Rancangan Campuran Beton Admixture Menggunakan Sikagrout 215 New

Authors

  • Ridho Adian Kamarullah Politeknik Negeri Ambon, Indonesia
  • Hamkah Hamkah Politeknik Negeri Ambon, Indonesia
  • Penina T Istia Politeknik Negeri Ambon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i7.660

Keywords:

beton admixture, sikagrout 215 new, mix design

Abstract

SikaGrout 215 New yang merupakan bahan grouting siap pakai dengan karakteristik tidak menyusut dan waktu kerja yang sesuai dengan temperature lokal. Penggunaan semen Sika Grout 215 New ini dapat memperkecil nilai absorbs dan meningkatkan kuat tekan. penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai perbedaan kuat tekan beton mutu rendah menggunakan SikaGrout 215 pada umur 7 dan 28 hari. Metode yang dipakai untuk pembuatan campuran beton (mix design) menggunakan SNI 03-2834-2000 untuk memperoleh perbedaan kuat tekan beton mutu rendah dengan menggunakan SikaGrout 215 New variasi 0%,0,5%,1%,1,5%. Dari hasil penelitian diperoleh kuat tekan beton yang dibuat menggunakan bahan tambahan sika grout 215 new pada 7 hari perendaman berdasarkan varaisi 0,5% yaitu 11.89 MPa, 1 % yaitu 12.07 MPa dan 1,5% 12.27 MPa dan kekuatan kuat tekan beton yang dibuat menggunakan bahan tambahan sika grout 215 new pada 28 hari perendaman berdasarkan varaisi 0,5% yaitu 18.50 MPa, 1 % yaitu 19.25 MPa dan 1,5% 19.63 MPa dan peningkatan pada 28 hari perendaman yaitu 0,5% 0.39 MPa, 1% 1.14 MPa, 1,5% 1.52 MPa. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi bagi pihak-pihak yang ingin menguji kuat tekan beton dengan menggunakan Sikagrout 215 New dengan beberapa variasi.

References

Ahmad, S. N., Hanafie, I. M., Sriwati, M., Kamba, C., Lapian, F. E. P., Risfawany, L. D., ... & Wasolo, I. G. (2021). Pemanfaatan material alternatif (sebagai bahan penyusun konstruksi). Tohar Media.

Ervianto, M., Saleh, F., & Prayuda, H. (2016). Kuat tekan beton mutu tinggi menggunakan bahan tambah abut terbang (fly ash) dan zat adiktif (bestmittel). Sinergi, 20(3), 199-206.

Hamkah, H., Istia, P. T., Purwanto, H., & Romiwi, F. B. (2023). Analisis Kondisi Berdasarkan Tingkat Kerusakan Jembatan Menggunakan Metode Bridge Manajemen System (Studi 3 Jembatan Nasional Pada Ruas Jalan Ambon-Passo). Proceedings of Life and Applied Sciences, 3.

Hamkah, H., Jacob, J. C., & Leipipi, S. (2023). Pengaruh Tambahan Semen Portland Komposit Pada Cold Paving Hot Mix Asbuton Terhadap Karakteristik Marshal. Proceedings of Life and Applied Sciences, 3.

Hamkah, H., Jakob, J. C., & Walalayo, R. (2024). Pengaruh Bahan Pengisi Batu Karang Terhadap Karakteristik Marshall Campuran Beton Aspal Lapis Aus Asbuton. Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia), 10(1), 65-74.

Irianto, I., Fauzan, H., Franky, E. L., Miswar, T., Mansyur, M., Mabui, D. S., ... & Hamkah, H. (2022). Teknologi Beton.

Mabui, D. S., Rochmawati, R., Yunianta, A., Tumpu, M., Lapian, F. E., Riswanto, S., & Fauzi, M. (2023). Beton “Jenis dan Kegunaannya”. TOHAR MEDIA.

Mahendra, W. (2022). Perencanaan Beton Mutu Tinggi Dengan Perbandingan Bahan Tambah Sikagrout 215 New (Doctoral dissertation, Universitas Medan Area).

Setyowati, I. E. W. (2021). Beton Modifikasi Limbah Batu Onyx. Media Nusa Creative (MNC Publishing).

Siyoto, S., & Sodik, M. A. (2015). Dasar metodologi penelitian. literasi media publishing.

SNI 03-1968-1990. Metode Pengujian Analisis Saringan Agregat Halus dan Agregat Kasar. Badan Standarisasi Nasional (BSI)

SNI 03-1968-1990. Metode Pengujian Tentang Analisis Saringan Agregat Halus dan Kasar. Badan Standarisasi Nasional (BSN)

SNI 03-1971-1990. Metode Pengujian Kadar Air Agregat. Badan Standarisasi Nasional (BSN)

SNI 03-1971-1990. Metode Pengujian Kadar Air Agregat. Badan Standarisasi Nasional (BSI)

SNI 03-1974-1990. Metode Pengujian Kuat Tekan Beton. Badan Standarisasi Nasional (BSN)

SNI 03-2834-2000 Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Nasional. Badan Standarisasi Nasional (BSN)

SNI 03-2834-2000. Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal. Badan Standarisasi Nasional (BSN)

SNI 03-2834-2004. Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal. Badan Standarisasi Nasional (BSI)

SNI 03-2847-2002. Tata Cara Perencanaan Stuktur Beton untuk Bangunan Gedung. Badan Standarisasi Nasional (BSN)

SNI 03-4142-1996. Metode Pengujian Jumlah Bahan dalam Agregat yang Lolos Saringan Nomor 200 (0,0075 mm). Badan Standarisasi Nasional (BSI)

SNI 03-4804-1998. Metode Pengujian Berat Isi dan Rongga Udara dalam Agregat. Badan Standarisasi Nasional (BSN)

SNI 03-4808-1998. Metode Pengujian Berat Isi dan Rongga Udara dalam Agregat. Badan Standarisasi Nasional (BSI)

SNI 03-6820. Spesifikasi Agregat Halus Untuk Pekerjaan Adukan dan Plesteran dengan Bahan Dasar Semen. Badan Standarisasi Nasional (BSN)

SNI 15-2049-2004. Semen Portland. Badan Standarisasi Nasional (BSN)

SNI 1970:2008. Cara Uji Berat Jenis Penyerapan Air Agregat Halus. Badan Standarisasi Nasional (BSN)

Syakur , A. A. (2022). Penggunaan Kadar Sika Grout sebagai Subtitusi Parsial Semen Terhadap Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah dan Kuat Lentur Benton. Journal Teknik, 1-100.

Downloads

Published

2025-12-15

How to Cite

Kamarullah, R. A., Hamkah, H., & Istia, P. T. (2025). Rancangan Campuran Beton Admixture Menggunakan Sikagrout 215 New. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(7), 1211–1221. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i7.660

Issue

Section

Articles