Analisis Peran Dinas Sosial Terkait Gelandangan dan Pengemis di Kota Serang
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i2.477Keywords:
gelandang, pengemis, masalah sosial, kemiskinan, dinas sosialAbstract
Kehadiran gelandangan dan pengemis di Kota Serang adalah masalah sosial yang rumit dan belum tertangani dengan baik, sehingga membutuhkan perhatian lebih dari pihak pemerintah daerah. Penyebab dari kondisi GEPENG ini berasal dari faktor internal seperti ketidakaktifan, eksploitasi anak oleh orang tua, serta faktor eksternal yang meliputi kemiskinan serta kurangnya akses terhadap pendidikan dan lapangan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Sosial dalam menangani fenomena GEPENG yang menjadi masalah sosial yang kompleks di wilayah Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, mengumpulkan data literatur seperti jurnal, artikel, dan buku yang relevan, serta menganalisisnya dengan teknik analisis untuk memperoleh gambaran yang terstruktur, untuk mengevaluasi peran Dinas Sosial Kota Serang dalam mengatasi GEPENG. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada berbagai upaya rehabilitasi sosial dan peraturan seperti Perda Kota Serang Nomor 2 Tahun 2010, pelaksanaannya masih belum optimal karena terbatasnya fasilitas, tenaga kerja, dan dukungan dari keluarga. Rekomendasi yang diberikan mencakup pembangunan tempat rehabilitasi, peningkatan kerjasama antar lembaga, penguatan kapasitas keluarga, dan kemitraan dengan organisasi sosial agar GEPENG bisa menjalani hidup yang mandiri dan layak tanpa harus meminta-minta.
References
Firdaus, W. (2018). Analisis Kritis Implementasi Program Rehabilitasi Sosial Penanganan Gelandangan Pengemis (Gepeng) oleh Dinas Sosial Kota Serang (PerDa Kota Serang Nomor 2 Tahun 2010 Tentang Pencegahan, Pemberantasan, dan Penanggulangan Penyakit Masyarakat). Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang, 1(12).
Hamidah, S. N. (2019). Penanggulangan Gelandangan Pengemis (GePeng) di Kota Serang Banten dalam Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Sosial. Lembaran Masyarakat, 5(1), 55–76.
Handayani, A., Fauzi, L., & Rohayatin, T. (2025). Peran Dinas Sosial Dalam Menaggulangi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial ( Pmks ) Di Kota Bandung. 02(01).
Iqbali, S. (2021). Studi Kasus Gelandangan-Pengemis (Gepeng) Di Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem. Jurnal Harian Regional.
Irawan Dwi, Di. (2013). Pengemis Undercover Rahasia Seputar Kehidupan Pengemis (Vol. 01, Issue 2, p. 20). Titik Media Publisher.
Mega Prastiwi, A., & Ulfatun Najicha, F. (2022). Agustin Mega Prastiwi, dkk. : Peran Dinas Sosial dalam Penertiban… Peran Dinas Sosial dalam Penertiban Gelandangan dan Pengemis di Kota Surakarta. Jurnal Discretie, 3(2), 73–84.
Mirzakon, Abdi & Purwoko, B. (2005). Studi Kepustakaan Mengenai Landasan Teori Dan Praktik Konseling Expressive Writing. Universitas Negeri Surabaya, 10.
Muhilmi, N. (2025). Dinsos Kota Serang Himbau Warga Tak Beri UANG ke Pengemis dan Anak Jalanan. Radarbanten.
Putra, S. A. (2018). Pengawasan Pengemis Oleh Dinas Sosial Kota Serang Skripsi.
Syamsuddin, R. A. (2020). Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpolpp)Kecamatan Serpong Dalam Penertiban Pedagang Kakilima(Pkl)Di Pasar Serpong. Jurnal Semarak, 3(1), 1–19.
Urbaningrum, N., Syahri, M., & Tinus, A. (2022). Peran Pemerintah Kota Palu dalam Penanganan Gelandangan dan Pengemis. Jurnal Civic Hukum, 7(1), 41–51.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ageung Putri Aprilia , Hilda Rahmawati, Jaka Maulana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






