Hubungan Pengetahuan dan Sikap Keluarga dengan Pemanfaatan Klinik Sanitasi pada Masyarakat diWilayah Kerja Puskesmas Tanjung Samalantakan
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i12.412Keywords:
pengetahuan, sikap, klinik sanitasiAbstract
Klinik sanitasi adalah kegiatan atau serangkaian kegiatan yang ditujukan untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat baik dari aspek fisik, kimia, biologi, maupun sosial guna mencegah penyakit dan gangguan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap keluarga dengan pemanfaatan klinik sanitasi dengan di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Samalantakan Kabupaten Kotabaru. Desain penelitian analitik dengan pendekatan cros sectional dengan jumlah sampel 84 responden Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian tingkat pemanfaatan klinik sanitasi masyarakat kategori tinggi dengan presentase 13%. Hasil penelitian tingkat pengetahuan masyarakat kategori tinggi dengan presentase 9%. Hasil penelitian sikap masyarakat kategori tinggi dengan presentase 4%, dan hasil uji statistik penelitian menunjukkan pengetahuan (p=0,003 > α 0,05) ada hubungan dengan pemanfaatan klinik sanitasi, sikap (p=0,008 > α 0,05) ada hubungan dengan pemanfaatan klinik sanitasi. Diharapkan Puskesmas Tanjung Samalantakan memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya peran klinik sanitasi dalam pencegahan penyakit berbasis lingkungan.
References
Achmadi, U, F. (2012). Dasar-Dasar Penyakit Berbasis Lingkungan. Jakarta. PT.Raja Grafindo Persada.
Astuti, M. W. (2022). Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Pendapatan Keluarga Dengan Pemanfaatan Klinik Sanitasi Pada Masyarakat. Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia, 8(3), 6–10. https://doi.org/10.20527/jpkmi.v8i3.13403
Haryono,Haryanti,S.,dan Husein, A. (2021) Modul Klinik Sanitasi. Topik : Konseling. Yogyakarta . Poltekkes Jogja Press
Husnawati, H., Arifin, S., & Yuliana, I. (2019). Hubungan Pengetahuan Dengan Pemanfaatan Klinik. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 000, 53–60.
Latifah, K. (2022). Pengetahuan, Perilaku Masyarakat Tentang Sanitasi Dasar Dan Kejadian Diare Di Puskesmas Sebatung Kabupaten Kotabaru . Jurnal Dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan.
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. In 2nd ed. Renika Cipta.
Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 Tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan, 1969 1 (2023).
Purnama SG. (2016). Buku Ajar Penyakit Berbasis Lingkungan. JMinister Health Republik Indonesia
Ruly Prapitasari dan Nurul Hidayatun, (2020). Konsep Dasar Mutu Pelayanan Kesehatan. Indramayu. CV. Adanu Abimata.
Sugiyono. (2014). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & R&D. Alfabeta.
Susanti, F., Lestari, Y., & Abdiana, A. (2019). Analisis Komparasi Pelaksanaan Klinik Sanitasi antara Puskesmas Pencapaian Tinggi dan Puskesmas Pencapaian Rendah di Kota Jambi Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Andalas, 8(3), 677. https://doi.org/10.25077/jka.v8i3.1057
Syarifuddin, Ishak, H., & Seweng, A. (2010). Hubungan Pelaksanaan Klinik Sanitasi Dengan Kejadian Diare Di Kabupaten Takalar. Jurnal Mkmi , 6(2), 81–85.
WHO. (2020). Strategi Global WHO tentang Kesehatan , Lingkungan dan Perubahan Iklim: Transformasi yang diperlukan untuk meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan secara berkelanjutan melalui lingkungan yang sehat. WHO.
World Health Organization (WHO). (2009). Global health risks: mortality and burden of disease attributable to selected major risk. WHO Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lilis Pujiawati, Isnawati Isnawati, Imam Santoso, Rahwamati Rahwamati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






