Integrasi Nilai Budaya Lokal dalam Pelayanan Publik Digital: Perspektif Hukum Administrasi Negara
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i8.712Keywords:
Transformasi Digital, Pelayanan Publik, Budaya Lokal, SPBE, Hukum Administrasi NegaraAbstract
Transformasi digital pelayanan publik telah menjadi agenda strategis dalam reformasi administrasi pemerintahan di Indonesia, termasuk di tingkat pemerintah daerah. Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi. Namun, implementasi transformasi digital di daerah masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait kesiapan infrastruktur, kapasitas sumber daya manusia, serta kesenjangan literasi digital masyarakat. Dalam konteks tersebut, integrasi nilai budaya lokal menjadi aspek penting untuk memastikan bahwa pelayanan publik digital dapat diterima, digunakan, dan dipercaya oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai budaya lokal dalam pelayanan publik digital dari perspektif hukum administrasi negara di Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian normatif-empiris (socio-legal research). Data diperoleh melalui studi dokumen kebijakan dan peraturan perundang-undangan serta wawancara mendalam dengan aparatur pemerintah daerah dan masyarakat pengguna layanan publik digital. Data dianalisis secara kualitatif deskriptif-analitis dengan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SPBE telah mendorong modernisasi pelayanan publik, namun belum sepenuhnya mengakomodasi nilai budaya lokal secara eksplisit dalam kerangka regulasi dan desain layanan digital. Integrasi budaya lokal, seperti nilai gotong royong, musyawarah, dan identitas budaya daerah, terbukti meningkatkan penerimaan masyarakat dan legitimasi kebijakan pelayanan publik digital. Oleh karena itu, diperlukan strategi transformasi digital yang holistik dengan mengintegrasikan aspek hukum, kebijakan publik, teknologi, kualitas pelayanan, dan nilai budaya lokal guna mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan berkelas dunia.
References
Alimas Jonsa, M. M. (2023). Integrating local wisdom in public services during the digitalization era in Indonesia. Pinisi Discretion Review, 7(1), 207–214. https://doi.org/10.26858/pdr.v7i1.58026.
Chawala, E. &. (2025). The Effect Of E-Procurement Risk Mitigation Strategies On Prevention Of Corruption In Public Procurement In Tanzania. journal Cape Coast Technical University,11 (2)., 110 - 124.10.26437/ajar.v11i2.980.
Cîmpean, D. (2024). Amendments to Public Procurement Contracts in Times of Crises. 3rd International Conference on Modern Trends in Business, Hospitality and Tourism, ICMTBHT 2023 (pp. 133 - 148). Cluj-Napoca: Springer Nature.
Cole, L. (2022). Assembling a cabinet of curiosities: Using participatory action research and constructivist grounded theory to generate stronger theorization of public sector innovation labs. Journal of Participatory Research Methods, 3(2), https://doi.org/10.35844/001c.36761.
Creswell, J. W. (2020). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Erdem, F. B. (2025). Boundaries of Force Majeure in Shipbuilding Contracts Pursuant to the Recent Judgment of RTI Ltd v. MUR Shipping. journal Kluwer Law International,20(9)., 607 - 614.10.54648/gtcj2025094.
Guo, P. (2021). Good Faith in Long-Term Relational Supply Contracts in the Context of Hardship from A Comparative Perspective. Australia: Springer Nature.
imelda, C. (2020). Peran Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam memberikan perlindungan hukum. Jurnal Thengkyang, 5(1), 21–32. https://jurnal.unisti.ac.id/thengkyang/article/view/139.
Imelda, C. (2024). Konstruksi hukum dan dampak Peraturan Menteri PANRB No. 1 Tahun 2023: Efektivitas administrasi publik melalui reformasi jabatan fungsional. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 2(4), 825–834. https://doi.org/10.61722/jipm.v2i4.352.
Imelda, C. P. (2025). Kebijakan publik di era society 5.0. padang: CV. Gita Lentera.
Imelda, C. S. (2023). Sosialisasi perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dalam perspektif hukum administrasi negara. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB), 1(4), 1–9. https://doi.org/10.58266/jpmb.v1i4.60.
Indonesia, R. (2018). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. JAKARTA: Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Kumar, L. &. (2025). A hybrid AI and blockchain framework for intelligent supply chain optimization with reinforcement learning-based inventory management, stochastic demand forecasting, and sustainable supplier selection. Springer Science and Business Media Deutschland GmbH, 10.1007/s00500-025-10947-8.
Kurniawan, I. H. (2020). Kebijakan Publik Dalam Era Digital: Perspektif Dan praktik. jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Liguori, F. &. (2023). The principle of preservation of contractual balance. journal Universita degli Studi di Milano, 2023 (3)., 44 - 63.10.13130/2723-9195/2023-3-97.
Nugroho, A. F. (2022). Manajemen Teknologi Informasi Dalam Pemerintahan . yogyakarta: Penerbit Andi.
Ølykke, G. S. (2025). Safeguarding ‘National Security’ In A Public Procurement Context. journal Kluwer Law International,62(4)., 1121 - 1154. 10.54648/cola2025065.
Prabowo, T. S. (2021). E-Government: Transformasi Layanan Publik Dengan Teknologi Informasi Dan Komunikasi. jakarta: Universitas Indonesia.
Priyanto, S. B. (2023). Smart Governance: Teknologi Dan Kebijakan Dalam Layanan Publik . malang: Setara Press.
Puspita, A. C. (2024). The Effect of E-Procurement Policy on Corruption in Government Procurement: Evidence from Indonesia. International Journal of Public Administration,47(2)., 117 - 129.10.1080/01900692.2022.2093900.
Rashid, A. &. (2025). Supply chain cognitive resilience through AI-powered risk mitigation and autonomous resilience. Emerald Publishing, 1 - 16. 10.1108/SCM-07-2025-0656.
Sangaji, M. S. (2025). Transformasi Inovasi Pelayanan Publik menuju Pemerintahan Digital. Jejaring Administrasi Publik, 17(1), 54–70. https://doi.org/10.20473/jap.v17i1.72708.
Santoso, D. (2021). Tantangan Dan Peluang Dalam Transformasi Digital Sektor Publik Indonesia. surabaya: Airlangga.
Setyawan, Y. E. (2025). Digital Government post-reform in Indonesia: Normative developments and implementation by state organizing institutions. Law Reform: Jurnal Pembaharuan Hukum, 21(1), 155–179. https://doi.org/10.14710/lr.v21i1.68556.
Soekarno., A. D. (2020). Strategi Digitalisasi Dalam Pelayanan Publik. jakarta: Bappenas.
Suardi, I. R. (2025). The acceptance of procurement system in affecting corruption in the Indonesian Government: user perspective. Journal of Entrepreneurship and Public Policy, 10.1108/JEPP-05-2024-0077.
Sulaiman, R. M. (2023). Digitalisasi Dan Pelestarian Budaya Lokal: Integrasi Teknologi Dalam Layanan Publik. bandung: Alfabeta.
Wahyudi, S. (2023). Transformasi Digital Dalam Pelayanan Publik: Teori Dan Praktik Di Indonesia. jakarta: Universitas Indonesia.
Zeithaml, V. A. (2002). Service quality delivery through web sites: A critical review of extant knowledge. Journal of the Academy of Marketing Science, 30(4), 362–375.https://link.springer.com/article/10.1177/009207002236911.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Chitra Imelda, Hasanuddin Hasanuddin, Waliadin Waliadin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






