Analisis Pengaruh Variasi Waktu Perendaman Terhadap Kekuatan Tarik Komposit Berbahan Dasar Pelepah Pisang

Authors

  • Mahdi Ma'rufan Universitas Hasyim Asy’ari, Indonesia
  • Dian Anisa Rokhmah Wati Universitas Hasyim Asy’ari, Indonesia
  • Mochamad Arif Irfa’i Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Retno Eka Pramitasari Universitas Hasyim Asy’ari, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i2.476

Keywords:

komposit, pelepah pisang, kekuatan tarik, NaOH, serat alam

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi waktu perendaman terhadap kekuatan tarik komposit berbahan dasar serat pelepah pisang. Komposit dibuat menggunakan metode hand lay-up dengan variasi waktu perendaman serat dalam larutan NaOH 3%  selama 1, 2, dan 3 jam. Pengujian kekuatan tarik dilakukan menggunakan alat Tensile Testing Machine sesuai standar ASTM D638. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan waktu perendaman berdampak signifikan terhadap peningkatan kekuatan tarik komposit. Perlakuan terbaik diperoleh pada perendaman selama 3 jam dengan larutan NaOH 3%, menghasilkan kekuatan tarik rata-rata sebesar 1094,142 MPa. Sebaliknya, nilai terendah tercatat pada perendaman 1 jam dengan larutan NaOH 3% sebesar 673,619 MPa. Peningkatan kekuatan tarik disebabkan oleh proses penghilangan lignin dan kotoran pada permukaan serat, yang memperbaiki ikatan antara serat dan matriks resin. Hasil ini menunjukkan bahwa perlakuan alkali dengan durasi perendaman yang tepat dapat meningkatkan kualitas komposit dari limbah pelepah pisang. Penelitian ini memperkuat potensi pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan baku komposit ramah lingkungan yang murah dan berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan material alternatif berbasis serat alam di masa depan.

References

Admin, A., Sehono, S., & Rizki Putra, I. (2022). Analisis Kekuatan Tarik Dan Bending Komposit Serat Pelepah Pisang. Teknika STTKD: Jurnal Teknik, Elektronik, Engine, 8(1), 167–174.

Diana, L., Ghani Safitra, A., & Nabiel Ariansyah, M. (2020). Analisis Kekuatan Tarik pada Material Komposit dengan Serat Penguat Polimer. Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, Dan Material, 4(2), 59–67.

Kurniadi, E. R., Santosa, I., & Wilis, G. R. (2020). Analisa Material Komposit Resin Berpenguat Serat Rotan Untuk Pembuatan Prostesis Kaki Palsu Bagi Penderita Disabilitas. Prosiding Konferensi Ilmiah Mahasiswa Unissula (KIMU) Klaster Engineering, April, 11–19.

Leiwakabessy, A. Y., & Sarwuna, S. J. E. (2023). Kaji Sifat Mekanis Komposit Polyester Berpenguat Serat Alam Dengan Variasi Fraksi Volume. ALE Proceeding, 6, 9–14.

Masykur, L. A., & Suryawan, D. (2021). Desain Dan Simulasi Socket Prostesis Bawah Lutut Dengan Variasi Material Berbasis Komposit. JTT (Jurnal Teknologi Terapan), 7(2), 153.

Mulyadi, M. (2011). Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif Serta Pemikiran Dasar Menggabungkannya Mohammad Mulyadi. Jurnal Studi Komunikasi Dan Media, 15(1), 127–138.

Suparno, W., Gani, U. A., & Khairi, S. (2022). Studi Karakteristik Sifat Mekanik Biokomposit Berpenguat Serat Acak Dan Bubuk Tandan Kosong Kelapa Sawit-Polyester Menggunakan Perlakuan Alkali Dan Potassium Pemanganate. JTRAIN: Jurnal Teknologi Rekayasa Teknik Mesin, 3(1), 46-51.

Tarigan, R. A. P., Pramita, A., Hastuti, S., & Nurhilal, M. (2024). Pengaruh Delignifikasi Alkali terhadap Perubahan Struktur Lignoselulosa Serbuk Sabut Kelapa sebagai Pengisi Komposit Geopolimer. Jurnal Rekayasa Mesin, 19(3), 403-410.

Wuriyudani, H. A., Sulhadi, S., & Darsono, T. (2017). Pemanfaatan Serat Pelepah Pisang Sebagai Bahan Tali Tahan Air. VI, SNF2017-MPS-93-SNF2017-MPS-98.

Zulkifli, Dharmawan, I. B., & Anhar, W. (2020). Analisa pengaruh perlakuan kimia pada serat terhadap kekuatan impak charpy komposit serat sabut kelapa bermatriks epoxy. Jurnal Polimesin, 18(1), 47–52.

Downloads

Published

2025-07-02

How to Cite

Ma’rufan, M., Wati, D. A. R., Irfa’i, M. A., & Pramitasari, R. E. (2025). Analisis Pengaruh Variasi Waktu Perendaman Terhadap Kekuatan Tarik Komposit Berbahan Dasar Pelepah Pisang . Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(2), 215–220. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i2.476

Issue

Section

Articles