Hubungan Pola Konsumsi Junk Food dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi pada Remaja di SMP Muhammadiyah 2 Denpasar
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v3i2.941Keywords:
junk food, aktivitas fisik, status gizi, remajaAbstract
Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi gizi lebih dan obesitas pada remaja usia 13–15 tahun di Provinsi Bali masih tergolong tinggi. Kondisi ini dipengaruhi oleh pola konsumsi yang kurang sehat dan rendahnya aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pola konsumsi junk food dan aktivitas fisik dengan status gizi remaja di SMP Muhammadiyah 2 Denpasar. Penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional ini dilaksanakan pada Desember 2025 terhadap 54 remaja yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan SQ-FFQ, kuesioner IPAQ, serta pengukuran antropometri, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara jenis konsumsi junk food (p=0,013), jumlah asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat (p=0,012), frekuensi konsumsi junk food (p=0,011), serta aktivitas fisik (p=0,001) dengan status gizi. Sebagian besar remaja memiliki pola konsumsi junk food yang kurang baik, sedangkan aktivitas fisiknya umumnya baik. Disimpulkan bahwa pola konsumsi junk food dan aktivitas fisik berhubungan dengan status gizi, sehingga remaja perlu membatasi konsumsi junk food dan menerapkan gizi seimbang
References
Amalia, R. N., Sulastri, D., & Semiarty, R. (2016). Hubungan konsumsi junk food dengan status gizi lebih pada siswa SD Pertiwi 2 Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 5(1), 185–190. https://doi.org/10.25077/jka.v5i1.466
Amrynia, S. U., & Prameswari, G. N. (2022). Hubungan pola makan, sedentary lifestyle, dan durasi tidur dengan kejadian gizi lebih pada remaja (Studi kasus di SMA Negeri 1 Demak). Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 2(1), 112–121.
Andya, M. D., Sopiyandi, & Hariyadi, D. (2022). Hubungan aktivitas fisik dan pola makan terhadap status gizi pada remaja. Pontianak Nutrition Journal (PNJ), 5(2), 268–277. https://doi.org/10.30602/pnj.v5i2.1187
Anggraini, K. R., Lubis, R., & Azzahroh, P. (2022). Pengaruh video edukasi terhadap pengetahuan dan sikap remaja awal tentang kesehatan reproduksi. Menara Medika, 5(1), 109–120.
Ardiyanto, D., & Mustafa, P. S. (2021). Upaya mempromosikan aktivitas fisik dan pendidikan jasmani via sosio-ekologi. Jurnal Pendidikan: Riset dan Konseptual, 5(2), 169–177. https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v5i2.355
Aryandi, R., Maria, I., & Utami, E. A. (2023). Gambaran kejadian obesitas pada anak usia sekolah dasar di Kecamatan Telanaipura Kota Jambi tahun 2022. Journal of Medical Studies, 3(1), 60–70.
Ayu, T. P., Simanungkalit, S. F., Fauziyah, A., & Wahyuningsih, U. (2023). Hubungan asupan serat, kebiasaan konsumsi junk food, dan durasi tidur dengan gizi lebih pada remaja. Jurnal Kesehatan, 14(3), 432–444. https://doi.org/10.26630/jk.v14i3.3942
Azwajum Muthaharah, Zahrotul. (2022) Gambaran Asupan Gula Murni dalam Minuman Manis berdasarkan Status Gizi Penduduk Usia 20–24 Tahun di Kabupaten Sleman. Diss. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
Cahyadi, A. T., & Sulistyaningtyas, N. (2023). Pengaruh pengetahuan dan jumlah uang jajan terhadap pola makan anak sekolah dasar. JUPE: Jurnal Pendidikan Mandala, 8(2), 692–698. https://doi.org/10.58258/jupe.v8i2.5645
Charina, M. S., Sagita, S., Koamesah, S. M. J., & Woda, R. R. (2022). Hubungan pengetahuan gizi dan pola konsumsi dengan status gizi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Cendana Medical Journal, 10(1), 197-204.
Desfita, Sri, et al. (2024)"Pengukuran Status Gizi pada Siswa SMPN 48 Kota Pekanbaru dengan Menggunakan Indeks IMT/U dan Rasio Lingkar Pinggang terhadap Tinggi Badan: Pengukuran Status Gizi pada Siswa SMPN 48 Kota Pekanbaru dengan Menggunakan Indeks IMT/U dan Rasio Lingkar Pinggang terhadap Tinggi Badan." Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health Service) 4.2 : 62-70.
Dewi, R. A. E. P., & Rahayu, S. (2024). Analisis hubungan kebiasaan konsumsi junk food dengan prediksi risiko kanker payudara pada wanita usia subur. Indonesian Journal of Nutrition Science and Food, 3(1), 23–31.
Fardlillah, Q. (2024). Dampak pemberian makanan junk food pada usia dini. Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 241–250.
Fatmawati, I., & Wahyudi, C. T. (2021). Pengaruh teman sebaya dengan status gizi lebih remaja di sekolah menengah pertama di Kecamatan Pamulang. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 13(1), 41–45. https://doi.org/10.52022/jikm.v13i1.153
Istanti, N., Antara, A. N., & Ernawati, Y. (2024). Faktor-faktor yang memengaruhi risiko obesitas pada remaja di Panti Asuhan Darun Najah Sleman, Yogyakarta. Jurnal Keperawatan, 12(2), 206–217.
Kusumawardani, H., Rakhma, L. R., Laili, N. A., Putri, A. M., Anggraini, D., Rosida, S. M., ... & Salsabila, C. A. A. (2022). Peningkatan pengetahuan remaja mengenai pemenuhan gizi seimbang melalui Isi Piringku di MAN 1 Surakarta. Jurnal Abdi Insani, 9(3), 1200–1208. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v9i3.760
Mare, A. C. B., & Prasetiani, A. G. (2022). The relationship between sedentary lifestyle and blood glucose levels in nursing students. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 7(2), 128–132. https://doi.org/10.51143/jksi.v7i2.398
Romadhoni, W. N., Nasuka, N., Candra, A. R. D., & Priambodo, E. N. (2022). Aktivitas fisik mahasiswa pendidikan kepelatihan olahraga selama pandemi COVID-19. Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 5(2), 200–207. https://doi.org/10.31539/jpjo.v5i2.3489.
Roweni, N. K. D., Suiraoka, I. P., & Kencana, I. K. (2021). Pola konsumsi junk food dan status gizi siswa SMPN 3 Sukawati Kabupaten Gianyar. Jurnal Ilmu Gizi: Journal of Nutrition Science, 10(4), 198–204.
Saleh, A. J. (2020). Hubungan konsumsi makanan cepat saji dengan status gizi siswa sekolah menengah atas. Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI), 1(2), 82–89.
Saputro, H., Syagata, A. S., & Dewi, A. D. A. (2024). Aktivitas fisik berhubungan dengan status gizi lebih pada siswa di asrama putri. Pontianak Nutrition Journal (PNJ), 7(2), 93–100. https://doi.org/10.30602/pnj.v7i2.2217
Setyawati, V. A. V., & Rimawati, E. (2016). Pola konsumsi fast food dan serat sebagai faktor gizi lebih pada remaja. Unnes Journal of Public Health, 5(3), 275–284. https://doi.org/10.15294/ujph.v5i3.16792
Wulan, R. S. (2021). Dangerous junk food. O2.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 I Made Dwira Pradnyana, I Made Suarjana, Ida Ayu Eka Padmiari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






