Hubungan Pengetahuan Remaja Terhadap Perubahan Lingkungan pada Kejadian Demam Berdarah Dengue di Desa Surabaya, Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i3.550Keywords:
demam berdarah dengue, edukasi kesehatan, kondisi lingkungan, pengetahuan remaja, pencegahan DBDAbstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) salah satu penyakit endemik yang cukup serius dan menjadi masalah kesehatan di daerah beriklim tropis, termasuk Indonesia. Di Provinsi Lampung, jumlah kasus DBD mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan melihat apakah ada keterkaitan antara seberapa baik pengetahuan seseorang dan kondisi lingkungan tempat tinggalnya dengan kemungkinan terjadinya DBD, khususnya pada kalangan remaja di Desa Surabaya. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Remaja usia sekolah dipilih sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan pengamatan langsung terhadap kondisi fisik lingkungan, misalnya keberadaan wadah penampung air terbuka dan jentik nyamuk. Dalam penelitian ini, variabel independen terdiri dari tingkat pengetahuan dan keadaan lingkungan, sementara variabel dependen-nya adalah kejadian DBD. Untuk menganalisis data yang diperoleh, digunakan uji statistik bivariat dan multivariat. Hasil menunjukkan bahwa rendahnya pengetahuan dan lingkungan yang tidak sehat berkorelasi dengan tingginya risiko DBD, sementara faktor seperti tanaman dan kondisi got tidak relevan. Penelitian menghasilkan pemetaan risiko DBD, rekomendasi edukasi, dan intervensi lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.
References
Budiyono. (2013). Teknik Analisis Data Uji Normalitas ANOVA. 4(2), 170.
Gumayesty, Y., Hanafi, A., & Priwahyuni, Y. (2023). Bimbingan Teknis Pada Kader Jumantik Dalam Penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) Di RW 06 Kelurahan Tangkerang Labuai. Community Engagement & Emergence Journal, 4(1), 79–86.
Harmiardillah, S., Kusbiantoro, D., & Dwi, S. (2020). Pengaruh Pemberian Edukasi Booklet Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) terhadap Tingkat Pengetahuan Orang Tua. Journal of Health Care, 1(1), 1–6.
Juliska, S. (2023). Hubungan Antara Insiden Demam Berdarah Dengue ( DBD ) dan Faktor Sanitasi Lingkungan : Tinjauan Sistematik Review. Health Information : Jurnal Penelitian, 15(3), 1–10.
Latifah, N., Rachmania Pratiwi, D. I., Jamil, F. S., Halim, M. R., Ahmad, N., Wahyuningtias, R. N., Risyanti, S., Rochmayanti, S., & Handayani, P. (2024). Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Mengenai Penyakit Demam Berdarah Dengue (Dbd) Di Kelurahan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan Tahun 2023. AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat, 4(2), 49–57. https://doi.org/10.24853/assyifa.4.2.49-57
Musyida, N. (2025). Analisis Demam Berdarah Dengue ( DBD ) pada Remaja. 3.
Puskesmas Surabaya. (2024). Laporan tahunan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tahun 2024. Puskesmas Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah
Rustu Sawaluddin, M., Lidayanti, S., & Zufiyardi. (2024). Pencegahan DBD dengan Penyuluhan Hidup Bersih dan Sehat di Kecamatan Tawang Tasikmalaya Jawa Barat. PROFICIO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5, 920–932.
Sarwono, A. E., & Handayani, A. (2021). Metode Kuantitatif. In Metode Kuantitatif (Issue 1940310019).
Satria, D., Yanuarti, R., Febriawati, H., Wati, N., Kesehatan, S., Fakultas, M., & Kesehatan, I. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Puskesmas Perumnas. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Miracle, 1(2), 80–84. https://jurnal.umb.ac.id/index.php/miracle/article/view/3012
Sri Astutik Andayani, Emelya Yuliana Sugianto, Fitri Ani Arifah, Inayatul Karimah, I. R. (2024). Pemberdayaan Siswa Pemantau Jentik dalam Upaya Penurunan Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) - Aphelion, 4(September), 171–178. https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/2494
Toru, V., Radandima, E., Pekabanda, K., Mila, A. R. ., & Hara, M. K. (2023). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Pelajar Dengan Tindakan Pencegahan Dbd Pada Siswa Sma Kristen. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 5(3), 946–953. https://doi.org/10.35971/jjhsr.v5i3.19940
Wulan Cahyaningrum, & Gunawan, G. (2023). Hubungan antara Intensitas Penggunaan Gawai dengan Perkembangan Literasi Awal pada Anak Prasekolah Usia 4-6 Tahun di TK A Isyiyah Kedungharjo Mantingan. Jurnal Terapi Wicara Dan Bahasa, 1(2), 228–239. https://doi.org/10.59686/jtwb.v1i2.60
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Septika Yani Veronica, Yunita Rahmah, Juvita Sari, Ririn Aprilia, Anisa Asa T, Jesika Abel E L, Intan Al Nurmala, Apriliana Riwanti, Wealthy Sakinati, Karisma Octa Sari, Serli Fernanda, Syifaa Suryani, Maya Intan Sari, Junis Afif Ulayya, Wanda Fatika Sari, Nadia Sapitri, Yenni Fransiska, Mia Nur Intan Dian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






