Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Aborsi Pada Siswa Putri
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v3i1.836Keywords:
Aborsi, Pengetahuan, Siswa PutriAbstract
Aborsi masalah kesehatan reproduksi yang kompleks khususnya remaja putri. Kurangnya pengetahuan yang benar mengenai aborsi berpotensi mendorong pengambilan keputusan yang salah dan meningkatkan risiko terjadinya praktik aborsi tidak aman yang dapat membahayakan kesehatan bahkan mengancam keselamatan jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tingkat pengetahuan siswa putri tentang aborsi di SMKN 1 Candipuro, Lampung Selatan, sebagai upaya awal dalam memahami kebutuhan edukasi kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan 66 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tertutup berisi 20 pernyataan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian data dianalisis secara univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi tingkat pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 59 siswa (89,4%), sedangkan 5 siswa (7,6%) memiliki pengetahuan cukup, dan hanya 2 siswa (3,0%) yang berada pada kategori pengetahuan kurang. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa meskipun sebagian besar siswa memiliki pengetahuan baik, masih terdapat kelompok kecil yang membutuhkan perhatian khusus, sehingga peran guru, orang tua, serta tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi dan informasi yang akurat mengenai aborsi menjadi sangat penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman dan risiko praktik aborsi tidak aman.
References
Angie, V., & Srihadiati, T. (2024). Kriminalisasi terhadap perempuan pelaku aborsi melalui teori feminisme. UNES Law Review, 6(4), 11340–11352. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i4.2090
Devy, S. Y., Tutik, R., & Wahyuni. (2025). Hubungan tingkat pengetahuan terhadap sikap aborsi pada remaja putri di SMA X. Vitalitas Medis: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran, 2(2), 42–49. https://doi.org/10.62383/vimed.v2i2.1386
Dewi, K. S. (2024). Pemidanaan pelaku aborsi pada korban pemerkosaan di Indonesia: Studi analisis Pasal 463 KUHP baru (Skripsi sarjana, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta). https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/80053
Fatkhiyah, N., Andriani, N., & Pratiwi, A. (2020). Hubungan pendidikan orang tua dengan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Jurnal Kebidanan Indonesia, 11(1), 45–52.
Fatkhiyah, N., Masturoh, M., & Atmoko, D. (2020). Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja. Jurnal Abdimas Mahakam, 4(1), 84–89.Https://Doi.Org/10.24903/Jam.V4i1.776
Hamidah, S., & Rizal, M. S. (2022). Edukasi Kesehatan Reproduksi Dan Perkembangan Remaja Di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah. Journal Of Community Engagement In Health, 5(2), 237–248.
Kartikasari, D., Ariwinanti, D., & Hapsari, A. (2019). Gambaran Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Siswa Smk Wisnuwardhana Kota Malang. Preventia: The Indonesian Journal of Public Health, 4(1),36. Https://Doi.Org/10.17977/Um044v4i1p3 6-41
Khoirulloh, R. (2024). Gambaran pengetahuan tentang bahaya merokok pada remaja di SMA Negeri 13 Bandar Lampung. Jurnal Keperawatan Bunda Delima, 7(1), 20–26. https://doi.org/10.59030/jkbd.v7i1.126
Nurhafni, N. (2022). Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Aborsi. Jurnal Kebidanan,12(1), 1–8. Https://Doi.Org/10.35874/Jib.V12i1.981
Perantini, N. W. A. E., Swarjana, I. K., & Damayanti, I. A. M. (2023). Persepsi remaja SMA tentang aborsi di Denpasar dan Gianyar. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 7(1), 13–20. https://doi.org/10.37294/jrkn.v7i1.431
Perbasya, S. T. D. (2021). Hubungan pengetahuan, sikap, dan perilaku terhadap kesehatan reproduksi remaja di SMA Negeri 1 Katibung Lampung Selatan (Skripsi tidak diterbitkan, Universitas Lampung).
Puspitasari, D., & Nugroho, R. (2021). Hubungan Riwayat Berpacaran Dengan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(2), 122–130.
Putri, E., & Utama, I. H. (2024). Hubungan Antara Pengetahuan Remaja Putri (Pubertas) Dengan Perilaku Kesehatan Reproduksi Siswa Kelas Vii (A-F) Di Smp Negeri 1. 14, 87–96.
Rahmawati, E., & Handayani, T. (2023). Hubungan Tingkat Pendidikan Orang Tua Dengan Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi. Jurnal Keperawatan, 15(1), 34–42.
Rengkung, A. G., & Soputri, N. (2025). Analysis Of Changes in the Level of Knowledge of Smk Student About the Prevention of Sexually Transmitted Diseases Before and After Health Teaching in Smk South Bandung 2. Syntsx Literate: Jurnal Ilmmiah Indonesia, 10(4), 4325–4335.
Siti Sumarni, & Dewita Rahmatul Amin. (2024). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi Di Mts. Miftahul Falah Bekasi Tahun 2023. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 4(1),263–276. Https://Doi.Org/10.55606/Jrik.V4i1.3536
Suryana, E., Hasdikurniati, A. I., Harmayanti, A. A., & Harto, K. (2022). Perkembangan remaja awal, menengah dan implikasinya terhadap pendidikan. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3), 1917–1928. https://doi.org/10.58258/jime.v8i3.3494
World Health Organization. (2022). First trimester abortion: Pocket book for health-care providers. World Health Organization, Regional Office for South-East Asia. https://www.who.int/publications/i/item/9789290209775
Yusfarani, D. (2020). Pengetahuan Dan Sikap Mahasiswi Program Studi Pendidikan Islam AnakUsia Dini (Piaud) Tentang Kesehatan Reproduksi. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 5(1),21–35. Https://Doi.Org/10.36729/Jam.V5i1.307
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Edita Revine Siahaan, Juniah Juniah, Winda Wahyu Ningsih, Fitri Yanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






