Identifikasi Bakteri Escherichia coli Pada Air Minum Isi Ulang
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i7.647Keywords:
Identifikasi, Air Minum Isi Ulang, Depot Air Minum, Escherichia coli, MPNAbstract
Air minum merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus memenuhi persyaratan kualitas dari segi fisik, kimia, dan mikrobiologi. Ditinjau dari aspek mikrobiologi, air yang aman untuk diminum tidak boleh mengandung bakteri koliform maupun Escherichia coli dalam setiap 100 mL sampel yang diuji. Escherichia coli adalah bakteri yang termasuk dalam famili Enterobacteriaceae dan biasanya hidup di saluran pencernaan manusia serta hewan berdarah panas. Apabila bakteri ini ditemukan dalam air minum, hal tersebut menunjukkan rendahnya kualitas sanitasi atau higiene dan dapat menjadi pemicu munculnya penyakit diare. Penelitian ini bertujuan mendeteksi keberadaan Escherichia coli pada air minum isi ulang yang diproduksi oleh sejumlah depo di kawasan Tamalanrea. Jenis penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif dengan pendekatan observasional. Proses analisis dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Universitas Hasanuddin dengan mengambil sampel dari lima depo air minum isi ulang yang berbeda. Pemeriksaan kualitas bakteriologis dilakukan menggunakan metode Angka Paling Mungkin (MPN), yang diawali dengan uji pendugaan memakai media Kaldu Laktosa (LB) dalam metode tabung ganda 3:3:3, kemudian dilanjutkan dengan uji konfirmasi menggunakan media Kaldu Laktosa Hijau Cemerlang (BGLB), dan dituntaskan dengan uji lengkap pada media Kaldu EC. Berdasarkan hasil pemeriksaan, dari lima sampel air yang dianalisis, tiga di antaranya menunjukkan hasil negatif (tidak ditemukan Escherichia coli), sedangkan dua sampel lainnya menunjukkan hasil positif yang menandakan adanya bakteri tersebut.
References
Chandra, T., Meliyanti, F., & Yustati, E. (2024). Faktor hygiene sanitasi pada depot air minum isi ulang (DAMIU). Jurnal 'Aisyiyah Medika, 9(1).
Fathoni, A., Erly, E., & Endrinaldi. (2015). Identifikasi bakteri Escherichia coli pada air minum isi ulang yang diproduksi depot air minum isi ulang di Kecamatan Padang Selatan.Jurnal Kesehatan Andalas, 4(2), 125–132.
Kasim, K. P., & D., P. (2014). Faktor-faktor yang berhubungan dengan cemaran mikroba dalam air minum isi ulang pada depot air minum Kota Makassar. Jurnal Kesehatan, 13, 39–44.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2010). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 tentang higiene sanitasi depot air minum. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Khoeriyah, A., & Anies. (2015). Aspek kualitas bakteriologis depot air minum isi ulang (DAMIU) di Kabupaten Bandung Barat. Majalah Kedokteran Bandung, 47(3).
Kurniawan, F. B., & Sahli, I. T. (2018). Bakteriologi: Praktikum teknologi laboratorium medik. Jakarta: EGC.
Pelczar, M. J., Chain, E. C. S., Krieg, N. R., & Aneja, K. R. (2001). Pelczar’s Microbiology (6th rev. ed.). New Delhi: Medtec Science Press.
Prasiddhanti, A. E. T. H., & Wahyuni. (2015). Karakter permukaan Escherichia coli yang diisolasi dari susu kambing Peranakan Ettawah yang berperan terhadap kemampuan adesi pada sel epitelium ambing. Jurnal Sain Veteriner, 33(1).
Rahayu, C. S., Setiani, O., & Nurjazuli, N. (2013). Faktor risiko pencemaran mikrobiologi pada air minum isi ulang di Kabupaten Tegal. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 12(1), 1–9.
Sari, D. N. V., Sari, P. K., & Ramadhani, D. (2018). Deteksi MPN Coliform pada air minum isi ulang di Kecamatan Pengaron. Laporan Penelitian, Akademi Analis Kesehatan Banjarbaru.
Sekarwati, N., Subagiyono, W., Wulandari, D., & Hanifah, N. (2016). Analysis of total coliform in clean water and Escherichia coli in drinking water at refill drinking water depots in the working area of Puskesmas Kalasan, Sleman. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal), 10(2), 58–63.
Suhestry, A. D., Rizal, S., Suroso, E., & Kustyawati, M. E. (2022). Analisis mikrobiologi, fisika dan kimia air minum isi ulang dari depot di Kampung Baru, Kedaton, Bandar Lampung. Jurnal Agroindustri Berkelanjutan, 1(1), 121–129.
Sunarti, & Novita, R. (2016). Uji kualitas air sumur dengan menggunakan metode MPN (Most Probable Numbers). Bioilmi, 1(1).
Winandar, A., Muhammad, R., & Irmansyah, I. (2020). Analisis Escherichia coli dalam air minum isi ulang pada depot air minum (DAM) di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh. Serambi Saintia: Jurnal Sains dan Aplikasi, 8(1), 53–61.
Zikra, W., Amir, A., & Putra, A. E. (2018). Identifikasi bakteri Escherichia coli (E. coli) pada air minum di rumah makan dan cafe di Kelurahan Jati serta Jati Baru Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Evi Damayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






