Pengaruh Waktu Kontak Injeksi Pompa Udara Pada Air Limbah Buangan Puskesmas Sebatung Ditinjau Dari Parameter Bod
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i10.353Keywords:
waktu kontak, aerasi, buangan puskesmasAbstract
Salah satu jenis air limbah yang menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan adalah limbah dari fasilitas kesehatan dengan kandungan organik yang tinggi pada parameter BOD (Biochemical Oxygen Demand) yang menyebabkan turunnya oksigen perairan. Hal ni bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu kontak njeksi pompa udara pada air limbah puskesmas terhadap penurunan kadar parameter BOD dengan menggunakan metode aerasi dengan cara menambahkan gelembung udara melalui pompa air udara yang dimasukan ke bak air limbah. Jenis penelitian ni merupakan penelitian eksperimen. Dari desain penelitian ni akan ada pemeriksaan BOD sebelum dan sesudah di beri perlakuan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ni adalah teknik grab sampling (sampel sesaat) pengambilan sampel dilakukan secara ntensif untuk jangka waktu lebih pendek. Penelitian ni menggunakan perlakuan variasi waktu setiap 30 menit sebanyak 5 variasi waktu dan 0 menit sebagai kontrol. Dari hasil penelitian ni menunjukan adanya penurunan kadar BOD yang awal nya sebesar 44,72 mg/L menjadi 9,97 mg/L. Hasil analisis menggunakan uji statistik pada perlakuan menggunakan variasi waktu kontak njeksi pompa udara terdapat perbedaan penurunan hasil yang signifikan sebesar 10% dalam menurunkan kadar BOD pada air limbah buangan puskesmas. Dari perlakuan menggunakan njeksi pompa udara setelah diberi perlakuan penambahan variasi waktu kontak. Hasil akhir dari air limbah buangan puskesmas dapat diolah lebih lanjut dengan memberikan variasi waktu yang lebih panjang atau lama dan penggunaan aerator yang lebih besar agar lebih optimum dalam penelitian selanjutnya.
References
Janah, Lia Raudatul, (2023). Efektivitas Proses Aerasi Sistem Bubble Aerator Dalam Penurunan Kadar BOD Limbah Cair Karet di UPPB Latekx Tuntung Pandang Kurau Kabupaten Tanah Laut. Skripsi. Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
Kemenkes (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Pengelolaan Limbah Medis Fasilitas Pelayanan Kesehatan Berbasis Wilayah. Jakarta. Pemerintah Republik Indonesia
Kemenkes. (2016). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik ndonesia Nomor : P.68/Menlhk/setjen/Kum.1/8/2016 Tentang Baku Mutu Air Limbah domestic. Jakarta. Pemerintah Republik ndonesia
Kemenkes. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta. Pemerintah Republik ndonesia
Linsama Sihite, (2023) Pengaruh Waktu Kontak injeksi Pompa Udara pada Effluent nstalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Puskesmas terhadap Penurunan Kandungan TSS (Total Suspended Solid) dan BOD (Biochemical Oxigen Demand). Skripsi. Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
Notoatmodjo, Soekidjo, (2014). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta. Rineka Cipta
Permen LH. (2014). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Baku Mutu Air Limbah. Jakarta. Pemerintah Republik Indonesia
Rosariawari, Firra, dkk (2022). Peningkatan efektivitas aerasi dengan menggunakan mikro bubble generator (MBG). Jurnal Kesehatan :88-97
Sasmita. Aryo, Jecky Asmura & Febri Maharani, (2024) – Pengaruh Resirkulasi dan Aerasi Terhadap Penurunan Konsentrasi BOD dan COD dari Air Limbah Grey Water dengan Media Honeycom. Jurnal of environmental engineering and waste management : 9(1). 35-45
Sisnayati. S, Dian S. Dewi, Rachmawati Apriani & Muhammad Faizal (2024) – Penurunan BOD, TSS, minyak dan lemak pada limbah cair pabrik kelapa sawit menggunakan proses aerasi plat berlubang. Jurnal Teknik Kimia : 27(2). 38-45
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Noorhaida Santi, Abdul Khair, Sulaiman Hamzani, Junaidi Junaidi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






