Studi Literatur: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harmonisasi dan Efektivitas Dinamika Kelompok dalam Layanan Konseling
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i1.459Keywords:
Dinamika Kelompok, Harmonisasi Kelompok, Efektivitas Konseling Kelompok, Peran Pemimpin Kelompok, dan Interaksi Kelompok dalam KonselingAbstract
Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi harmonisasi dan efektivitas dinamika kelompok dalam layanan konseling kelompok. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan menelaah 12 jurnal nasional dan internasional serta satu buku yang diterbitkan pada rentang tahun 2014–2024. Sumber literatur dipilih berdasarkan relevansi dengan tema dinamika kelompok, harmonisasi, efektivitas konseling kelompok, serta teknik terapeutik dalam interaksi kelompok. Proses seleksi dilakukan melalui penelusuran Google Scholar dan sumber terbuka lainnya, dengan kriteria inklusi berupa pembahasan faktor internal dan eksternal yang memengaruhi dinamika kelompok dalam konseling. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menyintesis pola, persamaan, dan perbedaan antar penelitian, serta mengelompokkan faktor-faktor kunci seperti karakteristik anggota kelompok, peran dan gaya kepemimpinan konselor, struktur dan proses kelompok, serta dukungan eksternal. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterbukaan, kepercayaan, komunikasi efektif, kohesi sosial, dan dukungan institusional merupakan faktor sentral yang mendukung terciptanya kelompok konseling yang harmonis dan efektif. Selain itu, penerapan teori-teori seperti model Tuckman dan teori Lewin, serta pendekatan partisipatif, terbukti memperkuat proses transformasi baik pada tingkat individu maupun kolektif dalam kelompok. Kesimpulan artikel ini menekankan pentingnya pengelolaan dinamika kelompok yang terstruktur, berbasis teori, dan melibatkan partisipasi aktif seluruh anggota untuk mencapai tujuan konseling kelompok secara optimal dan berkelanjutan.
References
Arifin, H. Z. (2017). Perubahan Perkembangan Perilaku Manusia Karena Belajar. Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Kependidikan, 2(1), 53–79.
Corey, G. (2016). Theory and Practice of Group Counseling (ed. ke-9). Boston, MA: Cengage Learning.
Ellyzabeth Sukmawati,et al. (2022). Digitalisasi Sebagai Pengembangan Model Pembelajaran.Kota Batam:Cendikia Mulia Mandiri
Edison, E., Anwar, Y., & Komariyah, I. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia: Stategi dan Perubahan dalam Rangka Meningkatkan Kinerja Pegawai dan Organisasi. Bandung: Alfabeta. Diakses dari: https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=985684#
Fauziaj, A. E., & Suhada. (2024). Volume 13 . issue 2 . 2024. The Internatonal Journal of Pegon, 13(2), 132–142.
Harahap, J. S., & Silvianetri. (2024). Efektifitas Konseling Kelompok dalam Mengatasi Kecemasan Menghadapi Ujian pada Siswa. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Tentang Islam, 8(2), 107–122.
Mardiah, Muhammad Syaifudin, & Tuti Andriani. (2023). Perilaku Kelompok Dalam Organisasi. Islamic Education Journal, 1(1), 72–80. https://doi.org/10.59246/aladalah.v2i2.753
Noviyanti, N., & Soepriyanto, G. (2010). Optimalisasi Soft Skill Mahasiswa Akuntansi Universitas Bina Nusantara Melalui Effective Team Building: Pendekatan Eksperimental. Binus Business Review, 1(1), 50–60. https://doi.org/10.21512/bbr.v1i1.1021
Nurhaeda. (2018). Revitalisasi nilai-nilai ‘ Pappaseng ’ sebagai kearifan lokal masyarakat Bugis : Konseling Eksistensial. Prosiding SNBK, 2(1), 295–313.
Wibowo, Mungin Eddy. 2005. Konseling Kelompok Perkembangan. Jakarta: UPT. Unnes Press.
Zulfan. (2018). Pemikiran Politik Thomas Hobbes, John Locke dan J.J. Rousseau tentang Perjanjian Sosial. Serambi Akademica, VI(2), 31–32.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Kornelia Tabun, Devidson Aryanto Abineno, Yohana Mau, Sarlin Dasent Peu, Afrona Elisabeth Lelan Takaeb, Christina Nayoan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






