Analisis Faktor Resiko Terjatuh pada Lansia di Posyandu Yudistira RW 02 Puskesmas Pandanwangi Kota Malang
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i11.405Keywords:
times up and go, keseimbangan, resiko jatuh, lansiaAbstract
Latar belakang: Lansia atau biasa dijuluki dengan lanjut usia merupakan individu yang telah mencapai usia lebih dari 60 tahun Proses penuaan dalam kehidupan manusia adalah sesuatu yang alami dan akan dialami oleh semua orang yang diberikan umur panjang, dengan cepat atau lambatnya proses tersebut tergantung pada masing-masing individu. Jatuh pada lansia dapat mempengaruhi kesejahteraan kesehatan lanjut usia dalam jangka panjang, hal ini terjadi karena lansia yang mengalami jatuh akan mengalami keterbatasan kemampuan activity daily living (ADL), disability, kehilangan kemampuan dalam berpindah, mengalami penurunan kualitas hidup serta berpotensi besar untuk mengalami jatuh berulang. Tujuan penelitian : Untuk menganalisis faktor resiko terjatuh pada lansia di posyandu Yudistira kota Malang Metode penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah korelasional deskriptif, Populasi yang digunakan adalah lansia dari Posyandu Rw 03 Kelurahan Pandanwangi Kota Malang dengan total 12 orang . Dalam penelitian ini, data dikumpulkan menggunakan test keseimbangan berupa TUG atau Times Up And Go Test serta lembar observasi gangguan kemampuan berjalan, dan kuisioner riwayat penyakit yang pernah diderita oleh lansia. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mayoritas lansia yang beraktivitas sedang memiliki fungsi fisik yang rendah yang berpengaruh pada keseimbangan pada lansia yang digambarkan melalui pemeriksaan TUG dan menunjukan bahwa lansia dengan resiko jatuh tinggi
References
Byberg, L, et al. (2019). “Total Mortality after changes in leisure time physical activity in 50 year old men: 35 year follow up of population based cohort.”
Eva, M., Putri, N., Ayu, A., Trisna, N., Dewi, N., Tianing, N. W., Made, I., & Winaya, N. (2020). Hubungan Fleksibilitas Lumbal Dengan Keseimbangan Dinamis Pada Lansia Yang Mengikuti Senam Lansia Di Desa Sumerta Kelod Denpasar Timur. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia, 6(3), 46–50. Https://Ojs.Unud.Ac.Id/Index.Php/Mifi/Index
Julianti, H. P., Pritadesya, M. R., Nugroho, T., Pramono, D., Dea Amarilisa Adespin, Utami, A., Indriastuti, L., Ira Adventiadr., & Hilaliyah. (2021). Penilaian Dan Pencegahan Risiko Jatuh Pada Lansia Penerbit.
Rudi, A., & Setyanto, R. B. (2019). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Risiko Jatuh Pada Lansia. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan: Wawasan Kesehatan, 5(2), 162–166. Https://Doi.Org/10.33485/Jiik-Wk.V5i2.119
Sitanggang, Y. F., Frisca, S., Sihombing, R. M., Koerniawan, D., Tahulending, P. S., Febrina, C., Purba, D. H., Saputra, B. A., Rahayu, D. Y. S., & Paula, V. (2021). Keperawatan Gerontik (1st ed.). Yayasan Kita Menulis.
Sudiartawan, W., Luh Putu, N., Yanti, E., Ngurah, A. A., & Wijaya, T. (2017). Analisis Faktor Risiko Penyebab Jatuh Pada Lanjut Usia. In Jurnal Ners Widya Husada (Vol. 4).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nanda Faizatul Magfiroh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






