Hubungan Berat Badan Bayi dan Usia Kehamilan dengan Kejadian Ikterus Neonatorum Pada Bayi di RSUD H. Boejasin Pelaihari
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i8.257Keywords:
Berat Badan Bayi, Usia Kehamilan,Ikterus NeonatorumAbstract
Latar Belakang: Banyaknya bayi yang mengalami ikterus neonatorum di RSUD H. Boejasin Pelaihari, dimana terjadi peningkatan jumlah bayi yang ikterus dari tahun sebelumnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan berat badan bayi dan usia kehamilan dengan kejadian ikterus neonatorum pada bayi. Metode: Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian case control. Subjek penelitian ini 330 bayi di RSUD H. Boejasi Pelaihari dengan teknik sampling Simple Random Sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah berat badan bayi dan usia kehamilan, dan variabel dependen adalah kejadian ikterus neonatorum. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dan dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menggunakan berat badan bayi normal sebanyak 221 bayi (67%), dan usia kehamilan aterm 37-40 minggu sebanyak 220 bayi (66,7%). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan berat badan bayi (ρ-value 0,000 < α 0,05) dan usia kehamilan (ρ-value 0,000 < α 0,05) dengan kejadian ikterus neonatorum. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara berat badan bayi dan usia kehamilan dengan kejadian ikterus neonatorum.
References
Abdullah, K. et al. (2021) Metodologi Penelitian Kuantitatif, PT Rajagrafindo Persada.
Cipta.Nugraheni, H. (2017) Perilaku Kesehatan. Yogyakarta: Leutikaprio.
Dewi, R. A., & Dewi, S. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ikterus Pada Bayi Baru Lahir Di Rsia Budhi Asih Purwokerto Tahun 2021. NERSMID: Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, 6(2), 130-138.
Di, L., Aura, R. S., Kabupaten, S., Tahun, K., Putri, M. S., Titisari, I., & Setyarini, A. I. (2017). ISSN Cetak 2303-1433 ISSN Online: 2579-7301. 6(1), 101–108.
HASRATATI, P. (2023). Hubungan Berat Badan Bayi Terhadap Kejadian Ikterus Neonatorum Setelah Terjadinya Sepsis Neonatorum Pada Bayi Baru Lahir.
Kiarapedes, K. et al. (2020) ‘Journal of Holistic and Health Sciences V o l . 5 , N o. 2 , J u l i - D e s e m b e r 2 0 2 1 | 69 HUBUNGAN BERAT BADAN
Kemenkes RI. 2022. Profil Kesehatan Indonesia 2022. Jakarta
Kemenkes RI (2020) Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Standar Antropometri Anak. Jakarta.
Lamdayani, R., Angeriani, R., & Nopia, E. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Hiperbilirubinemia Pada Bayi Baru Lahir. Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Maarif Baturaja, 7(1), 50-64.
Latief, K., & Rofiatun, R. (2023). Hubungan Jenis Persalinan, Masa Gestasi Dan Asupan Asi Dengan Kejadian Ikterus Neonatorum Di Puskesmas Tapos Tahun 2023. Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi, 1(3), 69-84.
Manila, Hartati Deri et al. 2022. “Analisis Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ikterus Neonatorum Fisiologis.” Jurnal Kesehatan 13(3): 449–54.
Merianti, L. (2022). Faktor Determinan Kejadian Ikterik Neonatorum Pada Bayi Di Rsud Sawahlunto. Coping: Community of Publishing in Nursing, 10(2), 212.
Murekatete, Claudine, Muteteli, Claudine, Nsengiyumva, Richard, & Chironda, Geldine. (2020). Neonatal Jaundice Risk Factors at a District Hospital in Rwanda. Rwanda Journal of Medicine and Health Sciences, 3(2), 204–213.
Notoatmodjo, S. (2014) Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Nugrawati. dan Amriani. 2021. Buku Ajar Asuhan Kebidanan pada Kehamilan. Indramayu Jawa Barat : CV. Adanu.Abimata.
Pramudieta, E. et al. (2019) ‘Hubungan Status Gizi Ibu Saat Hamil Dengan Berat Lahir Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Pegantenan Pamekasan’, Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 7(3), pp. 181–185. doi: 10.14710/jmki.7.3.2019.181-185.
Pratiwi M. Arantika dan Fatimah, 2019. Patologi Kehamilan. Pustaka Baru Press, Yogyakarta.
Purborini, S. F. A., & Rumaropen, N. S. (2023). Hubungan Usia, Paritas, dan Tingkat Pendidikan dengan Kehamilan Tidak Diinginkan Pada Pasangan Usia Subur di Surabaya. Media Gizi Kesmas, 12(1), 207–211. https://doi.org/10.20473/mgk.v12i1.2023.207-211
Ramadhita, I., Darmayanti, & Rusmilawaty. (2020). Faktor Yang Berhubungan Dengan Ketuban Pecah Dini Di RSD Idaman Banjarbaru Tahun 2018. JurnalKebidananBestari,2(1),158.http://www.ejurnalbidanbestaripoltekkesbjm.com/index.php/JKB/article/view/38/31
Riskesdas. 2018. Riskesdas Riset Kesehatan Dasar Nasional. Jakarta.
Saifudin (2018) Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: Bina Pustaka.
Salem, Y. H. A. et al. (2013) ‘Effect of Nutritional Status on Growth Pattern of Stunted Preschool Children in Egypt’, Academic Journal of Nutrition, 2(1),pp. 1–09. doi: 10.5829/idosi.ajn.2013.2.1.7466.
Saputra, L. and Lockhart, A. (2020) Asuhan Kebidanan Fisiologis dan patologis.Tanggerang: Binarup Aksara.
Sibuea, M. D., Tendean, H. M. M. and Wagey, F. W. (2019) ‘Persalinan Pada Usia ≥ 35 tahun Di Rsu Prof. Dr. R. D. Kandou Manado’, Jurnal e-Biomedik, 1(1), pp.484–489. doi:0.35790/ebm.1.1.2013.4587.
Sidik Priadana (2021) Metode penelitian kuantitatif. Jakarta
Sinta, L. El et al. (2019) Buku Ajar Asuhan Kebidanan Pada Neonatus, Bayi Dan Balita. Sidoarjo: Indomedia Pustaka.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sulistyorini, S. (2018). Hubungan berat badan lahir bayi dan usia gestasi dengan kejadian ikterus neonatorum di RS. Muhammadiyah Palembang. Masker Medika, 6(2), 377-382.
Tyastuti, S. (2020) Asuhan kebidanan Kehamilan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Widianingsih, D. (2020) ‘Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah Pada Ibu Melahirkan Di Ruang Perinatologi Rumah Sakit Umum Daerah 45 Kuningan’.
Widiawati, Susi. 2017. “Hubungan Sepsis Neonatorum , BBLR Dan Asfiksia Dengan Kejadian Ikterus Pada Bayi Baru Lahir.” Riset Informasi Kesehatan 6(1): 52–57.
Yaestin, N. A., & Anjarwati, A. (2017). Hubungan berat badan lahir rendah dengan kejadian ikterus di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Linda Maya Sari, Rusmilawaty Rusmilawaty, Fitria Jannatul Laili, Suhrawardi Suhrawardi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






