Identifikasi Kerusakan Jalan Pada Ruas Jalan Passo-Tulehu

Authors

  • Sulfa Sharii Tator Politeknik Negeri Ambon, Indonesia
  • Hadi Purwanto Politeknik Negeri Ambon, Indonesia
  • Paulus Fredy Picauly Politeknik Negeri Ambon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i10.795

Keywords:

retak, lubang, alur amblas dan tambalan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi dan tingkat kerusakan perkerasan pada ruas Jalan Passo–Tulehu. Pengumpulan data dilakukan melalui survei langsung di lapangan sepanjang 2000 m dengan pembagian segmen pengamatan setiap 100 m. Penilaian kondisi jalan dilakukan menggunakan metode Bina Marga dengan mengidentifikasi berbagai jenis kerusakan seperti alligator cracking, bleeding, block cracking, corrugation, depression, edge cracking, serta potholes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kerusakan yang paling dominan pada ruas jalan tersebut adalah retak buaya, lubang, pengelupasan butiran, dan tambalan. Berdasarkan hasil penilaian kondisi jalan, nilai kerusakan pada segmen 1 dan segmen 2 masing-masing sebesar 5, segmen 3 sebesar 16, segmen 6 sebesar 16, segmen 7 sebesar 6, dan segmen 8 sebesar 16. Nilai tersebut menunjukkan bahwa beberapa segmen jalan berada pada kondisi kerusakan sedang hingga cukup tinggi sehingga memerlukan penanganan pemeliharaan berkala. Selain itu, hasil pengamatan lalu lintas menunjukkan total volume kendaraan sebesar 2330 kendaraan per hari yang turut berkontribusi terhadap percepatan kerusakan perkerasan jalan. Kerusakan jalan pada ruas Passo–Tulehu dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain beban lalu lintas, kualitas material konstruksi, kondisi cuaca, serta kurang optimalnya kegiatan pemeliharaan jalan.

References

Direktorat Jenderal Bina Marga. (1990). Tata cara penyusunan program pemeliharaan jalan kota. Direktorat Jenderal Bina Marga.

Direktorat Jenderal Bina Marga. (2021). Surat edaran No. 20/SE/Db/2021 tentang pedoman desain geometrik jalan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Gode, A. S., Sembor, T. S. H., & Anggraeni, D. (2022). Evaluasi geometri jalan pada ruas Jalan Jayapura Km 41 sampai dengan Km 50 (Ruas Jalan Sentani–Warumbain). Jurnal Portal, 11(2), 1–13. https://doi.org/10.58839/portal.v11i2.1119

Gultom, H. R. A., Manoppo, M. R. E., & Sendow, T. K. (2022). Evaluasi geometrik pada ruas jalan batas Kota Manado–Kota Tomohon nomor ruas 006 untuk segmen STA 17+000–STA 21+000. Tekno, 20(81), 323–330.

Gunawan, E., Maulana, I., Badaron, S. F., Mallombasi, A., & Gecong, A. (2022). Tinjauan perencanaan geometrik dan tebal perkerasan jalan pada ruas Parepare–Bangkae. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia, 4(1), 1–10.

Hidayat, S. R. (2018). Kajian tingkat kerusakan menggunakan metode Bina Marga pada ruas Jalan Ir. Sutami Kota Probolinggo. Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil, 1(2), 65–71.

Kaharu, F., Lalamentik, L. G. J., & Manoppo, M. R. E. (2020). Evaluasi geometrik jalan pada ruas Jalan Trans Sulawesi Manado–Gorontalo di Desa Botumoputi sepanjang 3 km. Jurnal Sipil Statik, 8(3), 353–360.

Kairupan, M. R. E., Manoppo, J. E., & Waani, J. E. (2022). Evaluasi geometrik jalan pada ruas Jalan Matali–Torosik di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan sepanjang 3 km. Jurnal Sipil Statik, 10(1), 57–62.

Putri, V. A., Diana, I. W., & Putra, S. (2016). Identifikasi jenis kerusakan pada perkerasan lentur (Studi kasus Jalan Soekarno–Hatta Bandar Lampung). Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain, 4(2), 197–204.

Saodang, H. (2010). Konstruksi jalan raya. Nova.

Salsabilla, N., et al. (2020). Analisis penanganan kerusakan jalan dengan menggunakan metode Bina Marga (Studi kasus Jl. Joyo Agung, Jl. Joyosari, Jl. Joyo Utomo, Jl. Joyo Tambaksari, Kecamatan Merjosari, Kota Malang). Jurnal Teknik Sipil, 1, 34–44.

Santosa, R., et al. (2021). Analisis kerusakan jalan menggunakan metode Bina Marga (Studi kasus Jalan Ahmad Yani Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro). Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil, 4(2), 104–111.

Sosilowati, Nababan, M., Wahyudi, R., Mahendra, Z., Massudi, W., & Utami, S. (2017). Synchronization of short term development programs and financing 2017–2020: Integration of regional development with PUPR infrastructure in Maluku Islands and Papua Island. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Sukirman, S. (1999). Dasar-dasar perencanaan geometrik jalan. Nova.

Udiana, I. M., Saudale, A. R., & Pah, J. J. (2014). Analisa faktor penyebab kerusakan jalan (Studi kasus ruas Jalan W. J. Lalamentik dan ruas Jalan GOR Flobamora). Jurnal Teknik Sipil, 3(1), 13–18.

Downloads

Published

2026-03-14

How to Cite

Tator, S. S., Purwanto, H., & Picauly, P. F. (2026). Identifikasi Kerusakan Jalan Pada Ruas Jalan Passo-Tulehu. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(10), 1699–1705. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i10.795

Issue

Section

Articles