Gambaran Stimulasi Psikososial Pada Balita Stunting Usia 24-60 Bulan Di Desa Karanganyar Kecamatan Kedungbanteng

Authors

  • Eza Haikal Kautsar Universitas Bhamada Slawi, Indonesia
  • Wisnu Widyantoro Universitas Bhamada Slawi, Indonesia
  • Ratna Widhiastuti Universitas Bhamada Slawi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i9.329

Keywords:

Stimulasi Psikososial, Stunting, Balita

Abstract

Stunting adalah keadaan dimana anak mengalami keterlambatan pertumbuhan, yaitu anak yang memiliki tubuh pendek. Stunting dapat dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, salah satunya stimulasi psikososial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran stimulasi psikososial pada balita stunting usia 24-60 bulan di Desa Karanganyar Kecamatan Kedungbanteng. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Populasi pada penelitian ini orangtua balita stunting usia 24-60 bulan. Sampel pada penelitian ini adalah 56 responden menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar orangtua berperan cukup sebanyak 30 responden (53,6%), pada indikator baik 15 responden (26,8%), dan kurang 11 responden (19,6%). Berdasarkan penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan dan pertimbangan bagi orangtua dalam menerapkan stimulasi psikososial yang baik pada anak, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan pada anak.

References

Adriani, M., & Wirjatmadi, B. (2012). Pengantar Gizi Masyarakat. Jakarta: Kharisma Putra Utama.

Amelia, & Amanda. (2014). Hubungan Asupan Zat Gizi (Energi, Protein, Besi Dan Seng), Stunting Dan Stimulasi Psikososial Dengan Status Motorik Anak Usia 3-6 Tahun Di Paud Wilayah Binaan Puskesmas Kecamatan Kebayoran. 13(3), 287–296.

Bradley, R. H., Caldwell, B. M., Rock, S. L., Ramey, C. T., Barnard, K. E., Gray, C., Hammond, M. A., Mitchell, S., Gottfried, A. W., Johnson, D. L., & Siegel, L. (1989). Home Environment and Cognitive Development in the First 3 Years of Life : A Collaborative Study Involving Six Sites and Three Ethnic Groups in North America. 25(2).

Cahyaningsih, & Sulistyo, D. (2011). Pertumbuhan Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: CV. Trans Info Media.

Cholifah, T. N., Degeng, I. N. S., & Utaya, S. (2016). Pengaruh latar belakang tingkat pendidikan. Jurnal Pendidikan, 1, 486–491.

Dinkes Kab. Tegal. (2022). Profil Kesehatan Kabupaten Tegal Tahun 2021. 1, 1–131. http://www.dinkes.tegalkab.go.id

Fitriana Herarti. (2022). Cegah dan Tangani Stunting melalui Stumulasi psikososial dan Mengembangkan kelekatan pada anak. Cegah Stunting Itu Penting. https://www.cegahstunting.com/post/cegah-dan-tangani-stunting-melalui-stimulasi-psikososial-dan-mengembangkan-kelekatan-pada-anak

Haditono, S. (1997). Achievement Motivation, Parent’s Educational Level and Child Rearing Practice in Four Occupational Groups. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Hayuningtyas, R. D., Farida, S., & Nurwijayanti. (2019). Peranan Stimulasi Psikososial Dalam Mengoptimalkan Perkembangan Usia Toddler.

Islamiyati, & Sadiman. (2018). Stimulasi Psikososial Keluarga oleh Orang Tua terhadap Perkembangan Anak Usia 48-60 Bulan. Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai, 11(2), 65. https://doi.org/10.26630/jkm.v11i2.1774

Jeong, J., Kim, R., & Subramanian, S. V. (2018). How consistent are associations between maternal and paternal education and child growth and development outcomes across 39 low-income and middle-income countries. Journal of Epidemiology and Community Health, 72(5), 434–441. https://doi.org/10.1136/jech-2017-210102.

Kemenkes. (2018). Mengenal Stunting dan Gizi Buruk. Penyebab, Gejala, Dan Mencegah. Kementrian Kesehatan Direktorat Promosi Kesehatan Dan Pemberdayaan Masyarakat. https://promkes.kemkes.go.id/?p=8486

Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indo-nesia. In Pusdatin.Kemenkes.Go.Id. https://www.kemkes.go.id/downloads/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-2021.pdf

Latifa, E., Hastuti, D., & & Latifah, M. (2010). Pengaruh Pemberian ASI dan Stimulasi Psikososial terhadap Perkembangan Sosial-Emosi Anak Balita pada Keluarga Ibu Bekerja dan Tidak Bekerja. Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 35–45(3(1)). https://doi.org/10.24156/jlkk.2010.3.1.35

Masrul. (2019). Gambaran Pola Asuh Psikososial Anak Stunting dan Anak Normal di Wilayah Lokus Stunting Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat Sumatera Barat. Jurnal Kesehatan Andalas, 112–116(8(1)).

Mugianti, S., Mulyadi, A., Anam, A. K., & Najah, Z. L. (2018). Faktor Penyebab Anak Stunting Usia 25-60 Bulan di Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 5(3), 268–278. https://doi.org/10.26699/jnk.v5i3.art.p268-278

Mulyanti, S., Chundrayetti, E., & Masrul, M. (2017). Hubungan Stimulasi Psikososial dengan Perkembangan Anak Usia 3-72 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Begalung Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 6(2), 340. https://doi.org/10.25077/jka.v6i2.701

Nancye, P. (2021). Stimulasi Perkembangan Psikososial Anak Usia Pra Sekolah. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 26–34. https://doi.org/10.47560/pengabmas.v2i2.302

Nurmaliza, N., & Herlina, S. (2019). Hubungan Pengetahuan dan Pendidikan Ibu terhadap Status Gizi Balita. Jurnal Kesmas Asclepius, 1(2), 106–115. https://doi.org/doi: 10.31539/jka.vli2.578

Puskesmas. (2023). Profil Kesehatan Puskesmas Kedungbanteng Tahun 2023 (pp. 1–31).

Rachman, R. Y., Nanda, S. A., Larassasti, N. P. A., Rachsanzani, M., & Amalia, R. (2021). Hubungan Pendidikan Orang Tua Terhadap Risiko Stunting Pada Balita: a Systematic Review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(2), 61–70. https://doi.org/10.31004/jkt.v2i2.1790

Rahmawati, D., & Agustin, L. (2020). Cegah Stunting Dengan Stimulasi Psikososial dan Keragaman Pangan. In Cegah stunting dengan stimulasi psikososial dan keragaman pangan. AE Publishing. https://drive.google.com/file/d/1iMacZ5mwwoB25q7nOQwfM-NbGKvR_Ote/view

Setiawan, E., Machmud, R., & Masrul, M. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kecamatan Padang Timur Kota Padang Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(2), 275. https://doi.org/10.25077/jka.v7i2.813.

Soetjiningsih. (2012). Tumbuh Kembang Anak. Jakarta : EGC.

Susanto, A. (2011). Perkembangan Anak Usia Dini. Kencana. https://books.google.co.id/books?id=0qRPDwAAQBAJ

Warsito, O., Khomsan, A., Hernawati, N., & Anwar, F. (2012). Relationship between nutritional status, psychosocial stimulation, and cognitive development in preschool children in Indonesia. Nutrition Research and Practice, 6(5), 451–457. https://doi.org/10.4162/nrp.2012.6.5.451

WHO. (2007). Mental health and psychosocial well–being among children in severe food shortage situations. International Journal of Psychology, 13(4), 333–342. http://www.who.int/child_adolescent_health/documents/msd_mer_06_1/en/index.html

World Health Organization. (2015). Stunting in a nutshell. World Health Organization. https://www.who.int/news/item/19-11-2015-stunting-in-a-nutshell

Yulnefia, & Sutia, M. (2022). Hubungan Riwayat Penyakit Infeksi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-36 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar. Jambi Medical Journal, 10(1), 154–163.

Downloads

Published

2025-02-06

How to Cite

Kautsar, E. H., Widyantoro, W., & Widhiastuti, R. (2025). Gambaran Stimulasi Psikososial Pada Balita Stunting Usia 24-60 Bulan Di Desa Karanganyar Kecamatan Kedungbanteng. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(9), 1735–1746. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i9.329

Issue

Section

Articles