Hubungan Pengetahuan Tentang Personal Hygiene dengan Kejadian Keputihan pada Remaja Putri di SMAN 1 Dadahup Tahun 2025

Authors

  • Nuril Lailani Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia
  • Erni Yuliastuti Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia
  • Isnaniah Isnaniah Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia
  • Rafidah Rafidah Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i3.571

Keywords:

keputihan, remaja putr, personal hygiene

Abstract

Keputihan pada remaja putri menjadi masalah kesehatan reproduksi yang sering terjadi. Berdasarkan hasil survei di SMAN 1 Dadahup kurangnya pengetahuan tentang personal hygiene dan keterbatasan air bersih menjadi faktor utama terjadinya keputihan. Tujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang  personal hygiene dengan terjadinya keputihan pada remaja di SMAN 1 Dadahup Tahun 2025. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian analitik korelasi dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sejumlah 64 responden, yang diambil dengan teknik total sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pengetahuan tentang  personal hygine remaja puteri. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kejadian keputihan pada remaja puteri. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Data dianalisa menggunakan uji Sprearman’s Rho dengan signifikansi α=0.05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang personal hygiene dengan kejadian keputihan pada remaja putri (p=0,000; r= 0,739). Kesimpulan hubungan yang didapatkan adalah hubungan yang kuat dan positif menunjukkan bahwa semakin rendah tingkat pengetahuan remaja tentang personal hygiene, maka semakin tinggi resiko mengalami keputihan, khususnya keputihan patologis. Oleh karena itu, tenaga kesehatan diharapkan lebih aktif menjangkau remaja putri tentang penyuluhan kesehatan reproduksi.

References

Asthiningsih & Wijayanti. 2019. Edukasi Personal Hygiene Pada Anak Usia Dini Dengan G3CTPS. Jurnal Pengabdian untuk kesejahteraan Umat. 1(2).

Astuti, H., Wiyono, J., & Candrawati, E. (2018). Hubungan vaginal hygiene dengan kejadian keputihan pada mahasiswi di asrama putri PSIK Unitri Malang. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 3(1).

Azizah, N., Widiawati.,(2023). Karakteristik remaja putri dengan kejadian keputihan di smk muhammadiyah kudus. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 6(1).

Handayani, S., & Ramadhani, I. (2022). Pentingnya Personal Hygiene dalam Pencegahan Keputihan pada Remaja. Yogyakarta : Deepublish.

Hanifah, L., Setyorini, C. Dan Lieskusumastuti, A. (2021). Perilaku Perawatan Genetalia Eksterna Terhadap Kejadian Fluor Albus. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(2).

Martini, A. (2022). Penyakit Ginekologi:Diagnosa dan Pengobatan. Penerbit Medika.

Nazza, F. B., Widiastuti, Y. P., & Iqomh, M. K. B. (2023, June). The Influence of Vulva Hygiene Health Education using the Gallery Walk Method on the Ability to Treatment of Leuchorrhoea in Boarding Schools. In Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences (Vol. 4, No. 1, pp. 359-366).

Notoatmodjo.(2019).Promosi Kesehatan dan Kesehatan.Jakarta :ECG

Pradnyandari, I. A. C., Surya, I. G. N. H. W., & Aryana, M. B. D. (2019). Gambaran pengetahuan, sikap, dan tentang vaginal hygiene terhadap kejadian keputihan patologis pada siswi kelas 1 di SMA Negeri 1 Denpasar periode Juli 2018. Intisari Sains Medis, 10(1).

Purnama, A., & Andriani, N. (2022). Faktor Resiko Keputihan Patologis pada Remaja Putri. Jurnal Wahana Kesehatan.

Downloads

Published

2025-08-20

How to Cite

Lailani, N., Yuliastuti, E., Isnaniah, I., & Rafidah, R. (2025). Hubungan Pengetahuan Tentang Personal Hygiene dengan Kejadian Keputihan pada Remaja Putri di SMAN 1 Dadahup Tahun 2025. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(3), 646–651. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i3.571

Issue

Section

Articles