Hubungan Pola Asuh dan Pola Makan dengan Status Gizi pada Anak Usia 12-24 Bulan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Lewoleba Kabupaten Lembata Provinsi NTT
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v3i2.949Keywords:
pola asuh, pola makan, status giziAbstract
Masa Di Indonesia pada tahun 2024, prevalensi stunting sebesar 19,8%, di Provinsi NTT sebesar 37% dan Kabupaten Lembata sebesar 25,7%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh dan pola makan dengan status gizi pada anak usia 12-24 bulan. Penelitian di lakukan di tiga kelurahan wilayah kerja Puskesmas UPTD Puskesmas Lewoleba, menggunakan pendekatan Cross Sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 66 anak usia 6-24 bulan. Data pola asuh dikumpulkan dengan metode wawancara dan data pola makan dikumpulkan dengan metode recall 24 jam dan FFQ, selanjutnya diolah menggunakan uji chi square. Pola asuh orangtua dengan kategori baik sebesar 45,5%, pola makan anak kategori kurang sebesar 54,5% dan status gizi (stunting) ditemukan sebesar 54,5%. Ada hubungan Pola asuh orangtua dengan pola makan anak,demikian juga antara pola makan dan status gizi anak berhubungan secara bermakna (p-<0,001). Pola asuh orangtua dan pola makan merupakan variabel terkuat yang mempengaruhi status gizi pada anak. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah orangtua mengatur pola asuh dan pola makan anak dengan memperhatikan waktu pemberian makan, kebersihan anak, makanan dan lingkungan sekitar. Selain itu perlu adanya edukasi/penyuluhan secara berkelanjutan tentang pola asuh dan gizi seimbang.
References
Afriza, R. (2025). Buku ajar survei konsumsi pangan. PT Nuansa Fajar Cemerlang.
Agustini, R. D., et al. (2024). Stunting dan perkembangan anak. Bintang Semesta Media.
Allen, K. E., & Marotz, L. R. (2019). Profil perkembangan anak: Prakelahiran hingga usia 12 tahun (Edisi Indonesia). PT Indeks.
Anastasia Ratnaningsih. (2017) ‘Ibu Pintar Asuh Anak’. Cemerlang Publishing.
Bella, F. D., Fajar, N. A., & Misnaniarti. (2020). Hubungan pola asuh dengan kejadian stunting balita dari keluarga miskin di Kota Palembang. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 8(1), 31–39. https://doi.org/10.14710/jgi.8.1.31-39
Dayuningsih, T. A. E. P., & Salimo, N. (2020). Pengaruh pola asuh pemberian makan terhadap kejadian stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 14(2), 3–9. https://doi.org/10.24893/jkma.14.2.3-9.2020
Esyuananik. (2021). Penguatan pola asuh keluarga dalam mencegah stunting sejak dini. PT Nasya Expanding Management.
Ginting, Y. M. G., Budiman, D., & Widajanti, Y. (2023). Hubungan antara pola asuh makan dan kualitas konsumsi pangan dengan stunting anak usia 18–24 bulan di Kota Bogor, Jawa Barat, Indonesia. Media Gizi Indonesia, 18(1), 19–27. https://doi.org/10.20473/mgi.v18i1.19-27
Handayani, L., et al. (2023). Panduan gizi optimal mengurangi stunting. Get Press Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Buku saku pemberian makan bayi dan anak (PMBA). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Petunjuk teknis pemantauan praktik pemberian makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) anak usia 6–24 bulan. Direktorat Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Maryuni, et al. (2024). Buku pintar cegah stunting. BFS Medika.
Mauliza, Harvina, S., & Dewi, M. R. (2023). Hubungan pola asuh ibu dengan status gizi balita usia 12–59 bulan di Kecamatan Banda Sakti. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia (MAKES), 6(1), 109–122. https://doi.org/10.31850/makes.v6i1.2306
Panca, R. S., & Azhari, K. (2025). Hubungan antara pola asuh pemberian makan dan status gizi pada anak usia 3–6 tahun di Bekasi. SAGO: Gizi dan Kesehatan, 6(1), 44–53. https://doi.org/10.30867/gikes.v6i1.2150
Permenkes Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Pedoman Gizi Seimbang Permenkes Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Angka Kecukupan Gizi Permenkes Nomor 02 Tahun 2020 tentang Antropometri.
Pujiati, W. (2021). Pola pemberian makan dengan kejadian stunting pada anak umur 1–36 bulan. Menara Medika, 4(1), 29–36.
Rusman, D. A., & Rikandi, M. (2024). Hubungan pola makan dengan kejadian stunting pada balita usia 12–59 bulan di Kelurahan Mata Air Kota Padang. Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah, 7(1), 26–33. https://doi.org/10.58170/jkla.v7i1.201
Samsudin, et al. (2021). Stunting. CV Eureka Media Aksara.
Septikasari, M. (2018). Status gizi anak. UNY Press.
Supariasa, I. D. N., Bakri, B., & Fajar, I. (2012). Penilaian status gizi. EGC.
UNICEF, World Health Organization, & World Bank Group. (2021). Levels and trends in child malnutrition: Key findings of the 2021 edition of the Joint Child Malnutrition Estimates. World Health Organization.
UNICEF, World Health Organization, & World Bank Group. (2023). Joint child malnutrition estimates: Levels and trends in child malnutrition (2023 edition). World Health Organization.
UNICEF. (1998). The state of the world's children 1998. UNICEF.
UPTD Puskesmas Lewoleba. (2025). Laporan program gizi. UPTD Puskesmas Lewoleba.
Wiliyanarti, P. F., Israfil, & Ruliati. (2020). Peran keluarga dan pola makan balita stunting. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(2), 96–102. https://doi.org/10.30651/jkm.v5i2.4877
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maria Magdalena Palang, I Gusti Agung Ari Widarti , I Komang Agusjaya Mataram

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






