Hubungan Asupan Zat Gizi Mikro dan Serat Serta Status Gizi dengan Hipertensi di Puskesmas Kediri III Kabupaten Tabanan

Authors

  • Ni Kadek Herliana Putri Wahyudana Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Gusti Ayu Dewi Kusumayanti Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Ni Made Yuni Gumala Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v3i1.898

Keywords:

Hipertensi, Asupan Zat Gizi Mikro, Asupan Serat, Status Gizi

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian di dunia dan dikenal sebagai silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala. Kejadian hipertensi dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah asupan zat gizi mikro, asupan serat, dan status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi mikro, asupan serat, serta status gizi dengan hipertensi di Puskesmas Kediri III Kabupaten Tabanan. Rancangan penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 45 sampel yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data asupan zat gizi mikro dan serat dikumpulkan menggunakan metode food recall 2x24 jam, status gizi diukur menggunakan RLPP, serta tekanan darah diukur untuk menentukan status hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara asupan natrium (p = 0,001), kalsium (p = 0,003), kalium (p = 0,009), dan magnesium (p = 0,030) dengan hipertensi, sedangkan asupan serat (p = 0,754) dan status gizi berdasarkan RLPP (p = 0,384) tidak berhubungan dengan hipertensi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengaturan asupan zat gizi mikro melalui penerapan pola makan sehat seperti diet DASH dapat menjadi salah satu strategi nonfarmakologis dalam membantu pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi. Disarankan kepada masyarakat untuk mengontrol asupan natrium dan meningkatkan konsumsi makanan sumber mineral guna membantu menjaga tekanan darah tetap normal serta melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin.

References

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/5539

Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan. (2024). Profil kesehatan Kabupaten Tabanan tahun 2023. Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan. https://diskes.baliprov.go.id/download/profil-kesehatan-tabanan-2023/

Fatma, M., Eros, E., Suryati, S., Badriah, S., Rizqi, S., Fahira, N., Amini, I., & Jubaedi, A. (2022). Hipertensi: Kenali penyebab, tanda gejala, dan penanganannya. Poltekkes Kemenkes Jakarta III.

Fatmi, S. D. (2020). Hubungan asupan zat gizi mikro, pengetahuan gizi dan kepatuhan diet rendah garam dengan kejadian hipertensi pada pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi tahun 2020 (Skripsi, Universitas Perintis Indonesia). Repository Universitas Perintis Indonesia.

Fitria, Y., Desreza, N., & Mulfianda, R. (2025). Penerapan diet DASH terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Jurnal Keperawatan Cikini, 6(1), 118–126. https://doi.org/10.55644/jkc.v6i1.223

Khaira, H. (2021). Gambaran asupan zat gizi mikro (natrium, kalium, kalsium, dan magnesium) pada penderita hipertensi (Karya tulis ilmiah, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang, Jurusan Gizi). Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Padang. https://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id/index.php?bid=8270&fid=2762&p=fstream-pdf

Kusumayanti, G. A. D., Wiardani, N. K., & Permatasari, N. (2024). Hubungan asupan protein dan status gizi dengan tekanan darah penderita hipertensi di Puskesmas Mengwi II. Jurnal Ilmu Gizi: Journal of Nutrition Science, 13(1), 38–45. https://doi.org/10.33992/jig.v13i1.2747

Lestari, D. (2010). Hubungan asupan kalium, kalsium, magnesium, dan natrium, indeks massa tubuh, serta aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada wanita usia 30–40 tahun (Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro). Universitas Diponegoro Institutional Repository. https://eprints.undip.ac.id/24915/

Musa, E. C., Kesehatan, F., Universitas, M., Ratulangi, S., & Belakang, A. L. (2021). Status Gizi Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kinilow Tomohon. Sam Ratulangi Journal of Public Health, 2(2).

Nando, W., Kamsiah, & Yuliantini, E. (2021). Rasio lingkar pinggang pinggul (RLPP) dan status hipertensi lansia. Jurnal Penelitian Terapan Kesehatan, 7(1), 38–44. https://doi.org/10.33088/jptk.v7i1.122

Nurmayanti, H., & Kaswari, S. R. T. (2022). Efektivitas pemberian konseling tentang diet DASH terhadap asupan natrium, kalium, kalsium, magnesium, aktivitas fisik, dan tekanan darah pasien hipertensi. Nutriture Journal, 1(1), 49–61. https://doi.org/10.31290/nj.v1i1.3531

Prayitno, N., Wiyono, S., & Meilinasari. (2018). Pengukuran lingkar pinggang-pinggul dan pengendalian jajan sebagai upaya dini pencegahan hipertensi siswa SMA 06 Jakarta. Berita Kedokteran Masyarakat, 34(7), 1–9. https://doi.org/10.22146/bkm.37472

Sangadah, K. (2023). Hubungan asupan zat gizi (natrium, kalium, kalsium, magnesium) dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi. Nutrizione: Nutrition Research and Development Journal, 2(3), 12–20. https://doi.org/10.15294/nutrizione.v2i3.61280

Sangadah, K. (2023). Hubungan asupan zat gizi (natrium, kalium, kalsium, magnesium) dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi. Nutrizione: Nutrition Research and Development Journal, 2(3), 12–20. https://doi.org/10.15294/nutrizione.v2i3.61280

Santoso, A. (2021). Serat Pangan (DIetary Fiber) dan Manfaatnya Bagi Kesehatan.

Sari, E. I., Utami, K. D., & Resky, S. (2022). Hubungan Tingkat Konsumsi Lemak dan Rasio Lingkar Pinggang Panggul dengan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Rapak Mahang Tenggarong. Formosa Journal of Science and Technology, 1(5), 447–458. https://doi.org/10.55927/fjst.v1i5.1231

Srikandi, & Mulyani, N. S. (2025). Hubungan asupan natrium dan kalium dengan tekanan darah pada penderita hipertensi. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 17(2), 105–113. https://doi.org/10.35473/jgk.v17i2.757

Wati, H. H., Sutjiati, E., & Adelina, R. (2023). Hubungan Asupan Natrium, Karbohidrat, Protein, dan Lemak dengan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi. NUTRITURE JOURNAL, 2(2), 114. https://doi.org/10.31290/nj.v2i2.3956

WHO. (2023). Hubungan Kebisingan dan Karakteristik Individu dengan Kejadian Hipertensi pada Pekerja Rigid Packaging. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 8(1), 141–151. https://doi.org/10.15294/higeia.v8i1.75362

Yemima, R. A. (2024). Hubungan Asupan Kalium Dan Serat Dengan Tekanan Darah Pada Nelayan Hipertensi Di Banjar Kemuning Sedati Sidoarjo.

Downloads

Published

2026-06-25

How to Cite

Wahyudana, N. K. H. P., Kusumayanti, G. A. D., & Gumala, N. M. Y. (2026). Hubungan Asupan Zat Gizi Mikro dan Serat Serta Status Gizi dengan Hipertensi di Puskesmas Kediri III Kabupaten Tabanan. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 3(1), 150–162. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v3i1.898

Issue

Section

Articles