Gambaran Deteksi Dini Kesehatan Jiwa Pada Lansia Dengan Penyakit Degeneratif Di Desa Allang Asaude Wilayah Kerja Puskesmas Waesala
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i3.48Keywords:
Deteksi Dini, Kesehatan Jiwa, Lansia, Penyakit DegeneratifAbstract
Lansia akan mengalami banyak gangguan fisik maupun gangguan psikologis atau mental. ini proses alamiah badan manusia yang sudah memasuki fase usia lanjut. Dengan demikian, deteksi dini kesehatan jiwa pada lansia perlu dilakukan. Tujuan: untuk mendeskripsikan kesehatan jiwa dan gangguan mental pada lansia dengan penyakit degeneratif di Desa Allang asaude. Metode Penelitian : Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain penilitian deskriptif. Instrument yang digunakan adalah kuesioner Self-Reporting Questionnarie (SRQ) 20 Item. Hasil: Hasil Penelitian yang dilakukan pada 87 responden, terdapat 70 (80.5%) responden normal; 17 (19.5%) responden terindikasi gangguan Kesehatan Jiwa; Penderita Rhematoid Athritis yang terindikasi gangguan mental berjumlah 3 (17.6%) responden; penderita Hipertensi yang terindikasi gangguan mental berjumlah 4 (23.5%) responden; penderita Diabetes Melitus yang terindikasi gangguan mental berjumlah 3 (17.6%) responden; penderita Syndrome Dispepsia yang terindikasi gangguan mental berjumlah 2 (12.0%) responden. Kesimpulan: Perlu diperhatikan kondisi kesehatan lansia, baik fisik maupun mental. Deteksi dini kesehatan jiwa perlu dilakukan lebih awal pada lansia maupun masyarakat agar mengetahui kondisi kesehatan jiwa mereka.
References
Aprilla V, Afandi D, Damayanti IP. Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Lansia Ke Posyandu Lansia Tahun 2019. 2019;
BPS Provinsi Maluku. Provinsi Maluku Dalam Angka (Maluku Province In Figures) 2022. buku [Internet]. 2022; Tersedia pada: https://maluku.bps.go.id
BPS RI. STATISTIK PENDUDUK LANJUT USIA 2022. 2022;
Fatimah D, Masykuroh D, Mulyati P, Wenira E, Nuryani R, Fitrayani D, et al. Life Review Therapy terhadap Depresi pada Lansia Literature Review. J keperawatan dan kebidanan STIKes Mitra KencanaTasikmalaya, 3(1),1-10. 2019;3(1):1–10.
Jeffrey. The Relationship of Medical Comorbidity and Depression in Older, Primary Care Patients. 2017;435–9.
Kemenkes RI. Rencana Aksi Kegiatan 2020 - 2024 Direktorat P2 Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza. Ditjen P2P Kemenkes [Internet]. 2020;29. Tersedia pada: https://e-renggar.kemkes.go.id/file2018/e-performance/1-401733-4tahunan-440.pdf
Khoiriyah M. Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kejadian Depresi Pada Lansia Di Puskesmas Bangetayu Semarang [Internet]. 2020. Tersedia pada: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/17747
M DT, Julieta M, Naibil E. GAMBARAN DETEKSI DINI STATUS KESEHATAN JIWA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ATAMBUA SELATAN TAHUN 2022. 2022;4(2).
Muana N. Hubungan Antara Karakteristik Dengan Kejadian Depresi Pada Lansia Di Panti Werda Pelkris Pengayoman Kota Semarang. 2018;
Nafsiah Sisi RI. Hubungan Usia dan Jenis Kelamin dengan Tingkat Depresi pada Lansia di Posyandu Lansia Wilayah Kerja Puskesmas Wonorejo Samarinda. 2020;1(2):895–900.
Qonita FN, Salsabila NA, Anjani NF, Rahman S. Kesehatan Pada Orang Lanjut Usia. 2021;(1):10–9.
Qonitah N, Isfandiari MA. Hubungan Antara Imt dan Kemandirian Fisik Dengan Gangguan Mental Emosional Pada Lansia. J Berk Epidemiol. 2015;1–11.
Septi, Fandinata & Ernawati I. Management terapi pada penyakit degeneratif. Mengenal, mencegah, dan mengatasi penyakit Degener (diabetes melitus dan Hipertens [Internet]. 2020;1–134. Tersedia pada: http://repository.akfarsurabaya.ac.id/393/
Syadillah Mursyid FRH. Hubungan Kesehatan Mental dan Fungsi Kognitif dengan Kemandirian Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda. 2020;1(3):1619–24.
Ulfa I. Skrining Masalah Kesehatan Jiwa dengan Kuesioner DASS-42 pada Civitas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang Memiliki Riwayat Hipertensi. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 2019;1–80.
Yusuf A., Fitryasari R, Endang Nihayati H. Keperawatan Kesehatan Jiwa. Buku Ajar Keperawatan Kesehat Jiwa. 2015;1–366.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Mirdat Hitiyaut, Ernawati Hatuwe, Amelia Pratiwi Samalle

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






