Hubungan Pola Pemberian makanan Pada Balita Dengan Kejadian Stunting di Desa Hilir Muara Wilayah Kerja Puskesmas Kotabaru Tahun 2024

Authors

  • Selvia Roslinawati Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia
  • Tri Tunggal Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia
  • Erni Yuliastuti Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia
  • Yuniarti Yuniarti Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i8.272

Keywords:

stunting, pola pemberian makan, balita

Abstract

Latar Belakang: Di Kabupaten Kotabaru memiliki 28 puskesmas. Dari data cakupan gizi Kotabaru yaitu Puskesmas Kotabaru yang memiliki 6 desa dengan 630 balita dengan balita  stunting berjumlah 40 balita (6,35%). Dari keseluruhan data Desa Hilir Muara memiliki balita stunting pada tahun 2024 yaitu 23 balita (7,69%) dari 299 balita yang ditimbang. Tujuan penelitian : Menganalisis pola pemberian makan  pada balita dengan kejadian Stunting yang ada di Desa Hilir Muara Wilayah Kerja Puskesmas Kotabaru tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan studi analitik korelasional dengan pendekatan  case-control. Populasi penelitian ini anak usia 12-59 bulan  sebanyak 299 balita. Sampel berjumlah 69 balita. Sampel kasus stunting 23 balita dan sebagai kontrol 46 balita dengan perbandingan 1:2. Dengan tekhnik simple random sampling .Pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square untuk menguji hubungan antara variabel pola pemberian makan dengan kejadian stunting. Hasil Penelitian : Penelitian  menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola pemberian makan dengan  kejadian stunting. Data hasil Univariat untuk pemberian makan tidak tepat pada kelompok tidak stunting berjumlah 46 responden, di dapatkan sebanyak 10 responden (21,70) dan pemberian makan yang tepat 36 responden (78,3%) hasil uji chi square p-value = 0,000 Kesimpulan terdapat hubungan antara pola pemberian makan dengan  kejadian stunting.

References

Agustina, m., amin, f. a., & Arbi, a. (2022). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 24-59 bulan di Wilayah Puskesmas Kuta Cot Glie Kecamatan Kuta Cot Glie Kabupaten Aceh besar tahun 2022. Journal of Health and Medical Science, 19-28.

Loya, r. r. p., & Nuryanto, n. (2017). Pola Asuh Pemberian Makan Pada Bayi Stunting Usia 6-12 Bulan Di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur. Journal Of Nutrition College, 6(1), 84-95.

Marmi dan Kukuh R., 2012, Asuhan Neonatu

Nakamura Y. Maternal and Child Health Handbook in Japan. JMAJ.Vol. 59 No.4. JulyAugust 2010. Hal. 259-265.

Sari, E. N. I., Khasanah, S. U., Angelina, R. D., NurFadila, S. L., Hadisyaputri, A. O., Utomo, T. O., & Tricahyanti, A. (2024). Pemberdayaan generasi muda dan pola hidup sehat dalam pencegahan stunting. Penerbit Tahta Media.

Downloads

Published

2025-01-21

How to Cite

Roslinawati, S., Tunggal, T., Yuliastuti, E., & Yuniarti, Y. (2025). Hubungan Pola Pemberian makanan Pada Balita Dengan Kejadian Stunting di Desa Hilir Muara Wilayah Kerja Puskesmas Kotabaru Tahun 2024. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(8), 1478–1482. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i8.272

Issue

Section

Articles