Hubungan Usia Ibu, Paritas Dan Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil Terhadap Kejadian Pre Eklampsi Di Puskesmas Pelambuan Tahun 2024
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i8.247Keywords:
Preeklampsia, usia, paritas, kenaikan berat badanAbstract
Latar Belakang: Penyebab tingginya AKI di Indonesia pada tahun 2020 adalah hipertensi dalam kehamilan sebanyak 1.066 kasus (25,2%), sekota Banjarmasin, 5 kasus disebabkan akibat dari Hipertensi dalam kehamilan (Hipertensi, Preeklampsia, Eklamsi). Berdasarkan studi pendahuluan di Puskesmas Pelambuan ditemukan sebanyak 8 (9,30%) kasus preeklampsia pada tahun 2023 dan ditemukan sebanyak 6 kasus pada Januari-Juni tahun 2024. Tujuan: Mengindentifikasi dan menganalisa hubungan usia ibu, paritas dan kenaikan berat badan ibu hamil terhadap kejadian preeklampsia di Puskesmas Pelambuan. Metode Penelitian Menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan case control. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil triwulan II dan triwulan III di Puskesmas Pelambuan sejumlah 988 orang. Pengambilan jumlah sampel menggunakan perbandingan 1:2 menggunakan teknik simple random sampling, Instrumen penelitian menggunakan buku register dan kohort ibu hamil di Puskesmas Pelambuan. Analisis data yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil penelitian Didapatkan bahwa dari 57 ibu hamil, responden yang mengalami kejadian preeklampsia 19 orang (33,33%). Responden usia berisiko 30 orang (52,60%). Responden dengan paritas tidak aman 26 orang (45,60%). Responden dengan kenaikan berat badan tidak normal 24 orang (42,10%). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan usia ibu hamil (ρ = 0,024) terhadap kejadian preeklampsia di Puskesmas Pelambuan. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan paritas (ρ = 0,851) dan kenaikan berat badan (ρ = 0,255) terhadap kejadian preeklampsia di Puskesmas Pelambuan. Kesimpulan: Adanya hubungan usia ibu hamil terhadap kejadian preeklampsia, tidak ada hubungan paritas dan kenaikan berat badan terhadap kejadian preeklampsia
References
Amalia Yunia Rahmawati. (2020). Hubungan Indeks Masa Tubuh (IMT), Usia, Dan Paritas Ibu Dengan Kejadian Preeklamsia Di RSUD DR. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Periode Januari 2019 – Juni 2019. 2019(July), 1–23.
Amalina, N., Kasoema, R., & Mardiah, A. (2022). Jurnal voice of midwifery. Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil., 08(01), 723–733.
Buku ini di tulis oleh Dosen Universitas Medan Area Hak Cipta di Lindungi oleh Undang-Undang Telah di Deposit ke Repository UMA pada tanggal 27 Januari 2022. (2022).
Cunningham. Obstetri Williams. 1st ed. Jakarta: EGC; 2013
Dinas, K. (2023). Profil Kesehatan Tahun 2023 Kota Banjarmasin. 70–180.
Emilia O. Tetap Bugar Dan Energik Selama Hamil. Jakarta: PT. Agro Media Pustaka; 2010.
Haslan, H., & Trisutrisno, I. (2022). Dampak Kejadian Preeklamsia dalam Kehamilan Terhadap Pertumbuhan Janin Intrauterine. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11, 445–454. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i2.810
Kemenkes. (2018). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018
Komariah, S., & Nugroho, H. (2020). Hubungan Pengetahuan, Usia Dan Paritas Dengan Kejadian Komplikasi Kehamilan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Aisyiyah Samarinda. Kesmas Uwigama: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 83–93. https://doi.org/10.24903/kujkm.v5i2.835
Kurniasari, D., & Arifandini, F. (2019). Hubungan Usia, Paritas dam Diabetes Mellitus Pada kehamilan Dengan Kejadian Preeklamsia Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbia Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2014. Jurnal Kesehatan Holistik, 9(3), 142–150.
Nurulita Imansari, U. K. (2023). Buku Ajar Metodologi Penelitian Untuk Pendidikan kejuruan (Issue 85).
Syahdrajat. (2015).panduan-menulis_compress.pdf. (n.d.).
Peratama, A., Kusumajaya, H., & Agustin, A. (2023). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklamsia pada Ibu Hamil. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(2), 617–626. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i2.1526
Praxis. (2022). Title. Journal of Economic Perspectives, 2(1), 1–4.
Riset Kesehatan Dasar. (2023). Riskesdas tahun 2023. 118. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI
Sammour, M. B., El-Kabarity, H., Fawzy, M. M., & Schindler, a. E. (2011). Prevention and treatment of pre-eclampsia and eclampsia. In Journal of Steroid Biochemistry & Molecular Biology (Vol. 97).
Savage, W. (2009). Guidelines for Women’s Health Care. A Resource Manual 3rd Edition. In Journal of Obstetrics and Gynaecology (Vol. 29, Issue 1). https://doi.org/10.1080/01443610802628957
Shofia, M., Badriah, D. L., Febriani, E., & Mamlukah, M. (2022). Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Ciawi Kabupaten Tasikmalaya 2022. Journal of Midwifery Care, 3(01), 116–125. https://doi.org/10.34305/jmc.v3i01.611
Waryana. Gizi Reproduksi. Yogyakarta: Pustaka Rihama; 2010
Yuliastuti dkk. (2018). Hubungan Pendidikan dan Paritas Ibu dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil. Dinamika Kesehatan, 5(2), 109–117.
Yunus, N., Nurlinda, A., & Alwi, M. K. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Sikap terhadap Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Puskesmas Tangeban Kecamatan Masama Kabupaten Banggai. Journal of Muslim Community Health (JMCH), Vol. 2(2), hal. 1-14.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Novia Rahmatika, Tri Tunggal, Erni Yuliastuti, Rubiati Hipni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






