Implementasi Model Ginalatrik terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu dan Perkembangan Psikomotorik pada Balita di Desa Batubulan Kangin

Authors

  • Ni Putu Dewi Yunita Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • I Wayan Juniarsana Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • I Made Suarjana Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v3i2.957

Keywords:

model ginalatrik, tingkat pengetahuan, perkembangan psikomotorik

Abstract

Model ginalatrik merupakan pendekatan holistik dan integratif yang mengombinasikan edukasi gizi, pijat tuina, dan latihan psikomotorik sebagai upaya pencegahan masalah gizi serta keterlambatan perkembangan balita. Intervensi dilakukan selama satu bulan dengan frekuensi tiga kali/minggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model ginalatrik terhadap tingkat pengetahuan ibu dan perkembangan psikomotorik balita di Desa Batubulan Kangin. Jenis penelitian ini adalah quasi-eksperimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttest. Sampel berjumlah 21 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur pengetahuan ibu dan lembar checklist untuk menilai perkembangan psikomotorik balita, kemudian dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata pengetahuan meningkat dari 69,2 menjadi 82,2 sesudah intervensi. Perkembangan psikomotorik sebelum intervensi sebagian besar berada pada kategori sesuai (57,1%) dan tidak sesuai (42,9%), kemudian meningkat menjadi kategori sesuai (76,2%) dan tidak sesuai (23,8%) sesudah intervensi. Hasil uji wilcoxon menunjukkan terdapat pengaruh signifikan penerapan model ginalatrik terhadap pengetahuan ibu dan perkembangan psikomotorik balita (p<0,05). Model ginalatrik diharapkan dapat digunakan sebagai alternatif intervensi promotif dan preventif pada pelayanan kesehatan balita melalui edukasi gizi, pijat tuina, dan latihan psikomotorik untuk mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak.

References

Asikin, et all. (2024). Pengaruh Edukasi Gizi Pada Ibu Balita Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Gizi Kurang di Wilayah Puskesmas Moncoblang Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. IJOH: Indonesian Journal of Public Health, 02(02), 602–609.

Brillianti, N. K. B., Sipahutar, I. E., & Ribek, N. (2022). Efektivitas Edukasi Stunting Dengan Whatsapp.

Hapsari, S., Putri, S., & Halizah, R. N. (2024). Berat Badan , Asupan Energi , dan Status Gizi Tinggi Badan Menurut Usia Berkorelasi dengan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun. 8(1), 61–70. https://doi.org/10.21580/ns.2024.8.1.17714

Hasbi, I., Sari, D. C., Isnaini, L., Ardiana, D. P. Y., Harahap, D. G. S., Sormin, S. A., Wirdasari, A., Soulisa, I., Falaq, Y., & Lestari, A. S. (2021). Perkembangan peserta didik (tinjauan teori dan praktis). Penerbit Widina.

Juniarsana, I. W., Sukraniti, D. P., Suriani, N. L., & Ermayanti, N. G. A. M. (2024). Integration Model of Nutritional Education, Tuina Massage and Psychomotoric Training (Gina Latrik) in Efforts for Food Security and Decreasing of Stunting in Toddler at UPT Puskesmas Klungkung I. Tropical Plantation Journal, 3(1), 20–29. https://doi.org/10.56125/tpj.v3i1.37

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Pedoaman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan.

Maulida, H., Sutrisna, E., & Afdila, R. (2024). Pengaruh Pemberian Tuina Massage Terhadap Pertumbuhan Balita Stunting. Jurnal Promotif Preventif, 7(1), 103–109. https://doi.org/10.47650/jpp.v7i1.1172

Nani Apriani Natsir Djide, S. G. M. K. M., Nikita Welandha Prasiwi, S. T. K. M. G., Yanuarti Petrika, S. G. M. P. H., & Irma, S. K. M. M. K. (2025). Buku Ajar Penilaian Status Gizi. Nuansa Fajar Cemerlang. https://books.google.co.id/books?id=672IEQAAQBAJ

Prameswari, T. V. N. P. H. (2023). Pengaruh Stimulus Motorik Terhadap Perkembangan Motorik Anak Usia 3 – 5 Tahun Di Puskesmas Walantaka. 4(September), 2927–2934.

Rini, S., & Maya, F. (2021). Tingkat Pengetahuan Perawat Tentang Penerapan Prinsip Enam Tepat dalam Pemberian Obat di Ruang Rawat Inap. Wawasan Ilmu.

Samiasih, A. et all. (2020). Modul Pijat Tuina Pada Anak. In Researchgate.Net. http://repository.unimus.ac.id/4048/1/Modul Pijat Tuina full small.pdf

Susilawati, Nuryawati, L. S., & Marmi. (2025). Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita Tentang Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Digital Berbasis WhatsApp Group Pada Ibu Balita di Komunitas Rumah Kita. 2(1), 83–90.

Syami, Y., & Diyah, T. R. (2020). Stunting Dan Perkembangan Motorik Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Kemumu Kabupaten Bengkulu Utara. Journal of Nutrition College, 9(Nomor 1).

Winingsih, S., Halimah, N., Wardoyo, P., & Pradita, A. (2022). Pengaruh Stimulasi dan Fasilitasi Fisioterapi Terhadap Perkembangan Motorik Bayi Usia 0-12 Bulan. 7(1), 69–74.

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

Yunita, N. P. D., Juniarsana, I. W., & Suarjana, I. M. (2026). Implementasi Model Ginalatrik terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu dan Perkembangan Psikomotorik pada Balita di Desa Batubulan Kangin. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 3(2), 420–428. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v3i2.957

Issue

Section

Articles