Peran Guru Sebagai Fasilitator dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i7.663Keywords:
Peran Guru, Fasilitator, Kemandirian BelajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru sebagai fasilitator dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa serta mengidentifikasi hambatan dan implikasi pedagogis yang muncul dalam proses pembelajaran. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan guru serta siswa sebagai informan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk menemukan pola dan tema terkait strategi fasilitasi, respon siswa, serta faktor penghambat pembelajaran mandiri. Hasil penelitian diharapkan memberikan gambaran komprehensif mengenai efektivitas peran fasilitator dalam pembelajaran, sekaligus menjadi rujukan bagi sekolah dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi penguatan kemandirian belajar. Temuan penelitian ini juga berkontribusi pada upaya mewujudkan pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan sesuai arah pembangunan pendidikan nasional.
References
Arends RI. Learning to Teach. 10th ed. New York: McGraw-Hill; 2021.
Brookfield SD. Teaching for Critical Thinking: Tools and Techniques to Help Students Question Their Assumptions. San Francisco: Jossey-Bass; 2021.
Creswell JW, Poth CN. Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. 4th ed. Thousand Oaks: Sage Publications; 2018.
Hamdani A. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran mandiri siswa sekolah menengah. Jurnal Teknologi Pendidikan. 2022;10(4):233–42.
Hartati S. Strategi pembelajaran berbasis fasilitasi guru dalam meningkatkan keaktifan siswa. Journal of Educational Practice. 2021;6(3):112–20.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Laporan Kinerja Satuan Pendidikan dalam Penguatan Kemandirian Belajar. Jakarta: Kemdikbudristek; 2023.
Komalasari K, Saripudin D. Pembelajaran Kontekstual untuk Pengembangan Kemandirian Belajar Siswa. Bandung: Refika Aditama; 2020.
Machmud A, Ananda R. Peran Guru sebagai Fasilitator dalam Pembelajaran Abad 21. Jakarta: Prenada Media; 2024.
McCombs BL. Developing responsible and autonomous learners. Educational Psychologist. 2020;42(3):171–85.
Patton MQ. Qualitative Research and Evaluation Methods. 4th ed. Thousand Oaks: Sage; 2018.
Riyanto Y. Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta: Kencana; 2020.
Rusman. Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers; 2021.
Santrock JW. Educational Psychology. 7th ed. New York: McGraw-Hill; 2020.
Sari AP, Widodo S. Kemandirian belajar siswa dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Ilmu Pendidikan. 2023;18(2):89–104.
Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2022.
Syafitri M, Harahap G. Analisis hambatan guru dalam menerapkan pembelajaran student-centered. Jurnal Inovasi Pendidikan. 2021;9(2):70–9.
UNESCO. Global Education Monitoring Report 2024: Learner Autonomy and Resilience. Paris: UNESCO Publishing; 2024.
Wulandari N, Hakim L. Pengaruh peran guru terhadap kemandirian belajar siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran. 2022;55(1):15–28.
Zimmerman BJ. Becoming a self-regulated learner: An overview. Theory Into Practice. 2021;60(2):137–45.
Zimmerman BJ. Theories of self-regulated learning and academic achievement. In: Meece JL, Eccles J, editors. Handbook of Motivation in Education. 2nd ed. New York: Routledge; 2020. p. 45–68.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Andi Adiva Fahreza, Isra Raihan Putra Yasmin, Najmi Nurul Fadzilah, M Ridwan Said Ahmad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






