Peranan Filsafat Ilmu dalam Membentuk Cara Berpikir Statistik yang Rasional dan Kritis

Authors

  • Victoria Anggun Utami Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
  • Linda Devi Fitriana Universitas Negeri Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i12.821

Keywords:

Filsafat Ilmu, Statistika, Berpikir Rasional, Berpikir Kritis

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peranan filsafat ilmu dalam membentuk cara berpikir statistik yang rasional dan kritis. Di tengah derasnya arus data dan informasi, kemampuan untuk memahami serta menginterpretasikan data menjadi sangat penting. Pemanfaatan statistika tidak semata bergantung pada keterampilan teknis, melainkan juga menuntut dasar berpikir yang logis dan sistematis. Filsafat ilmu hadir untuk membantu melihat statistika bukan hanya sebagai angka, melainkan juga memahami hakikat, metode, dan tujuan penggunaannya. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber terkait filsafat ilmu dan statistika. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui telaah literatur, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat ilmu memperkuat pola pikir rasional melalui logika yang tepat, serta pola pikir kritis melalui evaluasi data, identifikasi bias, dan pencegahan kesalahan dalam penarikan kesimpulan. Selain itu, filsafat ilmu mendorong pengembangan argumen yang sistematis dan logis. Oleh karena itu, penggabungan antara filsafat ilmu dan statistika diperlukan agar hasil analisis yang dihasilkan tidak hanya akurat, tetapi juga memiliki dasar pemikiran yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

References

Ali, A. (2025). Filsafat Ilmu: Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi. Aqidah-Ta: Jurnal Ilmu Aqidah, 11(1), 55–71. https://doi.org/10.24252/aqidahta.v11i1.58495

Anggraini, E. M., & Daud, S. (2025). Falsifikasi sebagai Fondasi Ilmu: Analisis Kritis terhadap Epistemologi Karl Popper. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(12). https://doi.org/10.62281/tx5p9f88

Ardandi Perdana M, Yeni Karneli, & Puji Gusri Handayani. (2025). Filsafat Ilmu dalam Pandangan Jujun S. Suriasumantri: Antara Rasionalitas dan Nilai. Edu Research, 6(3), 2921-2925. https://doi.org/10.47827/jer.v6i3.1539

Astini, K. Y. W., & Arsadi, P. E. (2021). Perkembangan Akal Budi Manusia Pada Zaman Positifistik Dalam Perspektif Auguste Comte. Vidya Darsan: Jurnal Mahasiswa Filsafat Hindu, 2(2), 179–188.

Grimm, J., & Richter, T. (2024). Rational thinking as a general cognitive ability: factorial structure, underlying cognitive processes, and relevance for university academic success. Learning and Individual Differences, 111, 102428. https://doi.org/10.1016/j.lindif.2024.102428

Haryono, D. (2014). Gagasan Uji Teori Empiris Melalui Falsifikasi (Analisis Pemikiran Karl Popper dalam Filsafat Ilmu). Jurnal Al-Ulum, Universitas Islam Madura, 1(1), 8-8.

Isnain, A. S. (2021). Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Discovery-Inquiry Berbantuan Mind Mapping terhadap Kemampuan Berpikir Rasional Peserta Didik Kelas VII Materi Pencemaran Lingkungan di MTS Ma’arif Al-Ishlah Bungkal (Doctoral dissertation, IAIN Ponorogo).

Lee, Y., & Pawitan, Y. (2021). Popper’s Falsification and Corroboration from the Statistical Perspectives. In Karl Popper's Science and Philosophy (pp. 121-147). Cham: Springer International Publishing. https://doi.org/10.48550/arXiv.2007.00238

Mandinach, E. B., & Schildkamp, K. (2021). Misconceptions about data-based decision making in education: An exploration of the literature. Studies in educational evaluation, 69, 100842.

Putri, H., Fatimah, S., & Fitrisia, A. (2025). Tinjauan Epistemologi Sebagai Basis Rasionalitas Dalam Pengambilan Keputusan Kebijakan Publik. Jurnal Ilmiah Muqoddimah : Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora, 9(4), 2420-2427. https://doi.org/10.31604/jim.v9i4.2025.2420-2427

Rahardhian, A. (2022). Kajian Kemampuan Berpikir Kritis (Critical Thinking Skill) dari Sudut Pandang Filsafat. Jurnal Filsafat Indonesia, 5(2), 87-94. https://doi.org/10.23887/jfi.v5i2.42092

Riski, M. A. (2021). Falsifikasi Karl R. Popper dan Urgensinya dalam Dunia Akademik. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(3), 261-272. https://doi.org/10.23887/jfi.v4i3.36536

Saltelli, A., & Giampietro, M. (2015). The fallacy of evidence based policy. https://doi.org/10.48550/arXiv.1607.07398

Setiawan, A. ., Syukri SS, A. ., & Yenti, Z. (2025). Filsafat Ilmu: Ruang Ligkup Metode dan Tujuan. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(2), 2274–2281. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i2.1425

Stern, J. M. (2019). Karl Pearson and the logic of science: renouncing causal understanding (the bride) and inverted Spinozism. https://doi.org/10.48550/arXiv.1908.06346

Usman, U. (2025). A Critical Analysis Of Karl Raimund Popper’s Falsification Theory’s Thinking Model Philosophy. Alsys, 5(3), 743–753. https://doi.org/10.58578/alsys.v5i3.5840

Downloads

Published

2026-05-23

How to Cite

Utami, V. A., & Fitriana, L. D. (2026). Peranan Filsafat Ilmu dalam Membentuk Cara Berpikir Statistik yang Rasional dan Kritis. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(12), 1917–1924. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i12.821

Issue

Section

Articles