Penggunaan Pasir Pantai Dalam Campuran AC-WC

Authors

  • Iin Satria Tehuwayo Politeknik Negeri Ambon, Indonesia
  • Hadi Purwanto Politeknik Negeri Ambon, Indonesia
  • Musper David Soumokil Politeknik Negeri Ambon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i9.769

Keywords:

pasir pantai, campuran, AC-WC

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan yang banyak memiliki pesisir Pantai dengan jumlah pasir Pantai yang besar dan belum dimanfaatkan secara maksimal, sebagai bahan untuk pembanggunan terutama pembangunan jalan. Sering dengan bertambahnya pembangunan jalan ,maka semakin tinggi pula permintaan akan bahan dasar tersebut, serta kualitas yang memenuhi persyaratan. oleh karena itu perlu di cari sumber lain sebagai bahan alternatif, pemanfaatan secara maksimal sumber daya alam setempat yang ada sebagai salah satu Upaya penghematan, merupakan suatu hal yang harus dilakukan, dari hal tersebut yang menjadi masalah penelitian ini adalah Berapa besar pengaruh pasir pantai terhadap Penggunaan pasir pantai dalam campuran AC-WC. Bertujuan untuk mengetahui berapa besar pengaruh pasir pantai terhadap nilai  Penggunaan pasir pantai dalam campuran AC-WC. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Experimental, Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu Metode Experimental dengan material untuk pengujian pasir pantai (agregat halus), pasir pantai (agregat kasar), filler tetap 2%, aspal tetap 6%, Data Sekunder yang digunakan dalam penelitian ini, Teknik Pengumpulan Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah GMF dan GMA. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Nilai VIM memenuhi syarat pada kadar pasir pantai 0% dan 6%, Nilai VMA tidak  memenuhi syarat pada kadar pasir pantai 0% dan 6%, Nilai VFB memenuhi pada semua kadar pasir pantai dan memenuhi syarat, Nilai Stabilitas memenuhi pada semua kadar pasir pantai dan memenuhi syarat, Nilai Flow memenuhi pada semua kadar pasir pantai dan memenuhi syarat, Nilai Marshall Quetient memenuhi pada semua kadar pasir pantai dan memenuhi syarat, Pada Nilai KAO (Kadar Aspal Optimum) 6,75% pasir pantai yang digunakan dari kadar 0% dan 6% memenuhi semua persyaratan., VFB,Stabilitas, dan Flow. Sehingga kadar pasir pantai yang digunakan sebagai bahan tambah aspal dalam pencampuran aspal adalah kadar pasir pantai 0% dan 6%, Dalam hasil uji yang telah dilakukan, kadar pasir pantai yang dapat digunakan 0%-6% namun Kadar pasir pantai yang nilai – nilai nya paling baik baik untuk digunakan sebagai campuran yang paling optimum adalah campuran dengan kadar pasir pantai 0%.

References

Alamsyah, A.A. (2003). Rekayasa Jalan Raya. Malang. UMM Press.

Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Maluku. (2020). Statistik Trandportasi Provinsi Maluku Tahun 2019 . Maluku :Benda Pusat Statistik Provinsi Maluku.

Christady, H. (2011). Perancangan Perkerasan Jalan dan Penyelidikan Tanah. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Direktoral Jenderal Bina Marga, (2017). Pemeriksaan Peralatan Unit Pencampuran Aspal Panas (Asphal Mixing Plant) . Pendoman Teknik No 001/ BN/2007. Departemen Pekerjaan Umum: Jakarta.

Direktoral Jendral Bina Marga, Spesifikasi Umum 2018 Untuk Perkerjaan Konstruksi Jalan dan Jembatan, Divisi 6. Kementrian Pekerjaan Umum Indonesia.

Ramadhan, G. B., & Suparma, L. B. (2018). Pengaruh Penggunaan Pasir Kuarsa Pada Laston AC-WC Sebagai Pengganti Agregat Halus. Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia), 4(2), 91-104.

Prayoga, N. E., Kuryanto, T. D., & Hamduwibawa, R. B. (2021). Pengaruh Penggunaan Pasir Besi Lumajang pada Campuran Aspal Beton AC-WC sebagai Pengganti Agregat Halus. Jurnal Smart Teknologi, 2(2), 94-100.

Akbar, S. J., & Widari, L. A. (2018). Penggunaan Kapur Sebagai Filler Pada Campuran Aspal (Ac-Bc) Terhadap Parameter MarshalL. Teras Jurnal, 8(1).

Sukriman, S . (2003). Perkerasan Lebtur Jalan Raya, Penerbit Nova, Bandung.

Sukarman, S. (2025). Beton aspal campuran panas. Yayasan Obor Indonesia.

Silvia. (2010). Perencaan Tabel Struktur Pekerasan

Downloads

Published

2026-02-10

How to Cite

Tehuwayo, I. S., Purwanto, H., & Soumokil, M. D. (2026). Penggunaan Pasir Pantai Dalam Campuran AC-WC. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(9), 1574–1581. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i9.769

Issue

Section

Articles