Hubungan Paritas Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Lontar Kabupaten Kotabaru Tahun 2024

Authors

  • Romewahni Br Damanik Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia
  • Tri Tunggal Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia
  • Erni Yuliastuti Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia
  • Efi Kristiana Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i8.307

Keywords:

Paritas, Anemia, Ibu Hamil Trimester III

Abstract

Latar Belakang : Anemia selama kehamilan, terutama pada trimester III menjadi penyebab utama komplikasi kehamilan dan persalinan. Salah satu faktor risiko anemia adalah paritas, semakin tinggi paritas semakin besar risiko anemia akibat berkurangnya cadangan zat besi tubuh. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Lontar, Kabupaten Kotabaru, tahun 2024. Metode: Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan sampel 38 ibu hamil trimester III. Data diperoleh dari buku Buku Khohort Ibu Hamil dan buku KIA. Data di analisa menggunakan uji statistic Chi-Square. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa 63,2% ibu hamil mengalami anemia dengan kadar Hb <11 g/dL, dan sebanyak 57,9% ibu memiliki paritas yang berisiko tinggi (≥3). Sementara, analisis uji statistik Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara paritas dengan kejadian anemia (p = 0,000), di mana ibu dengan paritas tinggi memiliki prevalensi anemia lebih besar (95,5%) dibandingkan paritas rendah (10,5%). Kesimpulan: Paritas yang tinggi menjadi faktor risiko signifikan terhadap kejadian anemia pada ibu hamil trimester III. Maka, penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi kesehatan dan intervensi gizi untuk mencegah anemia pada ibu hamil.

References

Hardani, Auliya, N.H. et al. (2020) Buku Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: CV Pustaka Ilmu.

Hutahaean, N., Hadi, A. J., & Asriwati. (2020). Analisis Faktor Risiko Anemia pada Ibu Hamil di Klinik Pratama Martua Sudarlis Medan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 185–192

Minasi, A., Susaldi, S., Nurhalimah, I., Imas, N., Gresica, S., & Candra, Y. (2021). Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil. Open Access Jakarta 55 Journal of Health Sciences, 1(2), 57–63. https://doi.org/10.53801/oajjhs.v1i3.2

Noviana (2019). ‘Kehamilan Dengan Anemia’, Pp. 9–31.

Wahyuni, D., Rohmatin, H., & Farianingsih. (2023). Hubungan Antara Usia Ibu dan Paritas dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Jatiroto Kabupaten Lumajang. Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan, 15(2), 64–74.

Downloads

Published

2025-01-22

How to Cite

Damanik, R. B., Tunggal, T., Yuliastuti, E., & Kristiana, E. (2025). Hubungan Paritas Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Lontar Kabupaten Kotabaru Tahun 2024. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(8), 1575–1580. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i8.307

Issue

Section

Articles