Hubungan Riwayat Kelahiran Asfiksia Dengan Kejadian Epilepsi Pada Anak Di RSUD dr H Andi Abdurrahman Noor Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2023

Authors

  • Anastasia Purba Puspita Yudha Training Tyastuti Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia
  • Rita Kirana Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia
  • Megawati Megawati Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia
  • Hapisah Hapisah Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia
  • Suhrawardi Suhrawardi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i8.261

Keywords:

Asfiksia, Epilepsi pada Anak, Anak

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data WHO (2024) sekitar 50% kasus epilepsi   di seluruh dunia belum diketahui penyebabnya. Pada tahun 2023, epilepsi pada anak di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor sebanyak 39 kasus. Asfiksia  meningkatkan risiko berbagai gangguan neurologis seperti epilepsi. Tujuan : untuk mengetahui apakah ada hubungan riwayat kelahiran asfiksia dengan kejadian epilepsi pada anak di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2023. Tujuan penelitian Tujuan pada penelitian ini adalah mengetahui hubungan riwayat kelahiran asfiksia dengan kejadian epilepsi pada anak di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2023. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case control. Sumber data dari rekam medis pasien anak yang terdiagnosis epilepsi. Variabel yang dianalisis meliputi riwayat kelahiran asfiksia dan kejadian epilepsi. Analisis data menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara kedua variable. Hasil Penelitian : Dari 41 responden dengan riwayat kelahiran asfiksia terdapat 37 responden (94.9 %) yang mengalami epilepsi, dan 115 responden dengan riwayat kelahiran tidak asfiksia terdapat 2 responden (5,1%) yang mengalami epilepsi. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara riwayat kelahiran asfiksia dengan kejadian epilepsi pada anak  (p < 0,05). Kesimpulan ; Penelitian ini  menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara riwayat kelahiran asfiksia dengan kejadian epilepsi pada anak. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk peningkatan deteksi dini dan penanganan lebih lanjut bagi anak dengan riwayat asfiksia.

References

Br. Sihaloho, Betaria Indrianti. 2019. Gambaran Karakteristik Epilepsi Pada Pasien Anak Di Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan Periode Tahun 2012-2017. Universitas HKBP Nommensen

Ekasari, W. U., Wati, D. S., & Saputri, E. R. (2024). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Asfiksia Pada Bayi Baru Lahir Aterm. Indonesia Jurnal Kebidanan, 8(1), 22-28.

Harsono. Epilepsi. (Edisi Ketiga). Yogyakarta, Indonesia: Gadjah Mada University Press; 2024.

Handriyati, A., Utami, T. M., & Halim, W. (2024). Karakteristik Penderita Epilepsi Pada Anak Di Rsu Anutapura Palu. Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan, 6(1), 387-394.

Indah, L. R. (2021). Hubungan Riwayat Asfiksia Dengan Perkembangan Anak Usia 1-5 Tahun Di Puskesmas Jetis Kota Yogyakarta (Doctoral Dissertation, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta).

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Velasquez-Minoli, J. P., Cardona-Ramirez, N., Garcia-Arias, H. F., Restrepo-Restrepo, F., & Porras-Hurtado, G. L. (2024). Clinical-functional correlation with brain volumetry in severe perinatal asphyxia: a case report. Italian Journal of Pediatrics, 50(1), 66.

Downloads

Published

2025-01-20

How to Cite

Tyastuti, A. P. P. Y. T., Kirana, R., Megawati, M., Hapisah, H., & Suhrawardi, S. (2025). Hubungan Riwayat Kelahiran Asfiksia Dengan Kejadian Epilepsi Pada Anak Di RSUD dr H Andi Abdurrahman Noor Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2023. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(8), 1420–1425. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i8.261

Issue

Section

Articles