Hubungan Air dan Sanitasi dengan Stunting Pada Anak Usia 2-5 Tahun di Madiun

Authors

  • Muhammad Hasan Al Banna Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Julian Benedict Swannjo Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Aulia Putri Utomo Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Evelyn Evelyn Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Albertus Alarik Liauwnardo Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Yoga Akbar Arifandi Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Samuel Davin Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Constantia Lidwina Targanski Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Amara Destania Armyne Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Marlinda Nurika UPT Latkesmas Murnajati, Madiun, Indonesia
  • Dwi Susanti Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i7.672

Keywords:

stunting, sumber air, kualitas air, sanitasi, anak usia di bawah lima tahun (balita)

Abstract

Latar Belakang: Stunting terus menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di seluruh dunia, terutama berdampak pada anak-anak di bawah usia lima tahun. Stunting disebabkan oleh kelaparan yang terus-menerus, infeksi, dan masalah lingkungan, termasuk kualitas air yang buruk dan sanitasi yang tidak memadai. Di desa Klorogan dan Geger, yang terletak di Kabupaten Madiun, sebagian besar rumah tangga bergantung pada air sumur, sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang keamanannya dan hubungannya dengan stunting pada anak-anak . Metode: Penelitian observasional potong lintang dilakukan pada anak-anak berusia 2 hingga 5 tahun di Desa Klorogan dan Geger, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Data dikumpulkan melalui kuesioner standar yang selaras dengan kriteria WHO untuk air minum dan sanitasi. Stunting dinilai menggunakan skor z tinggi badan menurut usia (HAZ) sesuai dengan kriteria pertumbuhan WHO. Korelasi antara sumber air, sanitasi, dan stunting diperiksa menggunakan Uji Eksak Fisher. Hasil: Penelitian ini melibatkan 115 partisipan. Angka kejadian stunting ditetapkan sebesar 17,39%. Sekitar 68,70% rumah tangga menggunakan sumber air yang lebih baik, sedangkan 98,26% memiliki fasilitas sanitasi yang lebih baik. Studi statistik memperlihatkan tidak ada korelasi signifikan antara kualitas air (p=0,2512) atau status air (p=0,7616) dengan stunting. Namun, stunting lebih banyak terjadi pada populasi dengan sanitasi yang tidak memadai, sumber air yang tidak memenuhi standar, dan kualitas air yang rendah. Kesimpulan: Studi ini tidak menemukan hubungan yang signifikan antara status sumber air, kualitas air, dan sanitasi dengan stunting.

References

Cumming, O., & Cairncross, S. (2016). Can water, sanitation and hygiene help eliminate stunting? Current evidence and policy implications. Maternal & Child Nutrition, 12(Suppl 1), 91. https://doi.org/10.1111/MCN.12258

de Onis, M., & Branca, F. (2016). Childhood stunting: a global perspective. Maternal & Child Nutrition, 12(Suppl 1), 12. https://doi.org/10.1111/MCN.12231

Feldman, P. M., & Lee, M. M. (2018). Normal Variant and Idiopathic Short Stature. Pediatric Endocrinology: A Practical Clinical Guide, 61–79. https://doi.org/10.1007/978-3-319-73782-9_3

Fibrianti, E. A., Thohari, I., & Marlik, M. (2021). Hubungan Sarana Sanitasi Dasar dengan Kejadian Stunting di Puseksmas Loceret, Nganjuk. Jurnal Kesehatan, 14(2), 127–132. https://doi.org/10.32763/C1JDM202

Georgiadis, A., & Penny, M. E. (2017). Child undernutrition: opportunities beyond the first 1000 days. The Lancet Public Health, 2(9), e399. https://doi.org/10.1016/S2468-2667(17)30154-8

Gusnedi, G., Nindrea, R. D., Purnakarya, I., Umar, H. B., Andrafikar, Syafrawati, Asrawati, Susilowati, A., Novianti, Masrul, & Lipoeto, N. I. (2023). Risk factors associated with childhood stunting in Indonesia: A systematic review and meta-analysis. Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition, 32(2), 184–195. https://doi.org/10.6133/APJCN.202306_32(2).0001

UNICEF, WHO, & World Bank. (2025). Joint child malnutrition estimates (JME) (UNICEF-WHO-WB). https://www.who.int/data/gho/data/themes/topics/joint-child-malnutrition-estimates-unicef-who-wb

Mara, D., Lane, J., Scott, B., & Trouba, D. (2010). Sanitation and Health. PLoS Medicine, 7(11), e1000363. https://doi.org/10.1371/JOURNAL.PMED.1000363

Null, C., Stewart, C. P., Pickering, A. J., Dentz, H. N., Arnold, B. F., Arnold, C. D., Benjamin-Chung, J., Clasen, T., Dewey, K. G., Fernald, L. C. H., Hubbard, A. E., Kariger, P., Lin, A., Luby, S. P., Mertens, A., Njenga, S. M., Nyambane, G., Ram, P. K., & Colford, J. M. (2018). Effects of water quality, sanitation, handwashing, and nutritional interventions on diarrhoea and child growth in rural Kenya: a cluster-randomised controlled trial. The Lancet Global Health, 6(3), e316–e329. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(18)30005-6

World Bank. (2025). Nutrition Overview. https://www.worldbank.org/en/topic/nutrition/overview

Olo, A., Suzana Mediani, H., Rakhmawati, W., & Padjadjaran, U. (2021). Hubungan Faktor Air dan Sanitasi dengan Kejadian Stunting pada Balita di Indonesia. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1113–1126. https://doi.org/10.31004/OBSESI.V5I2.788

Prüss-Ustün, A., Wolf, J., Bartram, J., Clasen, T., Cumming, O., Freeman, M. C., Gordon, B., Hunter, P. R., Medlicott, K., & Johnston, R. (2019). Burden of disease from inadequate water, sanitation and hygiene for selected adverse health outcomes: An updated analysis with a focus on low- and middle-income countries. International Journal of Hygiene and Environmental Health, 222(5), 765–777. https://doi.org/10.1016/j.ijheh.2019.05.004

Soeracmad, Y., Ikhtiar, M., Bintara, A. S., Pasca Sarjana, P., & Kesehatan Lingkungan, prodi. (2019). Hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah Tangga Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Balita Di Puskesmas Wonomulyo Kabupaten polewali Mandar Tahun 2019. J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 138–150. https://doi.org/10.35329/JKESMAS.V5I2.519

Storr, H. L., Freer, J., Child, J., & Davies, J. H. (2023). Assessment of childhood short stature: a GP guide. British Journal of General Practice, 73(729), 184–186. https://doi.org/10.3399/BJGP23X732525

WHO. (2015). Stunting in a nutshell. https://www.who.int/news/item/19-11-2015-stunting-in-a-nutshell

Kemenkes RI. (2025). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 - Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan | BKPK Kemenkes. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/survei-status-gizi-indonesia-ssgi-2024/

Vilcins, D., Sly, P. D., & Jagals, P. (2018). Environmental Risk Factors Associated with Child Stunting: A Systematic Review of the Literature. Annals of Global Health, 84(4), 551. https://doi.org/10.29024/AOGH.2361

WHO. (2017). Guidelines for drinking-water quality, 4th edition, incorporating the 1st addendum. Geneva: World Health Organization. Geneva, Switzerland. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789241549950

WHO, & UNICEF. (n.d.). The Who/Unicef Joint Monitoring Programme Estimates on WASH. Retrieved December 9, 2025, from https://washdata.org/

Yani, A. (2023). Studi Literatur: Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Stunting Pada Balita. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 10(11), 3148–3155. Https://Doi.Org/10.33024/Jikk.V10i11.12591

Zahtamal, Z., Restila, R., Sundari, S., & Palupi, R. (2024). The Influence Of Environmental Sanitation On Stunting. Jurnal Kesehatan Lingkungan , 16(1), 59–67. https://doi.org/10.20473/JKL.V16I1.2024.59-67

Downloads

Published

2025-12-19

How to Cite

Al Banna, M. H., Swannjo, J. B., Utomo, A. P., Evelyn, E., Liauwnardo, A. A., Arifandi, Y. A., Davin, S., Targanski, C. L., Armyne, A. D., Nurika, M., & Susanti, D. (2025). Hubungan Air dan Sanitasi dengan Stunting Pada Anak Usia 2-5 Tahun di Madiun. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(7), 1242–1251. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i7.672

Issue

Section

Articles