Pengaruh Variasi Dosis Biji Pepaya (Carica papaya Linnaeus) sebagai Koagulan Alami Terhadap Penurunan Tingkat Kekeruhan Air Sungai
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v3i2.910Keywords:
Serbuk Biji Pepaya, Koagulan Alami, Kekeruhan, Air SungaiAbstract
Kekeruhan merupakan salah satu parameter fisik dalam penilaian kualitas air bersih karena berkaitan dengan keberadaan partikel tersuspensi yang dapat mengganggu estetika air dan berpotensi membawa mikroorganisme patogen. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengolahan air yang efektif dan ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan koagulan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi dosis serbuk biji pepaya (Carica papaya Linnaeus) sebagai koagulan alami terhadap penurunan tingkat kekeruhan air Sungai serta menentukan dosis yang paling efektif. Penelitian ini menggunakan metode true experimental dengan desain posttest only with control group. Sampel air diambil dari sungai menggunakan metode grab sampling dan diberi perlakuan koagulasi–flokulasi dengan variasi dosis 0 mg/L, 300 mg/L, 600 mg/L, dan 900 mg/L, masing-masing enam kali pengulangan dengan waktu kontak 60 menit. Analisis data dilakukan menggunakan uji One Way ANOVA dan uji lanjut LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi dosis serbuk biji pepaya berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kekeruhan air sungai (p < 0,001). Dosis 900 mg/L merupakan dosis paling efektif dengan nilai rata-rata kekeruhan akhir sebesar 51,67 NTU, namun hasil tersebut belum memenuhi baku mutu kekeruhan air bersih (< 3 NTU). Serbuk biji pepaya berpotensi sebagai koagulan alami, namun penggunaannya perlu dikombinasikan dengan proses pengolahan lanjutan agar kualitas air memenuhi standar kesehatan.
References
Akbar, M. I. (2022). Degradasi Kadar Pencemar Pada Limbah Cair Pabrik Tempe Dengan Menggunakan Eko-Enzim. Universitas Islam Negeri Ar-Ranir. Skripsi
Aswad, S., Realize, R., & Wangdra, R. (2018). Pengaruh harga dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pengguna air bersih masyarakat Kampung Air Batam Center. JIM UPB (Jurnal Ilmiah Manajemen Universitas Putera Batam), 6(2), 77–85.
Dewi, A. B. (2025). Pemanfaatan Biji Pepaya Sebagai Koagulan Alami Untuk Menurunkan Kadar Pencemar Pada Limbah Cair Batik. Institut Teknologi Nasional Malang.
Kusniawati, E., Pratiwi, I., & Antari, D. G. V. (2023). The utilization of biocoagulant from melon seeds powder towards the decrease in pH, TSS and TDS in tofu industrial liquid waste. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(7), 3099–3108.
Miarti, A., & Iskandar, I. (2022). The Effect Of Utilization Of Activated Carbon From Rubber Seed Shells And Coagulants From Kepok Banana Peels In Well Water Of Kenten Laut Residence Towards Parameter pH, TSS, TDS And Turbidity. International Journal of Social Science, 2(4), 1937–1948.
Musfira, N. (2022). Efektivitas Biokoagulan Biji Pepaya (Carica papaya L.) Terhadap Penurunan Kadar Pencemar Pada Limbah Laundry. Skripsi .UIN Ar-Raniry.
Peraturan Pemerintah. (2014). Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan. Pemerintah Pusat.
Rahmawati, A. (2018). Efektivitas Berbagai Media Saring untuk Menurunkan Kesadahan di Desa Kalisari Kecamatan Rowokele Kabupaten Kebumen. Skripsi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
Rahmayani, R. (2024). Pemanfaatan Cangkang Keong Sawah (Pila Ampullacea) Sebagai Biokoagulan Pada Pengolahan Air Limbah UPTD Rumah Pemotongan Hewan Kota Banda Aceh. UIN Ar-Raniry Fakultas Sains dan Teknologi.
Rahmayanti, W., Cikusin, Y., & Abidin, A. Z. (2020). Upaya Pemerintah dalam Penyediaan Kebutuhan Air Bersih untuk Masyarakat (Studi pada Pemerintah Desa Duyung Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto). Respon Publik, 14(5), 76–80.
Reza, A. (2021). Analisis Pengolahan Air Terproduksi Dari Lapangan Minyak Menggunakan Karbon Aktif Cangkang Biji Karet (Hevea Brasiliensis) Dengan Metode Jar Test. Universitas Islam Riau.
Shakira, A. (2023). Efektivitas Metode Multi Soil Layering (MSL) dalam Penurunan Total Koliform Limbah Cair Domestik. UIN Ar-Raniry Fakultas Sains dan Teknologi.
Syamsuddin, A. (2024). Optimasi Larutan NaCl pada Pembuatan Biokoagulan dari Biji Pepaya (Carica papaya L.) dan Biji Kelor (Moringa oleifera). Politeknik Negeri ujung Pandang.
Ulimi, A. (2024). Pemanfaatan Kulit Nangka (Artocarpus heterophyllus) Sebagai Biokoagulan Terhadap Penurunan Parameter COD dan TSS Dalam Air Limbah Industri Pengolahan Ikan. UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Yasrah, A. (2022). Pemanfaatan Kulit Singkong (Manihot esculenta) Sebagai Biokoagulan Dalam Menurunkan Parameter COD Dan TSS Dari Limbah Cair Rumah Potong Hewan (RPH). Skripsi UIN Ar-Raniry.
Yusindra, M. R. (2024). Pengaruh Variasi Dosis Biokoagulan Daun Mimba (Azadirachtaindica) Dan Kecepatan Pengadukan Pada Air Limbah Perikanan. UIN Ar-Raniry Fakultas Sains dan Teknologi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Rafannisa Rusdayanti, Syarifudin Syarifudin, Abdul Khair

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






