Faktor-Faktor Penghambat Penerapan Sistem Manajemen K3 Pada Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Satu Provinsi Maluku (Ruas Piru-Taniwel)
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i6.628Keywords:
faktor-faktor penghambat, SMK3, kuesioner, IBM SPSS Ststistik 31Abstract
Dalam proyek konstruksi, berbagai permasalahan sering muncul, salah satunya terkait Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Keselamatan dan kesehatan tenaga kerja merupakan aspek prioritas yang harus diperhatikan, karena kurangnya penerapan sistem ini dapat menimbulkan kecelakaan kerja dan kerugian bagi perusahaan akibat meningkatnya biaya penanganan kecelakaan, baik ringan maupun berat. Penelitian ini dilakukan pada proyek pekerjaan konstruksi jalan ruas Piru–Taniwel dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data. Sampel penelitian diambil secara acak dan dianalisis menggunakan metode Analisis Regresi Linear Berganda untuk menentukan prioritas variabel. Data hasil kuesioner diolah menggunakan program SPSS (Statistical Package for Social Sciences) dengan metode analisis deskriptif dan perhitungan nilai mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang menjadi penghambat penerapan SMK3, dengan faktor paling berpengaruh yaitu rendahnya kesadaran dan implementasi sistem manajemen K3 baik dari pihak perusahaan maupun pekerja. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini juga memberikan beberapa alternatif solusi untuk mengatasi faktor-faktor penghambat tersebut.
References
Awuy, T., Pratasis, P. A., & Mangare, J. B. (2017). Faktor-faktor Penghambat Penerapan Sistem Manajemen K3 Pada Proyek Konstruksi Di Kota Manado. Jurnal Sipil Statik, 5(4), 132097.
Azhari, F. M., Oetomo, W., Sajiyo, S., & Nugroho, L. D. (2020). Analisis Faktor Hambatan Dan Strategi Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Pekerja Proyek Konstruksi Di Kabupaten Tulungagung (Doctoral dissertation, Untag 1945 Surabaya).
Ong, J., Suryadharma, S., & Andi, A. (2018). Faktor–faktor penghambat kontraktor untuk melaksanakan K3 pada proyek konstruksi. Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil, 7(1), 173-180.
Priyatno, D. (5). jam belajar olah data dengan SPSS 17. Yogyakarta: Andi.
Putri, K., & Assidiq, F. M. (2022). Analisis Faktor Penghambat Penerapan Sistem Manajemen K3 Serta Langkah Menciptakan Safety Culture Terhadap PT. Gunanusa…. SENSISTEK Ris Sains dan Teknol…[Internet]. 2022;(November): 78–83.
Putri, K. D. S., & Denny, Y. (2014). Analisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan menggunakan alat pelindung diri. The Indonesian Journal of Occupational Safety, Health and Environment, 1(1), 24-36.
Purwanti, H., Silalahi, R. N., & Surjono, M. (2016). Penerapan Keselamatan, Kesehatan, Kerja dan Lingkungan (K3l) Pada Pelaksanaan Proyek Konstruksi (Studi Kasus Proyek Perluasan Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta). Jurnal Teknik| Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK, 17(1).
Saliha, J., Joseph, W. B., & Kalesaran, A. F. (2018). Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Pekerja PT. Hutama Karya Proyek Pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung Tahun 2018. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 7(5).
Sinulingga, C. M. B., & Dewantoro, D. (2023). Analisis Faktor-Faktor Penghambat Kontraktor dalam Penerapan Sistem Manajemen K3 pada Proyek Konstruksi Gedung di Palangka Raya. Jurnal Serambi Engineering, 8(1).
Tardianto, T. (2005). Sistem Manajemen dan Standar Pemeriksaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). PB Panca Bhakti, Jakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Wardi Haris, Elisabeth Talakua, Juvrianto Chrissunday Jakob

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






