Deteksi Kerusakan Jalan Menggunakan Metode (Pavement Condition Index) PCI Pada Ruas Jalan Negeri Lima-Seith

Authors

  • Fatma Mahulauw Politeknik Negeri Ambon, Indonesia
  • Herry Henry Robert Politeknik Negeri Ambon, Indonesia
  • Nexien R Maitimu Politeknik Negeri Ambon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i12.825

Keywords:

Kerusakan Jalan, Metode Pavement Condition Index, PCI

Abstract

Jalan merupakan prasaran angkutan darat yang sangat penting dalam memperlancar kegiatan hubungan perekonomi, baik antara satu desa dengan desalainnya, antara kota dengan desa dimana kondisi jalan yang baik akan memudahkan mobilitas penduduk dalam mengadakan hubungan perekonomian dan kegiatan sosial lainnya. Sedangkan jika terjadi kerusakan jalan akan berakibatbukan hanya terhalangnya kegiatan ekonomi dan sosial namun terjagi kecelakan. Perkerasan jalan adalah campuran antara agregat dan bahan ikat yang dugunakan untuk melayani beban lalu lintas. Perkerasaan jalan dibagi atas dua kategori yaitu perkerasaan lentur (flexiblepavement) danperkerasaan kaku ( rigid pavement). Penilaian dilakukan dengan metode Pavement Condition Index (PCI). Metode tersebut akan dapat juga menghasilkan angka nantinya bisa juga menjadi informasi mengenai tingkat Kerusakan yang terjadi pada jalan tersebut. Hasil rata – rata evaluasi kerusakan perkerasan lentur jalan Negeri Lima – Seith terdiri dari 20 segmen yang masing – masing patok teridiri dari patok 1 nilai PCI sebesar 3 dengan tingkat kerusakan M, patok 3 nilai PCI sebesar 7 dengan tingkat kerusakan L, patok 4 nilai PCI sebesar 0,2 dengan tingkat kerusakan L, patok 5 nilai PCI sebesar 2 dengan tingkat kerusakan M, patok 6 nilai PCI sebesar 0,9 dan 4 dengan tingkat kerusakan H, patok 7 nilai PCI sebesar 2,5 dengan tingkat kerusakan M dan nilai sebesar 1 dengan tingkat kerusakan H, patok 8 nilai PCI sebesar 3,6 dengan tingkat kerusakan H dan nilai PCI sebesar 7,2 dengan tingkat kerusakan M, patok 9 nilai PCI sebesar 3 dengan tingkat kerusakan H dan nilai PCI sebesar 0,7 dengan tingkat kerusakan M, dan patok 10 nilai PCI sebesar 0,9 dengan tingkat kerusakan M.

References

Andriyanto, Carto. (2020). Pemilihan Teknik Perbaikan Perkerasan Jalan dan Biaya Penanganannya (Studi Kasus Pada Ruas Jalan Nguter – Wonogiri). Skripsi. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Ariza, Beryl V., Cahya B. Penilaian dan Penanganan Kerusakan Jalan Mercedes Benz, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jurnal Teknik ITS, 9(1), E7-E13. https://doi.org/10.12962/j23373539.v9i1.50222

Austroads. (1987). A Guide to the Visual Assesment of Pavement Condition, Austroads: Australia.

Bina Marga. (2013). Manual Desain Perkerasan Jalan – No. 02/M/BM/2013. Kementrian Pekerjaan Umum. Direktorat Jenderal Bina Marga.

Departemen Pekerjaan Umum. (2007). Manual Pemeliharaan Jalan. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Marga.

Hardiyatmo, H. C. (2015). Pemeliharaan Jalan Raya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Insitute. Asphalt in Pavement Maintenance. Asphalt Institute (Manual Series no. 16). Third Edition. Kentucky: USA.

Insitute. Asphalt Overlay for Highway and Street Rehabilitation. Asphalt Institute (Manual Series no. 17). Second Edition. Kentucky: USA.

Nila P., et. al. (2021). Analisa Kerusakan Jalan Pada Ruas Jalan Raya Jakarta KM.04 Kota Serang Menggunakan Metode PCI (Pavement Condition Index) dan SDI (Surface Distance Index) serta Alternatif Penanganannya. Jurnal of Sustainable Civil Engineering, 3(1), 59-72. https://doi.org/10.47080/josce.v3i1.1120

Suwardo & Sugiharto. (2004). Perkerasan Jalan Raya. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Downloads

Published

2026-05-21

How to Cite

Mahulauw, F., Robert, H. H., & Maitimu, N. R. (2026). Deteksi Kerusakan Jalan Menggunakan Metode (Pavement Condition Index) PCI Pada Ruas Jalan Negeri Lima-Seith . Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(12), 1883–1891. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i12.825

Issue

Section

Articles