelurahan Kemijen Kecamatan Semarang Timur Tahun 2011. Tesis Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Dipenogoro.
Kurniawan T. 2016. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Alat Kontrasepsi Suntik. Skripsi : REFERENSI/16200-48408-1- PB.pdf
Mahendra et al. (2023). Dampak Penggunaan Suntik KB Selama 3 Bulan Terhadap Kejadian
Irwan. (2017). Etika dan Perilaku Kesehatan. Cv. Absolut Media.
Kemenkes RI (2020). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI (2023). Buku Saku Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil Dan Remaja Putri. In IEEE Sensors Journal (Vol. 5, Issue 4).
Kemenkes RI (2023) Profil Kesehatan Indo-nesia, Pusdatin.Kemenkes.Go.Id. Available at: https://www.kemkes.go.id/downloads/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-2022.pdf.
Octasari, F. 2018 Hubungan Jenis dan Lama Penggunaan Kontrasepsi Hormonal terhadap Gangguan Menstruasi di Kelurahan Binjai. Vol. 1 No. 3.
Pasaribu, S.B. et al. (2022) Metodologi Penelitian Untuk Ekonomi dan Bisnis. Banten: Media Edu Pustaka.
Profil Puskesmas Kelayan Dalam, Tahun 2023
Qomusuddin, Fanani, I. and Romlah, S. (2023) Analisis Data Kuantitatif dengan Program Lisrel 8.8. Yogyakarta: Budi Utama.
Rahayu, N. K. S. (2022). Hubungan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Zat Besi dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Trimester III Di Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Utara.
Rojulani, H. (2022). Hubungan Pengetahuan ibu hamil dengan kejadian anemia dalam kehamilan di Puskesmas Batang Bulu kec. Barumun Selatan Kab. Padang Lawas Tahun 2022. Fakulta Kesehatan Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidimpuan.
Siyoto, S. and Sodik, M.A. (2015) Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publishing.
Sulistyawaty A. (2018). Pelayanan Keluarga Berencana. Salemba Medika. Jakarta
Saifuddin,. 2016. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Raihana Raihana, Isnaniah Isnaniah, Efi Kristiana, Rafidah Rafidah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






