Tinjauan Sistem Drainase Pada Kawasan Desa Wayame Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i4.63Keywords:
sistem drainase, curah hujan, metode distribusi, debit rencana, debit saluranAbstract
Drainase merupakan salah satu bangunan air yang di dibuat untuk proses pengaliran yang berasal dari air hujan maupun limbah rumah tangga pada suatu lahan / kawasan agar dapat mengalirkan air ke aliran sungai sehingga dapat mengurangi genangan pada permukaan jalan di lokasi penelitian, agar drainase dapat berfungsi secara optimal dan masalah genangan dapat diatasi. Analisa Hidrologi dipakai data curah hujan selama 10 tahun terakhir yang diperoleh dari kantor BWS Maluku. Untuk menghitung Analisa frekuensi curah hujan dipakai dua (2) Metode yaitu Distribusi Log person III dan distribusi Gumbel, kemudian dilakukan pengujian dengan dua (2) metode, yaitu : Uji Chi-Kuadrat Dan Uji Smirnov Kolmogorov untuk mengetahui metode mana yang cocok dipakai untuk menghitung Analisa curah hujan. Data jumlah penduduk digunakan untuk menghitung jumlah debit air kotor pada setiap saluran drainase. Berdasarkan hasil analisis untuk kala ulang 5 tahun diperoleh curah hujan rencana sebesar 205,857 mm, dengan presentase pertumbuhan penduduk sebesar 0,09% pertahun sehingga jumlah penduduk Desa Wayame adalah 5.954 jiwa. Dari hasil analisa didapati jumlah debit rencana yang masuk pada saluran drainase adalah 0,205 m3/detik sedangkan debit saluran adalah 2,242 m3/detik. Sehingga didapati bahwa saluran drainase mampu menampung debit banjir rencana. Sedangkan berdasarkan hasil analisis sedimentasi terdapat 104,75 m3 sedimentasi didalam saluran. Serta faktor penyebab masalah kinerja drainase yaitu penduduk dan sedimentasi.
References
Ade putri, D. M., & Prawati, E. (2023). Evaluasi Sistem Drainase. JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil, 4(1), 262–265. https://doi.org/10.24127/jumatisi.v4i1.4018
Akbar, I. M. A. (2019). Perencanaan Drainase Pada Pembangunan Perumahan Istana Kaliwates Residen. Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Jember.
Dr.Ir.Kustamar,MT, Sriliani Surbakti, MT., & Lourin. (2019). Evaluasi Dan Perencanaan Saluran Drainase Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon. 1-17.
Fauzi, M., Wibowo, H., & Yulianto, E. (2020). Kajian Sedimentasi Terhadap Kapasitas Saluran Drainase Sungai Bangkong Kota Pontianak. JeLAST: Jurnal PWK, Laut, Sipil, 1–10. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/JMHMS/article/view/44632
Hasmar, H. (2011). Buku Drainase terapan. Yogyakarta : UII Press
Kaliky, H. B., Walsen, S., & Jakob, J. C. (2024). Analisis Kerusakan Perkerasan Jalan Dan Estimasi Biaya Perbaikan Pada Ruas Jalan Amanhuse Kota Ambon. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(2), 81-87.
Khairunnisa. (2019). Implementasi Program Pembangunan Drainase Dalam Upaya Penanggulangan Banjir Di Kota Medan. Universitas Sumatera Utara.
Kustamar;Surbakti, S. (2019). Evaluasi dan Perencanaan Saluran Drainase Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon. ITN Malang, 1–17.
Mamahit, Y. N., Sumarauw, J. S. F., & Tangkudung, H. (2020). Tinjauan Sistem Saluran Drainase Di Jalan Hasanudin Dalam Kecamatan Tuminting Kota Manado. Jurnal Sipil Statik, 8(3), 361–374.
Notanubun, A., Betaubun, R. J. & Johanes, S. (2022). Evaluasi Sistem Drainase Ruas Jalan Lokki - Iha Kultur Desa Luhu Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat. Journal Agregate, 2(2), 160-167.
Nugraha. (2016). Evaluasi Sistem Saluran Drainase Di Kawasan Jalan Medan - Binjai KM 15 Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Universitas Sumatra Utara.
Peraturan Menteri PU RI No12/PRT/M/ 2014. (2014). Peraturan Menteri PU RI No12/PRT/M/ 2014. Tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan, 1–18.
Serang, R. (2024). HIDROLOGI. CV. Tohar Media.
Suripin. (2004). Sistem Drainase Perkotaan Yang Berkelanjutan. Yogyakarta: Andi.
Suryanti, I., Norken, I. N., & Sila Dharma, I. G. B. (2013). Kinerja Sistem Jaringan Drainase Kota Semarapura Di Kabupaten Klungkung. Jurnal Spektran, 1(1), 30–34. https://doi.org/10.24843/spektran.2013.v01.i01.p05
Triatmojdo, B. (2010). Hidrologi Terapan. Beta Offset, 1–358.
Undang - undang No. 26 tahun 2007 tentang tata ruang. (2007). Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang,. Undang - Undang No. 26 Tahun 2007 Tentang Tata Ruang, 110(9), 1689–1699.
Wesli. (2008). Buku Drainase Perkotaan. Drainase Perkotaan, 1–12.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Nadila Kamaludin, Rudi Serang, Henriette Dorothy Titaley

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






