Pengaruh Penambahan Serbuk Bata Merah Terhadap Stabilisasi Tanah Lempung Pada Ruas Jalan Inamosol Kabupaten Seram Bagian Barat

Authors

  • Elfaldo Falens Usmany Politeknik Negeri Ambon, Indonesia
  • Sjafrudin Latar Politeknik Negeri Ambon, Indonesia
  • Ir Godfried Lewakabessy Politeknik Negeri Ambon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i6.641

Keywords:

CBR, Serbuk Bata Merah, Tanah Lempung

Abstract

Wilayah pegunungan Kecamatan Inamosol, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir hidup terisolasi, dikarenakan kondisi infrastruktur jalan diwilayah setempat rusak parah dan sulit dilalui masyarakayat, karena adanya bencana alam seperti curah hujan berlebih hingga menyebabkan longsor, dengan hal tersebut Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat melakukan perencanaan pekerjaan untuk pembangunan di ruas jalan inamosol. Sebelum dilaksanakan pekerjaan maka dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh serbuk bata merah terhadap stabilisasi tanah lempung di daerah tersebut yang akan dilakukan dasar pembangunan jalan layak pakai atau tidak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan melakukan pemadatan tanah sesuai spesifikasi SNI, berat isi tanah kering 1.394 gr/cm3>15.84% dengan penambahan CBR yang sudah distabilisasikan dengan serbuk bata merah. pengujian kadar air tanah 27,59%. koefisien (Cc) 0.539, tanah kering 1.394 gr/cm3 dan kadar air 15.84%. Pengujian batas cair 3%=49.11%< 27.81% dari batas tanah cair aslinya.  6%=62.50% >13.39 dari nilai batas cair tanah asli dengan bahan tambah serbuk bata merah 3% dan 14.42 < dari batas cair nilai tanah asli. Sedangkan, pada pengujian  9% =43.21 < 9.29 dari nilai batas cair tanah asli dengan bahan tambah serbuk kaca 6% dan 33.21 dari nilai batas cair.

References

Badan Standardisasi Nasional, 2008. SNI 1965:2008, Cara Uji Penentuan Kadar Air Untuk Tanah Dan Batuan Di Laboratorium,Penerbit Badan Standardisasi Nasional: Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional Indonesia, 2000. SNI 15-2094-2000: Mutu Dan Cara Uji Bata Merah Pejal, Departermen Pemukiman Dan Prasarana Wilayah: Bandung.

Badan Standardisasi Nasional, 2008. SNI 1966:2008, Cara Uji Penentuan Batas Plastis Dan Indeks Plastisitas Tanah. Badan Standardisasi Nasional: Jakarta.

Badan Standardisasi Nasional, 2008. SNI 1743:2008 Cara Uji Kepadatan Berat Untuk Tanah. Badan Standardisasi Nasional: Jakarta.

Budi Prasetia, 2024. Pengaruh Penambahan Serbuk Batu Bata Merah Terhadap Nilai CBR Laboratorium. Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar.

Das, B. M. 1995. Mekanika Tanah (Prinsip – Prinsip Rekayasa Geoteknis). Penerbit PT. Erlangga: Jakarta.

Hardiyatmo, H. C. 2006. Mekanika Tanah I, Edisi Pertama Utama, Penerbit Gadjah Mada University Press, Yogyakata.

Ir. Palupi Puspitorini, M.P. Gelvin Iqbal P, S.P., M.M, 2024. Dasar-Dasar Ilmu Tanah Penerbit Mitra Cendekia Media : Sijunjung.

Tri Nugraha Dominiq Nara, 2025. Analisis Nilai CBR Dengan Penambahan Kerikil Passo Batu Gong Kecamatan Baguala Kota Ambon. Politeknik Negeri Ambon.

Vini Vidianova Gracella, 2021. Pengaruh Karakteristik Tanah Lempung Yang Distabilisasi Dengan Bahan Tambah Serbuk Batu Bata. Politeknik Negeri Samarinda.

Downloads

Published

2025-12-01

How to Cite

Usmany, E. F., Latar, S., & Lewakabessy, I. G. (2025). Pengaruh Penambahan Serbuk Bata Merah Terhadap Stabilisasi Tanah Lempung Pada Ruas Jalan Inamosol Kabupaten Seram Bagian Barat. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(7), 1106–1116. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i6.641

Issue

Section

Articles