Kritik Seni Pertunjukan Pagelaran Sabang Merauke
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i9.763Keywords:
Pagelaran Sabang Merauke, kritik seni, estetika pertunjukan, keberagaman budaya, seni pertunjukan IndonesiaAbstract
Pagelaran Sabang Merauke adalah sebuah pertunjukan seni yang menampilkan keragaman budaya Indonesia melalui gabungan tari, musik, dan visual panggung modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pagelaran sabang Merauke dalam perspektif kritik seni, khususnya untuk mengqanalisis aspek estetika pertunjukan serta makna budaya yang di sampaika melalui unsur tari, musik, dan visual panggung modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui pengamatan terhadap dokumentasi video Pagelaran Sabang Merauke. Analisis dilakukan dengan menerapkan kerangka kritik seni, meliputi pengamatan unsur estetika visual, gerak tari, iringan musik, serta makna budaya yang terkandung dalam pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pagelaran Sabang Merauke mampu menghadirkan pengalaman estetis yang kuat melalui perpaduan unsur seni tradisional dan modern. Pertunjukan ini berhasil menyampaikan pesan persatuan dalam keberagaman budaya Indonesia. Namun, pada beberapa bagian, dominasi unsur visual modern cenderung mengurangi kedalaman nilai budaya tradisional yang menjadi dasar pertunjukan.
References
Abdullah, A. F. (2019). Blambangan People's Resistance To Voc Year 1767-1773. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora), 3(2), 46-55. Https://doi.org/10.36526/js.v3i2.695
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Penelitian kualitatif dan desain riset: Memilih di antara lima pendekatan (Edisi ke-4). SAGE Publications.
Djelantik, A. A. M. (2004). Estetika: Sebuah pengantar. Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.
Hadi, S. (2019). Seni pertunjukan dan masyarakat. Pustaka Pelajar.
Hall, S. (1997). Representasi: Representasi budaya dan praktik pemaknaan. SAGE Publications.
Nugroho, M. P., Cahyana, A., & Falah, A. M. (2021). Penelitian Antropologi Kajian Etnografi Visual Pada Kain Tapis Lampung. ATRAT: Jurnal Seni Rupa, 9(2), 18-26.
Schechner, R. (2013). Studi pertunjukan: Sebuah pengantar (Edisi ke-3). Routledge.
Smith, T. (2017). Berpikir tentang kuratorial kontemporer. Independent Curators International.
Suharson, A. (2018). Topeng klasik gaya Yogyakarta dan kreatif modern karya Supana Ponowiguna kajian fungsi, gaya, dan struktur. Corak, 7(1), 44-53.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.
Djelantik, A. A. M. (2004). Estetika: Sebuah pengantar. Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.
Schechner, R. (2013). Performance studies: An introduction (3rd ed.). Routledge.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rima Fitrah, Adjie Restu Winata, Nurul Malinda, Rizma Oktaviani, Endang Riati, Laila Fitriah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






