Analisis Variasi Gearbox Terhadap Massa Hasil Produksi Mesin Pembuat Pelet
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i2.512Keywords:
massa pelet, mesin pembuat pelet, rasio gearboxAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi rasio gearbox terhadap massa hasil produksi mesin pembuat pelet berbahan dasar jagung dan dedak. Pakan ternak yang berkualitas tinggi sangat diperlukan untuk mendukung produktivitas dan pertumbuhan hewan ternak, khususnya ayam. Namun, tingginya biaya pakan komersial menjadi kendala utama bagi para peternak di Indonesia, sehingga diperlukan inovasi dalam produksi pakan alternatif yang lebih ekonomis tanpa mengorbankan kualitas nutrisi. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan menggunakan tiga variasi rasio gearbox, yaitu 1:40, 1:50, dan 1:60. Variabel terikatnya adalah masa hasil produksi mesin pelet. Variabel kontrol meliputi komposisi bahan baku, jenis mesin, dan waktu penggilingan yang dibuat konstan agar hasil penelitian lebih akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi rasio gearbox memberikan pengaruh signifikan terhadap masa hasil produksi mesin pembuat pelet. gearbox dengan rasio 1:40 mampu menghasilkan kapasitas produksi tertinggi, yaitu rata-rata 18,93 kg/menit. gearbox dengan rasio 1:50 menghasilkan rata-rata kapasitas 15,53 kg/menit, sedangkan rasio 1:60 hanya mampu menghasilkan kapasitas rata-rata 12,83 kg/menit. Hal ini menunjukkan bahwa semakin besar rasio gearbox (yang berarti kecepatan output semakin rendah), maka hasil produksi mesin cenderung menurun.
References
Adi Nugroho. (2017). Kecepatan Putaran Poros Pada Mesin Pembuat Pakan Pelet Berpenggerak Kayuh Sepeda. Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Putera Batam.
Aldhi Y. P. (2018). Analisa Pengaruh Putaran Puli Terhadap Kinerja Mesin Pompa Power Sprayer. Fakultas Teknik Mesin Universitas Pamulang.
Amin A. (2019). Rancang Bangun Mesin Pengaduk Pekan Ternak. Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo (JTPG), 4(1). https://doi.org/10.30869/jtpg.v4i1.336.
Ayuda B. (2011). Kandungan Serat Kasar, Protein Kasar, Dan Bahan Kering Pada Limbah Nangka Yang Difermentasi Dengan Trichoderma Viride, Dan Bacillus Subtilis Sebagai Bahan Pakan Alternatif Ternak. Skripsi Universitas Airlangga.
G. Nieman, H. Winter, (1992). “Elemen Mesin”, edisi kedua, Penerbit Erlangga, Jakarta.
Handoko Manuel Apriliyanto Siagian. (2015). Skripsi Program Studi Teknik Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Modifikasi Mesin Pelet untuk Pakan Ternak Dengan Menggunakan Dua dan Empat Mata Pisau Sriwijaya.
Hendra K., (2009). Manajemen Produksi : Perencanaan dan Pengendalian Produksi. Edisi 4. Yogyakarta.
Siswanto, M. R. (2019). Rancang Bangun Mesin Pengolah Pakan Ternak Untuk Meningkatkan Efisiensi Biaya Operasional. http://repository.umsu.ac.id /handle/123456789/530. Diakses pada 8 Desember 2024.
Sugiyono,(2016). Metodologi Pendidikan, Bandung : Alfabeta.
Sukmadinata. (2017). Metode Penelitian. http://repository.upi.edu/56257/4/T_PD_ 1707277_Chapter3. Diakses pada 22 Desember 2023.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ahmad Lutfian Khafid, Fajar Satriya Hadi, Retno Eka Pramitasari, Dian Anisa Rokhmah Wati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






