Implementasi Model Ginalatrik Terhadap Nafsu Makan dan Tingkat Konsumsi pada Balita di Desa Batubulan Kangin
DOI:
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v3i3.991Keywords:
Balita, Ginalatrik, Nafsu Makan, Tingkat konsumsiAbstract
Masalah gizi pada balita seperti stunting, gizi kurang, dan berat badan tidak naik dua kali berturut-turut (2T) masih menjadi perhatian karena dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Rendahnya nafsu makan menyebabkan tingkat konsumsi zat gizi balita menjadi tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi Model Ginalatrik terhadap nafsu makan dan tingkat konsumsi pada balita di Desa Batubulan Kangin. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest dan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 21 balita. Intervensi berupa edukasi gizi, pijat Tuina, dan latihan psikomotorik dilakukan selama satu bulan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner nafsu makan dan food recall 1x24 jam, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nafsu makan balita setelah diberikan intervensi dengan hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z sebesar -3,633 dan nilai p=0,001 (p<0,005) yang berarti terdapat pengaruh signifikan implementasi Model Ginalatrik terhadap nafsu makan balita. Tingkat konsumsi energi, protein, lemak, dan karbohidrat juga mengalami peningkatan dengan hasil uji statistik menunjukkan nilai p=0,001 (p<0,005) sehingga terdapat pengaruh signifikan implementasi Model Ginalatrik terhadap tingkat konsumsi balita. Dapat disimpulkan bahwa implementasi Model Ginalatrik berpengaruh terhadap peningkatan nafsu makan dan tingkat konsumsi pada balita sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif intervensi dalam upaya perbaikan status gizi balita.
References
‘Aliah Istiqomah, Kristin Masmur S, Ribby Aurellia Amali, & Sulis Tiawati. (2024). Peran Gizi Terhadap Pertumbuhan Dan Perkembangan Balita. Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat Dan Ilmu Gizi, 2(2), 67–74. https://doi.org/10.57213/antigen.v2i2.260
Annisa Nuradhiani. (2023). Faktor Risiko Masalah Gizi Kurang pada Balita di Indonesia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Dan Sosial, 1(2), 17–25. https://doi.org/10.59024/jikas.v1i2.285
Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2022). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 18(S2), e13225. https://doi.org/10.1111/mcn.13225
Hijja, N., Agrina, & Kurniawan, D. (2022). Hubungan praktik pemberian makan dengan kejadian picky eater pada anak usia toddler. Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK), 5(2), 85–92. https://doi.org/10.33369/jvk.v5i2.24177
Hidayati, M. N., Sari, M., & Pratiwi, D. (2022). Pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan ibu dan praktik pemberian makan pada balita sebagai upaya pencegahan stunting. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 10(2), 85–94. https://doi.org/10.21927/ijnd.2022.10(2).85-94
Juniarsana, I. W., Sukraniti, D. P., Suriani, N. L., & Ermayanti, N. G. A. M. (2024). Integration Model of Nutritional Education, Tuina Massage and Psychomotoric Training (Gina Latrik) in Efforts for Food Security and Decreasing of Stunting in Toddler at UPT Puskesmas Klungkung I. Tropical Plantation Journal, 3(1), 20–29. https://doi.org/10.56125/tpj.v3i1.37
Karmila, E., Pratiwi, K., Erista, N., & Widayati. (2023). Pijat Tui Na untuk Meningkatkan Nafsu Makan pada Bayi dan Balita di Desa Blater Lor Kec Bandungan Kab Semarang. Prosiding Seminar Nasional Dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 2(2), 956–962.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Survei Kesehatan Indonesia 2023 (SKI): Laporan nasional. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Mediakom Edisi 167: Membentengi anak dari stunting. https://link.kemkes.go.id/mediakom
Papotot, G. S., Rompies, R., & Salendu, P. M. (2021). Pengaruh Kekurangan Nutrisi Terhadap Perkembangan Sistem Saraf Anak. Jurnal Biomedik:JBM, 13(3), 266. https://doi.org/10.35790/jbm.13.3.2021.31830
Pujamukti. (2024). Poltekkes Kemenkes Yogyakarta | 9. Jurnal Kesehatan, 3(2), 1–8. http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1134/4/4. Chapter 2.pdf
Rakhmalia Imeldawati. (2025). Dampak Terjadinya Stunting terhadap Perkembangan Kognitif Anak : Literature Review. Jurnal Medika Nusantara, 3(1), 101–107. https://doi.org/10.59680/medika.v3i1.1632
Rangkuti, S. (2022). The effect of Tui Na acupressure on appetite in children (toddlers) aged 1–3 years at the Wulandari Purba Clinic, Batang Kuis in 2022. Science Midwifery, 10(5), 3603–3611. https://doi.org/10.35335/midwifery.v10i5.902
Ridwan, M., Herlina, & Fibrila, F. (2025). Edukasi dan pelatihan pijat Tuina untuk meningkatkan nafsu makan pada balita dengan berat badan kurang. Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 96–107. https://doi.org/10.33024/jpmpkm.v7i2.23245
UNICEF Indonesia. (2024). Perubahan iklim dan gizi di Indonesia: Tinjauan bukti untuk penguatan kebijakan dan program. UNICEF Indonesia. https://www.unicef.org/indonesia/id/gizi/laporan/perubahan-iklim-dan-gizi-di-indonesia
Papotot, G. S., Rompies, R., & Salendu, P. M. (2021). Pengaruh Kekurangan Nutrisi Terhadap Perkembangan Sistem Saraf Anak. Jurnal Biomedik:JBM, 13(3), 266. https://doi.org/10.35790/jbm.13.3.2021.31830
Pratiwi, A. M., Nuryanto, & Rahfiludin, M. Z. (2023). Pengaruh intervensi gizi berbasis keluarga terhadap peningkatan asupan protein dan pola makan balita. Media Gizi Indonesia, 18(2), 120–128. https://doi.org/10.20473/mgi.v18i2.120-128
Prendergast, A. J., & Humphrey, J. H. (2022). The stunting syndrome in developing countries. Paediatrics and International Child Health, 42(2), 83–92. https://doi.org/10.1080/20469047.2021.2017167
Victora, C. G., Christian, P., Vidaletti, L. P., Gatica-Domínguez, G., Menon, P., & Black, R. E. (2021). Revisiting maternal and child undernutrition in low-income and middle-income countries: Variable progress towards an unfinished agenda. The Lancet, 397(10282), 1388–1399. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(21)00394-9
Windyarti, M. L. N. Z., Martanti, A., & Wulandari, D. A. (2023). Efektifitas pijat bayi sehat dan pijat Tuina terhadap perilaku makan anak balita usia 1–3 tahun dengan gizi kurang. Indonesian Journal of Midwifery, 6(2), 89–95. https://doi.org/10.35473/ijm.v6i2.2259
Sari, D. N., Yuliani, M., & Susanti, S. (2024). Pengaruh pijat Tuina terhadap peningkatan nafsu makan dan berat badan balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(2), 186–193. https://doi.org/10.52657/jik.v14i2.3589
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putu Karina Sinta Wijaya, I Wayan Juniarsana, Ni Made Yuni Gumala

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






