Faktor Yang Berhubungan dengan Pernikahan Dini Pada Remaja Puteri di Wilayah Kerja Puskesmas Barambai Kabupaten Barito Kuala Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i3.555Keywords:
pendidikan, pendapatan orang tua, dukungan keluarga, psikologi, pernikahan diniAbstract
Pernikahan dini merupakan isu sosial yang serius di Indonesia, termasuk di wilayah kecamatan Barambai. Tujuan
penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan pernikahan dini di wilayah kerja
Puskesmas Barambai Tahun 2025. Penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional.
Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling sebanyak 72 responden. Analisis data
menggunakan uji Chi Square dengan nilai signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan responden pendidikan
menengah 46 orang (63,9%), Pendapatan orang tua dalam ekonomi sedang/tinggi 47 orang (65,3%), Responden
yang mendapatkan dukungan keluarga 44 orang (61,1%) dan responden dengan kondisi psikologis sehat 38 orang
(52,8%). Hasil uji Chi Square menunjukkan ada hubungan antara pendidikan (p 0,000), pendapatan orang tua
(0, 000), dukungan keluarga (0,000), dan psikologis (p 0, 000) dengan kejadian pernikahan dini.Kesimpulan
dalam penelitian ini ialah ada hubungan pendidikan, pendapatan orang tua, dukungan keluarga dan psikologis
dengan kejadian pernikahan dini di Wilayah Kerja Puskemas Barambai Kabupaten Barito Kuala Tahun 2025
References
Anggraini, A., Sari, N.,& Dhamayanti, R. (2021). Hubungan Pendidikan dan pekerjaan dengan Usia Perempuan Saat Menikah di KUA Depok Yogyakarta. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(9).
Badan Pusat Statistik. (2021a). Statistik perkawinan anak di Indonesia 2021. Jakarta: BPS.
Desiyanti, I. W. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan terhadap Pernikahan Dini Pada Pasangan Usia Subur di Kecamatan Mapanget Kota Manado. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 5(2).
Hidayati, N. (2022). Pengaruh lingkungan keluarga terhadap keputusan pernikahan dini. Jurnal Sosiologi dan Antropologi.
Indrawati, E. (2023). Kesehatan Mental remaja dan Keputusan Pernikahan Dini. Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Perkembangan Remaja, 10(2), 66-74.
Kurniawati, N., & Wardani, R. A. (2021). Hubungan Faktor Ekonomi Terhadap terjadinya Pernikahan Dini di Kota Mojokerto. Jurnal Keperawatan.
Kusumaningrum, D., Lestari, M., & Hadi, S. (2023). Beyond Poverty:Cultural and Gender Norms in Early Marriage Practices in Indonesia. Indonesian Journal of Child and Adolesent Studies, 5(1), 14-22.
Masyithah, M. R., Wardani, H. E., & Hapsari, A. (2021). Hubungan Pengetahuan, Budaya, serta Dukungan Keluarga Terhadap Motivasi Pernikahan Dini. Sport Science and Health, 3(9).
Nurhikmah., Carolin, B. T., & Lubis, R. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pernikahan Usia Dini Pada Remaja Putri. Jurnal Kebidanan, 7(1).
Pramudita, R. (2022). Pernikahan dini: Masalah dan solusi di Indonesia. Jurnal Sosial dan Budaya, 15(1), 45–60. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 11(2), 150–158
Pramudita, R. (2025). Peran Pendidikan Menengah dalam Pencegahan Pernikahan Dini, Jurnal Pendidkan dan Remaja, 9(1), 12-20.
Putri, D., & Kurniawan, M. (2022). Parental Perception and Early Marriage Decision in Urban Communities. Jurnal Sosial dan Pembangunan Keluarga, 9(2), 88-96.
Taher, S. L. (2022). Hubungan Antara Budaya, Pengetahuan dan Sosial Ekonomi Dengan Pernikahan Dini. Indonesia Journal of Midwifery Sciences, 1(23).
UNESCO. (2022). Preventing Child Marriage Through Secondary Education. Education for All Global Monitoring Report.
Wati, L. (2022). Dampak pernikahan dini terhadap kesehatan dan pendidikan perempuan. Jurnal Kesehatan Masyarakat
Yuniarti, R., & Supriyanto, H. (2022). Psychological Readiness and Early Marriage among Adolescents. Jurnal Psikologi Remaja, 8(1), 31-38.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Devi Monica, Yuniarti Yuniarti, Zakiah Zakiah, Rafidah Rafidah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






