Kadar Hemoglobin Siswi SMK Bali Dewata Berdasarkan Tingkat Pengetahuan dan Pola Konsumsi Inhibitor Zat Besi

Authors

  • Ni Putu Nindya Aprilia Dewi Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Ida Ayu Eka Padmiari Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Ni Nengah Ariati Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59837/jpnmb.v3i2.962

Keywords:

Kadar hemoglobin, Pengetahuan, Inhibitor Zat Besi, Siswi SMK

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang dapat memengaruhi konsentrasi belajar dan produktivitas. Faktor yang diduga berhubungan dengan kadar hemoglobin antara lain tingkat pengetahuan dan pola konsumsi inhibitor zat besi. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kadar hemoglobin berdasarkan tingkat pengetahuan serta pola konsumsi inhibitor zat besi pada siswi di SMK Bali Dewata Denpasar. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 65 siswi dipilih menggunakan teknik propotional random sampling. Data yang dikumpulkan meliputi kadar hemoglobin, tingkat pengetahuan, serta jenis dan frekuensi konsumsi inhibitor zat besi. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 90,8% siswi tidak mengalami anemia dan 9,2% mengalami anemia. Sebanyak 67,7% siswi memiliki tingkat pengetahuan kategori baik dan 32,3% kategori kurang. Berdasarkan jenis konsumsi inhibitor zat besi, 76,9% siswi termasuk kategori banyak dan 23,1% kategori sedikit. Berdasarkan frekuensi konsumsi inhibitor zat besi, sebagian besar siswi termasuk kategori sering mengonsumsi inhibitor zat besi ≥4 kali/minggu. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan kadar hemoglobin berdasarkan tingkat pengetahuan, jenis konsumsi inhibitor zat besi, maupun frekuensi konsumsi inhibitor zat besi (p>0,05).

References

Adyani, K. (2020). Diet kalsium pada ibu hamil. Embrio, 12(1), 31–42. https://doi.org/10.36456/embrio.v12i1.2278

Alifiah, N., & Sugiatmi. (2024). Hubungan pola konsumsi inhibitor, enhancer zat besi, dan faktor lainnya dengan kejadian anemia remaja putri di SMPN 2 Gunungsindur Bogor. Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman, 8(2), 281–295. https://doi.org/10.20884/1.jgipas.2024.8.2.12804

Aliyah, N., & Krianto, T. (2023). Pengetahuan dalam perilaku konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di Kecamatan Cimanggis Kota Depok tahun 2023. Journal of Nursing and Public Health, 11(2), 426–435. https://doi.org/10.37676/jnph.v11i2.5173

Arifarahmi. (2021). Pengetahuan tentang anemia dengan kadar hemoglobin remaja putri. Jurnal Analis Kesehatan, 10(2), 463–468. https://doi.org/10.36565/jab.v10i2.417

Cuong, D. X., Hoan, N. X., & Dong, D. H. (2019). Tannins—Structural properties, biological properties, and current knowledge. In Tannins – Structural Properties, Biological Properties and Current Knowledge. IntechOpen. https://doi.org/10.5772/intechopen.80170

Dinas Kesehatan Provinsi Bali. (2020). Profil kesehatan Provinsi Bali tahun 2020. Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Fitirani, R., Dwi, Y., & Vidyarini, A. (2022). Hubungan pengetahuan gizi, frekuensi konsumsi inhibitor zat besi, asupan vitamin C, zat besi, dan protein dengan kejadian anemia pada siswi SMKN 5 Kota Bekasi. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 6(1), 28–36.

Indrawatiningsih, Y., Purnomo, W., & Kurniawan, A. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya anemia pada remaja putri. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 331–337. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i1.1116

Julaecha, J. (2020). Upaya pencegahan anemia pada remaja putri. Jurnal Abdimas Kesehatan, 2(2), 109–112. https://doi.org/10.36565/jak.v2i2.105

Monika, N. K. R., Padmiari, I. A. E., & Ambartana, I. W. (2024). Konsumsi inhibitor dan enhancer zat besi kaitannya dengan status anemia pada siswi SMAN 6 Denpasar. Jurnal Gizi Prima, 13(3), 173–180.

Muchtar, F., & Effendy, D. S. (2023). Penilaian asupan zat besi remaja putri di Desa Mekar, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 171–179.

Rahmawati, W.O. And Ratulohain, C.L. (2022) ‘Pemeriksaan Kadar Haemoglobin Pada Ibu Hamil Di Laboratorium Prodi Kebidanan Ambon Poltekkes Kemenkes Maluku’, Jurnal Kebidanan, 2(2), Pp. 176–183. Available At: Https://Doi.Org/10.32695/Jbd.V2i2.423.

Rahmy, H., Meidriarti, A. And Prativa, N. (2022) ‘Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Pengetahuan Gizi Dan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri’.

Sari, A. And Prabandari, A. (2024) ‘Profil Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Yang Mengkonsumsi Teh Hitam’, 7(2), Pp. 100–112.

Susantini, P. And Bening, S. (2023) ‘Konsumsi Inhibitor Dan Enhencer Zat Besi Sebagai Faktor Risiko Terjadinya Anemia Pada Remaja Putri Di Kota Semarang’, Jurnal Gizi, 12(1), P. 12. Available At: Https://Doi.Org/10.26714/Jg.12.1.2023.12-19.

WHO (2024) ‘Guideline On Haemoglobin Cutoffs To Define Anaemia In Individuals And Populations’, (March), Pp. 1–4.

Downloads

Published

2026-07-27

How to Cite

Dewi, N. P. N. A., Padmiari, I. A. E., & Ariati, N. N. (2026). Kadar Hemoglobin Siswi SMK Bali Dewata Berdasarkan Tingkat Pengetahuan dan Pola Konsumsi Inhibitor Zat Besi . Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 3(2), 534–542. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v3i2.962

Issue

Section

Articles