Perbandingan Mutu Beton Dengan Menggunakan Abu Batu Dan Pasir Kali Noa – Desa Waipia Maluku Tengah

Authors

  • Raizky Gilyan Polyn Politeknik Negeri Ambon, Indonesia
  • Lenora Leuhery Politeknik Negeri Ambon, Indonesia
  • Tonny Sahusilawane Politeknik Negeri Ambon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i7.680

Keywords:

perbandingan, kuat beton, mutu beton

Abstract

Beton adalah material konstruksi yang pada saat ini sudah sangat umum digunakan. Beton merupakan suatu bahan komposit dari beberapa material, terdiri daric ampuran antara semen, agregat halus, agregat kasar, dan air. Dalam Penelitian ini agregat halus yang digunakan yaitu abu batu  dari stone crusher BBPS dengan pasir kali Noa - Desa Waipia Maluku Tengah Akan dibandingkan kekuatan tekanya. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kuat tekan beton dengan menggunakan abu batu dan pasir kali noa - Desa Waipia  Maluku Tengah.Dengan metode yang digunakan yaitu metode SNI. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan hasil pengujian lab yang telah dilakuakan ,maka diperoleh dengan nilai kuat tekan rencana  fc16.6 Mpa. Nilai kuat tekan beton normal sebesar fc 16,70 Mpa dan niali kuat tekan abu batu sebesar fc 16,42 Mpa sehingga dapat memenuhi standar kuat tekan rencana yaitu fc 16,6 Mpa, sehingga nilai agregat halus abu batu memiliki kuat tekan yang lebih kuat dari agregat halus kali noa,karna karakteristik abu batu memiliki ukuran yang sangat kecil sehingga dapat menutupi poro pori beton agar beton menjadi padat dan kuat.

References

Adisatria, B., & Arifudin, A. M. (2024). Analisis pengaruh perbedaan jenis agregat halus pasir Sungai Gendol, pasir Sungai Progo, dan abu batu pada campuran beton.

Standard, A. C. I. (1996). Standard practice for selecting proportions for normal, heavyweight, and mass concrete. ACI Man. Concr. Pract, 1996, 1-38.

Ahmad, S., & AchmAD, A. R. (2022). Analisa Perbandingan Kuat Tekan Paving Dengan Campuran Pasir Dan Semen Substitusi Abu Batu (Doctoral dissertation, UNDARIS).

Anggraini, R. N., Lubis, F., & Apriani, W. (2022). Analisis Perbandingan Kuat Tekan Beton Terhadap Penggunaan Pasir Alam Dan Pasir Pecah. Journal of Infrastructure and Civil Engineering, 2(01), 81-86.

Nasional, B. S. (2000). Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal (SNI 03-2834-2000). Badan Standarisasi Nasional, 2000.

Nasional, B. S. (1989). Jenis Agregat Untuk Bahan Bangunan. SNI. S-04-1989.

Nurjaman, B. Z., Roestaman, R., & Walujodjati, E. (2021). Pengaruh Penggunaan Agregat Abu Batu Sebagai Pengganti Agregat Halus Alami Terhadap Sifat-Sifat Beton. Jurnal Konstruksi, 19(1), 31-42.

Fitria Handayadi (2019) Manfaat Limbah Abu Batu Sebagai Tambahan Material Bahan Bangunan

Rudiana, D. (2018). Perbandingan Abu Batu dengan Pasir Cimangkok sebagai Agregat Halus pada Beton. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik Sipil, 1(1).

SNI 03-2834-2000, T. C. P. R. C. B. N. (2000). Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal. SNI 03-2834-2000. 1–34.

Downloads

Published

2025-12-27

How to Cite

Polyn, R. G., Leuhery, L., & Sahusilawane, T. (2025). Perbandingan Mutu Beton Dengan Menggunakan Abu Batu Dan Pasir Kali Noa – Desa Waipia Maluku Tengah. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(7), 1328–1333. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i7.680

Issue

Section

Articles